Geger! Penemuan Mayat Pria 59 Tahun Hebohkan Kota Manado
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
- visibility 251
- comment 0 komentar
- print Cetak

(Gambar: ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM – Warga Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang, Kota Manado, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial S.A.A. (59) yang ditemukan meninggal dunia di kamar rumah kos yang ditempatinya, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan pemilik rumah kos berinisial F.M. yang tidak lagi melihat aktivitas korban selama beberapa hari terakhir.
Kecurigaan tersebut semakin menguat setelah tercium aroma tidak sedap dari dalam kamar korban.
Saat kamar diperiksa, korban ditemukan telah meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada keluarga dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Wenang bersama Tim INAFIS Polresta Manado langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mendokumentasikan kondisi di lokasi, serta memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab kematian korban.
Kapolsek Wenang AKP Ronald Varit Sabaja, didampingi Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono, menjelaskan hasil pemeriksaan awal belum mengarah pada dugaan tindak pidana.
“Personel telah melaksanakan prosedur kepolisian mulai dari pengamanan TKP, pemeriksaan awal, hingga berkoordinasi dengan Tim INAFIS.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKP Ronald Varit Sabaja.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga meminta keterangan dari keluarga korban. Dari informasi yang diperoleh, korban diketahui masih sempat dikunjungi keluarga sehari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Keluarga juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit liver dan gangguan paru-paru yang telah lama dideritanya.
Informasi tersebut menjadi salah satu bahan pendalaman dalam proses penyelidikan yang dilakukan aparat.
Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan fisik awal terhadap korban, keterangan para saksi, serta informasi dari pihak keluarga, penyidik sementara menduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
Meski demikian, kepolisian menegaskan proses pendalaman tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta sebelum mengambil kesimpulan akhir.
Selama proses evakuasi, olah TKP, hingga pemeriksaan di lokasi berlangsung, situasi di sekitar rumah kos tetap aman dan kondusif.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian serupa sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat sesuai prosedur.
[**/RAND]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar