Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sekolah Rakyat Diperkuat, Akses Pendidikan Inklusif bagi Siswa Kian Luas

Sekolah Rakyat Diperkuat, Akses Pendidikan Inklusif bagi Siswa Kian Luas

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 249
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya – Kepedulian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terhadap siswa Sekolah Rakyat (SR) terus ditunjukkan secara konsisten melalui berbagai kegiatan sosial di sejumlah daerah.

Hingga pelaksanaan terbaru, tercatat sembilan Sekolah Rakyat telah terlibat, mulai dari Bangkalan, Kediri, Lamongan, Pamekasan, Mojokerto, Banyuwangi, Tuban, Jombang, hingga Gresik, dan jumlah ini dipastikan akan terus bertambah.

Dalam setiap kesempatan, Khofifah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh para siswa agar mereka semakin termotivasi dalam menempuh pendidikan.

“Kami ingin anak-anak SR juga merasakan perhatian dan dukungan agar mereka semakin semangat belajar dan terus optimis untuk meraih cita-cita,” ujar Khofifah.

Kehadiran siswa Sekolah Rakyat dalam berbagai kegiatan tersebut tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga turut berkontribusi memeriahkan suasana melalui penampilan tim hadrah.

Selain itu, para siswa juga menerima bantuan berupa perlengkapan ibadah dan tas sekolah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan pendidikan mereka.

Interaksi hangat antara gubernur dan para siswa turut memperkuat suasana kebersamaan.

Dalam beberapa kesempatan, Khofifah juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan siswa, menciptakan pengalaman yang berkesan, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang keluarga sederhana.

Salah satu siswa SRT 51 Bangkalan, Raffa Inayah, mengaku terharu dapat bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Timur.

“Saya senang sekali dan bangga bisa bertemu Ibu Gubernur, apalagi saya dipeluk langsung. Ini pertemuan pertama kali saya dengan Ibu Gubernur,” ungkapnya.

Raffa juga mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat telah membawa perubahan besar dalam hidupnya. Ia merasa mendapatkan banyak pelajaran, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Saya bangga sekali bisa sekolah di SR. Di sini kami diajarkan banyak hal, bukan hanya pelajaran, tapi juga bagaimana bersikap, disiplin, dan punya mimpi. Guru-gurunya juga sangat peduli, jadi kami merasa diperhatikan dan punya keluarga baru,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat menjadi titik balik yang membuka harapan baru bagi masa depannya.

Program Sekolah Rakyat kini semakin dirasakan manfaatnya sebagai wadah pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter serta menumbuhkan optimisme generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak anak dapat merasakan manfaatnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meninjau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru, Riau, sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu berjalan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Menko Polkam menyampaikan bahwa pemerintah secara aktif memantau pelaksanaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah untuk melihat perkembangan serta memastikan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karena saya juga di daerah lain, kami datangi sekolah-sekolah rakyat seperti ini untuk menemukan apakah ada masalah, apakah tidak kena sasaran, apakah sasarannya sudah tercapai sesuai dengan yang diinginkan oleh pemerintah,” ujarnya dihadapan para guru dan siswa, Kamis (5/3/2026).

Ia mengapresiasi perkembangan SRMA 31 Pekanbaru yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat sejak berdiri sekitar tujuh bulan lalu.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pihak sekolah, pemerintah daerah, hingga dinas terkait.

“Dalam waktu hanya tujuh bulan sudah terlihat perkembangan yang sangat membanggakan. Tentunya ini bukan hasil kerja satu orang saja, tetapi hasil kerja bersama berbagai unsur pendukung,” ujar Menko Djamari.

Menko Polkam menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu melanjutkan sekolah di jalur pendidikan reguler.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mendorong para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan sungguh-sungguh. “Belajarlah dengan baik. Kalian adalah harapan bangsa ini ke depan. Masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan kunjungan ini Menko Polkam juga memberikan arahan khusus kepada para guru yang menjadi ujung tombak keberhasilan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting bagi masa depan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, ia meminta para guru untuk mendidik para siswa dengan sepenuh hati serta tidak ragu untuk membimbing serta memperbaiki perilaku dan mental para siswa apabila terdapat hal yang keliru, karena hal tersebut justru menjadi bagian dari tanggung jawab pendidikan untuk membentuk generasi yang memiliki mental kuat dan moral yang mulia untuk kepentingan masa depan murid itu sendiri.

Sementara itu, Kepala SRMA 31 Pekanbaru Tengku Muhammad Hanafi Mustafa menyampaikan bahwa saat ini sekolah memiliki 47 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan menjalani pendidikan dengan sistem berasrama.

