Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Warga Kayawu Kepung DPRD Tomohon, Tolak Koperasi Merah Putih di Lapangan Bola

Warga Kayawu Kepung DPRD Tomohon, Tolak Koperasi Merah Putih di Lapangan Bola

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 357
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOMOHON, Pronews5.com — Ratusan warga Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD, Senin (27/4/2026) siang.

Massa menolak pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) yang direncanakan berdiri di atas lapangan olahraga milik masyarakat, karena dinilai mengorbankan fasilitas publik tanpa kejelasan manfaat.

Aksi yang dimotori Forum Masyarakat Peduli Kayawu (FMPK) itu menjadi bentuk perlawanan terbuka warga terhadap rencana pembangunan yang dinilai tidak transparan.

Warga datang berkelompok menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, membawa spanduk bernada protes, menuntut kejelasan arah kebijakan pemerintah.

Berdasarkan pantauan Pronews5.com sekitar pukul 12.00 Wita di Gedung DPRD Tomohon, massa aksi tampak dijaga ketat oleh gabungan aparat keamanan dari Polri dan TNI.

Personel bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan jalannya aksi tetap kondusif.

Penolakan bukan tanpa alasan. Warga menegaskan, mereka tidak menolak program Koperasi Merah Putih secara keseluruhan.

Namun, pemilihan lokasi pembangunan di lapangan bola dianggap sebagai keputusan yang keliru dan berpotensi menghilangkan ruang publik vital yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Kami dukung programnya, tapi bukan di lapangan olahraga. Itu fasilitas umum yang sangat dibutuhkan warga,” demikian bunyi salah satu spanduk yang dibentangkan massa.

Sebelum mendatangi DPRD, massa lebih dulu melakukan aksi di Kantor Camat Tomohon Utara.

Dari sana, mereka bergerak menuju gedung DPRD untuk mendesak wakil rakyat turun tangan dan menghentikan rencana pembangunan di lokasi yang dipersoalkan.

Dalam tuntutannya, warga secara tegas menyampaikan tiga poin utama: menolak pembangunan Gerai KMP di lapangan bola, menolak hibah lapangan kepada Pemerintah Kota Tomohon, serta mendesak pemindahan lokasi pembangunan ke area lain yang tidak mengganggu fasilitas umum.

Warga Kayawu berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap suara publik.

Mereka menegaskan, pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan ruang hidup masyarakat, apalagi tanpa kejelasan manfaat yang nyata.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pelaku Jaringan Amunisi Ilegal Papua Diringkus di Jayapura, 132 Butir Disita

    Dua Pelaku Jaringan Amunisi Ilegal Papua Diringkus di Jayapura, 132 Butir Disita

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle VIC
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JAYAPURA  — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali membongkar jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal di Papua dengan menangkap dua pelaku berinisial NH dan HLT (38) di Kabupaten Jayapura, Sabtu (28/3). Dari tangan pelaku, aparat menyita 132 butir amunisi kaliber 7,62 mm serta sejumlah barang bukti lain yang menguatkan dugaan adanya distribusi senjata ilegal […]

  • Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Komitmen Lingkungan dalam Kunjungan ke Inggris

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan kerja ke Inggris pada Januari 2026 sebagai bagian dari agenda diplomasi awal tahun yang difokuskan pada penguatan kerja sama ekonomi serta peneguhan komitmen Indonesia terhadap isu pelestarian lingkungan global. Kunjungan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperluas kemitraan dengan negara-negara kunci Eropa di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik […]

  • Dugaan Penyimpangan Dana Desa Menguat, Papan Informasi APBDes 2025 Tak Terpasang, Warga Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan

    Dugaan Penyimpangan Dana Desa Menguat, Papan Informasi APBDes 2025 Tak Terpasang, Warga Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 494
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONews5.com – Sejumlah warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap pemerintah desa menyusul tidak terpasangnya papan informasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 hingga pertengahan tahun 2026. Warga menilai tidak adanya papan informasi APBDes yang dipasang di area publik menimbulkan pertanyaan […]

  • Situs Judi Sabung Ayam Online Marak di Reels Facebook, Kemkomdigi Didesak Bertindak Tegas

    Situs Judi Sabung Ayam Online Marak di Reels Facebook, Kemkomdigi Didesak Bertindak Tegas

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 457
    • 0Komentar

    MANADO — Maraknya promosi situs judi sabung ayam online di media sosial, khususnya melalui fitur reels Facebook, menuai kritik keras dari masyarakat. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) didesak segera mengambil langkah tegas untuk memblokir konten dan platform yang dinilai merusak moral serta berpotensi menjerat generasi muda. Desakan ini disampaikan tokoh masyarakat Tomohon, Danny Tular, menyusul […]

  • Polresta Manado Sikat Jaringan Obat Keras Ilegal, 7.000 Butir Trihexyphenidyl Disita

    Polresta Manado Sikat Jaringan Obat Keras Ilegal, 7.000 Butir Trihexyphenidyl Disita

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 282
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Aparat Polresta Manado kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran obat keras ilegal. Dalam operasi cepat dan terukur, Satuan Reserse Narkoba berhasil membongkar jaringan peredaran Trihexyphenidyl dengan barang bukti mencapai 7.000 butir. Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung Kapolresta Manado, Irham Halid, dalam konferensi pers yang digelar Senin (4/5/2026), didampingi Kasat Narkoba Hilman Muthalib […]

  • Swasembada Energi Dikebut, Pemerintah Targetkan Akhiri Impor Solar dan Avtur dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan peran kilang dalam negeri, terutama melalui revitalisasi atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur. Langkah tersebut merupakan strategi utama untuk menggantikan impor bahan bakar seperti solar dan avtur serta memperkuat kedaulatan energi nasional. Terkait hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia […]

expand_less