Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » “Kami Cuma Mau Cari Makan”, Jeritan Penambang Bakan Minta Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut Turun Tangan

“Kami Cuma Mau Cari Makan”, Jeritan Penambang Bakan Minta Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut Turun Tangan

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 422
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOlMONG, PRONews5.com —Jeritan ratusan penambang rakyat di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, kembali menggema dan viral di ruang publik setelah mereka meminta langsung perhatian Presiden Prabowo dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, terkait penertiban aktivitas pertambangan yang dinilai mengancam mata pencaharian warga.

Dalam aksi dan video yang beredar, para penambang menyuarakan permohonan agar pemerintah tidak menutup ruang hidup mereka yang selama ini bergantung pada aktivitas tambang rakyat di kawasan tersebut.

“Kami cuma mau cari makan, bukan mau kaya. Tolong kami Pak Presiden, Pak Gubernur,” teriak sejumlah penambang dengan suara emosional di lokasi.

Ketegangan di kawasan pertambangan rakyat Desa Bakan kembali meningkat setelah aparat kepolisian melakukan penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Langkah tersebut memicu penolakan dari sebagian warga yang masih menggantungkan hidup dari hasil tambang tradisional.

Situasi sempat memanas saat alat berat excavator yang berada di lokasi mendapat penghadangan dari warga yang menolak penggusuran.

Penertiban tersebut dilakukan dengan pengawalan aparat keamanan dan melibatkan pihak terkait di lapangan.

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, menjelaskan bahwa tindakan di lapangan dilakukan berdasarkan permintaan resmi pemilik lahan yang mengklaim memiliki hak sah atas area tersebut.

Menurutnya, pemilik lahan telah mengajukan surat pernyataan agar aktivitas PETI dihentikan karena dilakukan di atas tanah miliknya.

“Pemilik lahan telah mengajukan surat pernyataan dan meminta dilakukan penertiban aktivitas PETI di atas tanah miliknya,” ujarnya.

Namun, penjelasan tersebut belum meredam keresahan masyarakat yang merasa terdampak langsung dari tindakan penertiban tersebut.

Konflik Lahan Belum Tuntas, Mediasi Buntu
Di balik polemik ini, persoalan utama masih berpusat pada sengketa lahan antara warga, pemilik lahan, dan pihak perusahaan .

Sebelumnya, mediasi yang difasilitasi pemerintah kecamatan dan desa mempertemukan pihak-pihak yang bersengketa, namun tidak menghasilkan kesepakatan.

Pemilik lahan mengklaim memiliki bukti kepemilikan atas area sekitar enam hektare yang kini menjadi lokasi aktivitas tambang rakyat.

Sementara pihak perusahaan menyatakan memiliki legalitas penguasaan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu titik krusial dalam perdebatan adalah dokumen alas hak yang belum sepenuhnya diperlihatkan secara terbuka, sehingga memicu perdebatan di tengah masyarakat.

Warga: Jangan Tebang Pilih

Para penambang meminta agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak hanya menyasar masyarakat kecil.

Mereka menegaskan bahwa jika penertiban dilakukan karena alasan hukum, maka seluruh aktivitas yang dianggap melanggar harus diperlakukan sama tanpa pengecualian.

“Kalau memang mau ditertibkan, jangan tebang pilih. Kami cuma kerja untuk makan,” ujar salah satu warga.

Konflik yang terus berulang ini berdampak langsung terhadap ratusan penambang tradisional yang selama bertahun-tahun menggantungkan hidup dari aktivitas tambang di Desa Bakan.

Selain kehilangan sumber penghasilan, warga juga mengaku menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat di tengah minimnya alternatif pekerjaan.

Hingga saat ini, area pertambangan masih dalam pengawasan aparat keamanan untuk mengantisipasi potensi konflik lanjutan antara warga, perusahaan, dan pihak terkait.

Masyarakat berharap pemerintah pusat dan daerah segera turun tangan mencari solusi yang adil, agar konflik berkepanjangan ini tidak berubah menjadi krisis sosial yang lebih luas.

Di tengah tarik-menarik kepentingan hukum dan ekonomi, para penambang hanya berharap satu hal: tetap bisa bertahan hidup dari tanah yang selama ini mereka garap.

[**/NOX]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belgia Hancurkan AS 4-1, Tiket Perempat Final di Tangan Setan Merah

    Belgia Hancurkan AS 4-1, Tiket Perempat Final di Tangan Setan Merah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle [**/VAN]
    • visibility 103
    • 0Komentar

    WASHINGTON, PRONEWS5.COM – Belgia memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Lumen Field, Washington, Selasa (7/7/2026). Kemenangan ini menjadi bukti efektivitas permainan Belgia. Meski kalah dalam penguasaan bola, Setan Merah tampil jauh lebih tajam […]

  • Laga yang Ditunggu Dunia! Inggris vs Argentina, Siapa Menantang Spanyol di Final?

    Inggris Sementara Unggul 1-0 atas Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 225
    • 0Komentar

    ATLANTA, PRONEWS5.COM – Timnas Inggris untuk sementara memimpin 1-0 atas Argentina pada babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Anthony Gordon pada menit ke-54 menjadi pembeda dalam laga berintensitas tinggi yang memasuki menit ke-62. Meski Argentina lebih dominan dalam penguasaan bola, skuad asuhan Thomas Tuchel […]

  • Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Sabu 102 Gram

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 459
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 102,2 gram di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial ERI (22) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Penangkapan dilakukan oleh tim Unit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Senin […]

  • Saatnya Bangun Sirkuit Drag Race, Victor Piri: Balap Liar Marak, Tragedi Upai Jadi Pelajaran

    Saatnya Bangun Sirkuit Drag Race, Victor Piri: Balap Liar Marak, Tragedi Upai Jadi Pelajaran

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 624
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Tragedi maut pada ajang kejuaraan drag race dan drag bike di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang menewaskan delapan orang dan menyebabkan delapan lainnya mengalami luka berat, dinilai harus menjadi momentum untuk membenahi penyelenggaraan olahraga otomotif di Sulawesi Utara. Mantan pembalap nasional Victor Piri mendorong pemerintah […]

  • PWI Pusat-AFPI Perkuat Literasi Keuangan Lewat Workshop Jurnalistik

    PWI Pusat-AFPI Perkuat Literasi Keuangan Lewat Workshop Jurnalistik

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 184
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk “Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik” pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya memperkuat […]

  • Polda Gorontalo Tetapkan Pemilik PETI Dam Hulawa Sebagai Tersangka

    Polda Gorontalo Tetapkan Pemilik PETI Dam Hulawa Sebagai Tersangka

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 122
    • 0Komentar

    GORONTALO, PRONEWS5,COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo menetapkan seorang tersangka sekaligus melakukan penahanan terhadap pemilik usaha pertambangan emas tanpa izin (PETI) di lokasi Dam, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Penetapan tersangka tersebut merupakan tindak lanjut penyelidikan atas peristiwa longsor yang terjadi di lokasi pertambangan ilegal tersebut. Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, […]

expand_less