Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Prabowo Umumkan Swasembada Pangan saat Hadiri Panen Raya

Prabowo Umumkan Swasembada Pangan saat Hadiri Panen Raya

  • account_circle rafael
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya nasional di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026, yang menjadi momentum penting penguatan sektor pertanian nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan setelah melalui berbagai tantangan global dan domestik.

“Bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan,” kata Prabowo di hadapan para petani dan pemangku kepentingan pertanian.

Menurut Presiden, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa, mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, hingga dukungan kebijakan yang konsisten dan berkelanjutan.

Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan menjadi bukti nyata Indonesia sebagai bangsa yang kuat, mandiri, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Hal ini membuat Pemerintah tidak akan membuka keran impor beras pada tahun 2026. Kepastian tersebut didasarkan pada kondisi stok beras nasional yang sangat kuat di awal tahun, yakni mencapai 12,529 juta ton.

Angka ini meningkat hingga 203 persen dibandingkan stok awal 2024 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan pangan nasional. Capaian tersebut sekaligus menegaskan langkah Indonesia yang semakin kokoh menuju ketahanan pangan berkelanjutan.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menilai ketersediaan beras tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan kebutuhan konsumsi beras nasional sekitar 2,591 juta ton per bulan, stok yang tersedia mampu mencukupi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan. Kondisi ini memberikan ruang yang aman bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan tanpa ketergantungan pada impor.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa berdasarkan kondisi stok tersebut, Forum Neraca Komoditas Tahun 2026 secara mufakat memutuskan untuk menyetop impor beras. Forum yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Pangan itu sepakat tidak menetapkan kuota impor, baik untuk beras umum maupun beras industri pada 2026.

“Pemerintah memutuskan tidak perlu impor beras. Begitu juga gula konsumsi maupun jagung pakan pada 2026 karena stok dan produksi nasional dinilai kuat,” ujar Astawa.

Ia merinci, carry over stock dari 2025 ke 2026 mencapai 12,529 juta ton, termasuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Perum Bulog sebesar 3,248 juta ton per 31 Desember 2025. Dengan kebutuhan konsumsi bulanan yang relatif stabil, stok tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Mei 2026.

Selain itu, Bapanas juga memproyeksikan produksi beras nasional sepanjang 2026 mencapai 34,7 juta ton. Jika digabungkan dengan stok awal, total ketersediaan beras nasional hingga akhir 2026 diperkirakan mencapai 16,194 juta ton.**

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, APH Dikabarkan Periksa Pendamping Desa dan Sekdes Tanoyan Selatan

    Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, APH Dikabarkan Periksa Pendamping Desa dan Sekdes Tanoyan Selatan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 727
    • 0Komentar

    BOLMONG|Pronews5.com — Dugaan kasus korupsi Dana Desa (DD) di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus bergulir dan menjadi perhatian masyarakat. Informasi terbaru yang dihimpun menyebutkan, aparat penegak hukum (APH) telah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak terkait. Di antaranya Pendamping Desa berinisial DSP alias Nia serta Sekretaris Desa (Sekdes) Tanoyan Selatan berinisial […]

  • Pemerintah Pastikan KUHAP dan KUHP Tak Mengandung Pasal Anti-Kritik

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Oleh: Amanda Nastiti )* Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026 memunculkan berbagai diskursus di ruang publik, terutama di media sosial. Salah satu isu yang paling sering mengemuka adalah anggapan bahwa regulasi baru tersebut berpotensi membungkam kritik terhadap pejabat atau pemerintah.  Menanggapi hal tersebut, pemerintah secara […]

  • Tangkap Hidup-Hidup Mafia Solar Ringroad Manado! Sosok “Cale” Disebut Aktor Lama, APH Jangan Tutup Mata

    Tangkap Hidup-Hidup Mafia Solar Ringroad Manado! Sosok “Cale” Disebut Aktor Lama, APH Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 314
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kota Manado kembali memantik kemarahan publik. Aparat penegak hukum (APH) didesak bertindak tegas dan menangkap hidup-hidup para pelaku, termasuk sosok berinisial C alias “Cale” yang disebut sebagai aktor lama dalam jaringan distribusi ilegal di kawasan Ringroad, Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun […]

  • 63 Blok WPR Resmi di Sulut, MDT Apresiasi Langkah Gubernur Yulius Selvanus

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 456
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Pemerintah Pusat resmi menetapkan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Provinsi Sulawesi Utara melalui Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penetapan ini dinilai menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum bagi para penambang rakyat di daerah tersebut. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka, mengapresiasi […]

  • Ditresnarkoba Polda Lampung Ungkap Peredaran Sabu 17,29 Kg di Jalur Penyeberangan Sumatera- Jawa

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 330
    • 0Komentar

    LAMPUNG, PRONews5.com — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,29 kilogram di Exit Tol Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial MA (25), warga Lumajang, Jawa Timur. Direktur Resnarkoba Polda Lampung AKBP Dwi Handono Prasanto mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat […]

  • Patahan Raksasa di Bawah Sulawesi Terungkap, Ilmuwan Ingatkan Potensi Tsunami Besar

    Patahan Raksasa di Bawah Sulawesi Terungkap, Ilmuwan Ingatkan Potensi Tsunami Besar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle [**/WIL]
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    PRONEWS5.COM — Penelitian terbaru mengungkap keberadaan patahan raksasa di bawah Pulau Sulawesi yang berpotensi memicu tsunami besar. Temuan ini memperkuat kekhawatiran bahwa aktivitas gempa di daratan Sulawesi tidak hanya berdampak di darat, tetapi juga dapat mengguncang dasar laut secara signifikan. Dilansir dari CNBC Indonesia, Minggu (12/04/2026) pukul 16.30 WIB, patahan tersebut merupakan bagian dari sistem […]

expand_less