“Anak-anak belajar bersama guru hingga sore hari, kemudian dilanjutkan pembinaan di asrama oleh wali asuh. Alhamdulillah dalam tujuh bulan ini sudah terlihat perkembangan yang baik, baik dari sisi akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Salah satu siswa kelas X, Indah Lestari mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Sekolah Rakyat karena seluruh kebutuhan pendidikan difasilitasi oleh sekolah.

“Sekolah ini sangat membantu masyarakat yang kehidupannya cukup sulit. Semua fasilitas disediakan, seperti sepatu, baju, hingga laptop,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Raihan Syahputra yang menilai program Sekolah Rakyat membuka peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

“Program ini membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan. Saya ingin belajar lebih serius dan meraih prestasi untuk membanggakan orang tua,” katanya.

Kunjungan kerja Menko Polkam tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat sekaligus memastikan upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat terus berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan ini, hadir pula Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI (Purn.) Heri Wiranto, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol. Desman Tarigan, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Transformasi Digital Irjen Pol. Tonny Hermawan, dan Staf Khusus Menko Polkam.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perda RTRW Sulut 2026–2044 Diprotes, Dinilai Abaikan Partisipasi Publik

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 495
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Sulawesi Utara menyatakan penolakan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026–2044 yang telah disahkan oleh DPRD Sulut bersama Gubernur pada Selasa, 24 Februari 2026. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi melegitimasi perampasan ruang hidup masyarakat, memperparah kerusakan lingkungan, serta mengabaikan hak-hak masyarakat […]

  • Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Jurnalis

    Tragedi Berdarah di Lebanon: Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 288
    • 0Komentar

    LEBANON,PRONEWS5.COM – Ancaman keselamatan bagi pekerja pers di wilayah konflik kembali menjadi sorotan dunia. Tiga jurnalis dilaporkan tewas secara tragis akibat serangan udara militer Israel di wilayah selatan Lebanon pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat. Insiden mematikan ini semakin memperpanjang daftar jurnalis yang gugur di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Menurut sumber dari militer Lebanon yang […]

  • PRABOWO SUBIANTO DAN MINAHASA–SULAWESI UTARA

    Prabowo Subianto dan Minahasa–Sulawesi Utara

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Oleh: Markus Wauran Presiden Prabowo Subianto (selanjutnya ditulis Prabowo) adalah keturunan Jawa–Minahasa. Ayah Prabowo bernama Sumitro Djojohadikusumo, asal Kebumen, Jawa Tengah, dan ibunya bernama Dora Marie Sigar, asal Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara. Saat Prabowo menjadi calon Presiden R.I. periode 2024–2029, muncul rasa kebanggaan dari rakyat Minahasa–Sulawesi Utara, karena dalam sejarah Republik Indonesia sesudah merdeka, baru […]

  • Atasi Data Pemilih Ganda, Panja RUU Adminduk Dorong Pelayanan Capil Berbasis Desa

    Atasi Data Pemilih Ganda, Panja RUU Adminduk Dorong Pelayanan Capil Berbasis Desa

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SEMARANG, PRONEWS5.COM – Mekanisme pencatatan administrasi kependudukan seperti peristiwa kelahiran, kematian, hingga perpindahan domisili sebaiknya dapat diselesaikan secara langsung di tingkat desa. Langkah ini dinilai strategis untuk mengatasi persoalan klasik pemutakhiran data kependudukan yang kerap berdampak pada validitas data pemilih Pemilu. Panitia Kerja (Panja) RUU Adminduk Komisi II DPR RI Wahyudin Noor Aly  menjelaskan bahwa […]

  • 56 Pejabat Minahasa Dirotasi Ada Nama yang Dipercaya di Posisi Baru

    56 Pejabat Minahasa Dirotasi Ada Nama yang Dipercaya di Posisi Baru

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 869
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali melakukan penyegaran birokrasi. Bupati Minahasa Robby Dondokambey melantik dan mengambil sumpah/janji 56 pejabat administrator dan pengawas dalam agenda pelantikan yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Rabu (2/9/2026). Pelantikan tersebut mencakup pejabat pada sejumlah perangkat daerah hingga jajaran kecamatan. Selain 56 pejabat administrator dan pengawas, Bupati Robby […]

  • Maroko Kejutkan Brasil! Gol Saibari Dibalas Vinicius Jr, Skor 1-1 Saat Turun Minum

    Maroko Kejutkan Brasil! Gol Saibari Dibalas Vinicius Jr, Skor 1-1 Saat Turun Minum

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 275
    • 0Komentar

    NEW YORK, PRONews5.com – Timnas Brasil dan Timnas Maroko masih bermain imbang 1-1 hingga turun minum dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Minggu (14/6/2026) WIB. Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Maroko tampil berani dengan permainan menyerang dan sempat mendominasi penguasaan bola, sementara Brasil mengandalkan kecepatan serangan […]

expand_less