Kodaeral XII Ikuti Press Conference dan Pemusnahan 93 Ribu Batang Rokok Ilegal
- account_circle (**/BEN)
- calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
- visibility 223
- comment 0 komentar
- print Cetak

Press Conference dan pemusnahan barang bukti rokok ilegal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEMPAWAH, PRONEWS5.Com – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mengikuti secara virtual kegiatan Press Conference dan pemusnahan barang bukti rokok ilegal hasil tangkapan Tim Gabungan Kodaeral XI dan Bea Cukai Merauke. Kegiatan Vicon dilaksanakan di Mako Kodaeral XII, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Panglima Koarmada RI, Gubernur Papua Selatan, Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Ketua MRP Papua Selatan, Dankodaeral XI, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, kejaksaan, pengadilan, serta Bea Cukai Merauke. Sementara itu, Vicon di Kodaeral XII diikuti Asintel Dankodaeral XII yang diwakili Pabandya Pamlitpersgal Sintel Kodaeral XII, Kadiskum Kodaeral XII yang diwakili Kasubdis Kumlater Diskum Kodaeral XII, serta Sahli A Wilnas Kodaeral XII.
Dalam operasi gabungan tersebut, Kodaeral XI bersama Bea Cukai Merauke berhasil mengamankan 97 dus rokok ilegal dengan total 93.000 batang, dengan potensi kerugian negara mencapai sekitar Rp1,3 miliar. Dalam penyelesaian perkara, diterapkan prinsip ultimum remedium dengan pengenaan denda sebesar Rp2,3 miliar sesuai ketentuan yang berlaku.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata sinergi TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai dan instansi penegak hukum dalam memberantas peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara. Bagi Kodaeral XII, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan berbagi informasi terkait pola serta potensi penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut, sekaligus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan unsur-unsur Kodaeral XII dalam melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di wilayah kerja.
Melalui sinergi dan pertukaran informasi antarsatuan serta instansi terkait, Kodaeral XII terus berupaya memperkuat pengawasan wilayah laut dan mencegah perairan Indonesia dimanfaatkan sebagai jalur kegiatan ilegal. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir dalam menjaga keamanan laut, menegakkan hukum, serta melindungi kepentingan negara dari berbagai bentuk pelanggaran di wilayah perairan Indonesia.
- Penulis: (**/BEN)



Saat ini belum ada komentar