Target Perak Tak Cukup Timnas PUBG Mobile Indonesia Bidik Emas
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
- visibility 67
- comment 0 komentar
- print Cetak

Timnas PUBG Mobile Indonesia yang diperkuat lima atlet bersiap membawa nama Merah Putih pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, PRONEWS5.COM — Tim Nasional PUBG Mobile Indonesia bersiap menjalani persaingan perebutan medali pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Skuad Merah Putih akan bertanding pada 28–29 September 2026 di Aichi Sky Expo dengan menghadapi 11 tim nasional lainnya dalam nomor PUBG Mobile.
Indonesia membawa modal pengalaman dari penampilan sebelumnya di Asian Games Hangzhou 2022.
Pada edisi tersebut, Indonesia finis di posisi keempat dari 21 tim peserta. PUBG Mobile sendiri kembali menjadi nomor perebutan medali pada Asian Games 2026, dengan 12 tim nasional tampil di babak utama.

Target kali ini bukan sekadar mengulang pencapaian di Hangzhou. Lima atlet yang dipercaya memperkuat Indonesia datang dengan pengalaman kompetitif dan latar daerah berbeda, yakni Fazriel Haikal Aditya alias Yummy, Juventino Ryan Jeremy Rolos atau Rosemary, Micho Ananda Pratama W alias Zeta, Muh Fathyn Zilhaq Syah S alias Snape, serta Sharfan Syahman Shodiq atau Potato.
Mereka didampingi Deni Fianda sebagai pelatih dan Bintang Prakoso Pramanenda Sinaga sebagai asisten pelatih.
Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan skuad nasional tidak hanya bertumpu pada satu daerah.
Yummy berasal dari Bandung, Rosemary dari Manado, Zeta dari Bali, Snape dari Mamuju, sedangkan Potato berasal dari Surabaya.
Salah satu pemain Indonesia, Snape, menyatakan keyakinannya menghadapi turnamen tersebut. Ia menyebut target yang diberikan pemerintah adalah medali perak, namun para pemain memasang sasaran lebih tinggi.
“Kalau Menpora sendiri, targetnya untuk divisi PUBG MOBILE dapat medali perak, tapi dari diri kita optimis dapat emas. Insya Allah,” ujar Snape.
Ambisi tersebut memiliki latar belakang prestasi yang cukup panjang. Indonesia telah mencatat keberhasilan di ajang multievent Asia Tenggara.
Pada SEA Games 2021 Vietnam, Indonesia meraih emas PUBG Mobile nomor beregu. Prestasi itu kembali terulang pada SEA Games 2023 Kamboja ketika tim Indonesia meraih emas nomor beregu.
Catatan tersebut menjadi salah satu bekal mental bagi skuad yang kini dipersiapkan menghadapi persaingan level Asia.

Selain prestasi tim nasional, pemain dan organisasi esports Indonesia juga telah tampil dalam berbagai kompetisi internasional PUBG Mobile.
Jalan menuju Aichi-Nagoya 2026 juga tidak didapat secara otomatis.
Indonesia harus melewati babak kualifikasi Road to Asian Games yang digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 19–21 Juni 2026. Dari rangkaian kualifikasi tersebut, Indonesia berhasil mengamankan tiket menuju putaran utama.
Di babak utama, sebanyak 12 tim nasional akan bersaing dalam format pertandingan yang berlangsung selama dua hari.
Total terdapat 12 game yang dimainkan, sehingga setiap hasil pertandingan dapat memengaruhi posisi akhir klasemen.
Persaingan juga mempertemukan sejumlah negara dengan tradisi kuat di PUBG Mobile.
Indonesia akan berhadapan dengan tim-tim Asia yang lolos melalui jalur kualifikasi maupun jalur khusus berdasarkan hasil Asian Games sebelumnya dan status tuan rumah.
Delapan tim mendapatkan tempat melalui kualifikasi, tiga tim berasal dari peraih medali Hangzhou 2022, sementara Jepang mendapat slot sebagai tuan rumah.
Dengan format tersebut, konsistensi menjadi faktor penting. Setiap pertandingan menawarkan kesempatan mengumpulkan poin melalui posisi akhir dan eliminasi.
Kesalahan kecil dalam satu game dapat memengaruhi perolehan keseluruhan, sehingga pengambilan keputusan, komunikasi tim, rotasi, dan kemampuan membaca zona permainan menjadi bagian dari strategi yang menentukan.
Bagi Indonesia, pertandingan 28–29 September bukan hanya kesempatan mengejar medali.
Penampilan di Aichi-Nagoya juga menjadi kelanjutan perjalanan esports nasional setelah PUBG Mobile tampil sebagai nomor resmi perebutan medali pada Asian Games Hangzhou 2022.
Lima pemain yang membawa nama Yummy, Rosemary, Zeta, Snape, dan Potato kini memiliki kesempatan kembali menunjukkan bahwa talenta PUBG Mobile Indonesia dapat bersaing di panggung Asia.
Dari Bandung, Manado, Bali, Mamuju hingga Surabaya, mereka akan bersatu dalam satu skuad untuk membawa nama Indonesia di Aichi-Nagoya dan memburu hasil terbaik pada Asian Games 2026.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar