Pertina Sulut Bawa 9 Petinju ke Kejurnas Jakarta
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
- visibility 279
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Pengprov Pertina Sulut Hendra Hainand Robint Jacob, S.IP.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM — Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Sulawesi Utara menyiapkan sembilan petinju untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Elite, Youth dan Junior 2026 di Jakarta.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 25 Oktober 2026 di Pluit Village Mall, Jalan Pluit Indah, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kontingen Sulut yang dipersiapkan berjumlah 14 orang, terdiri dari sembilan atlet serta lima pelatih dan ofisial.
Ketua Pengprov Pertina Sulut Hendra Hainand Robint Jacob, S.IP., membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026). Menurutnya, keikutsertaan Sulut dalam Kejurnas menjadi bagian dari upaya mengukur perkembangan atlet sekaligus mempersiapkan kekuatan daerah menghadapi agenda pembinaan berikutnya.
“Kami ingin melihat sejauh mana kekuatan riil petinju Sulut ketika berhadapan dengan petinju terbaik dari daerah lain. Kejurnas ini menjadi kesempatan untuk menguji hasil pembinaan dan pengalaman bertanding yang selama ini didapat para atlet,” ujar Hendra.
Persiapan kontingen dimatangkan melalui rapat teknis dan pemantapan Training Center (TC) yang dipimpin Hendra Jacob di kediamannya, Villa Hajar, Meras, Manado, Rabu (23/9/2026) malam.
Dalam persiapan tersebut, Pertina Sulut memusatkan perhatian pada kesiapan atlet sebelum bertolak ke Jakarta. Program pembinaan diarahkan untuk memastikan petinju memiliki kesiapan fisik, teknik dan mental menghadapi persaingan tingkat nasional.
Sembilan petinju Sulut nantinya akan bertanding pada kategori Elite, Youth dan Junior. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi atlet-atlet dari berbagai provinsi yang ikut ambil bagian dalam Kejurnas 2026.
Bagi Pertina Sulut, ajang tersebut juga menjadi momentum untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kekuatan atlet daerah. Hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan program pembinaan selanjutnya.
Kejurnas ini sekaligus menjadi salah satu tahapan menuju persiapan atlet Sulawesi Utara menghadapi Pra-PON 2027. Karena itu, pengalaman bertanding di level nasional dinilai penting untuk meningkatkan jam terbang sekaligus menguji kemampuan atlet menghadapi lawan dengan karakter dan gaya bertanding yang berbeda.
Sejumlah kejuaraan amatir yang sebelumnya digelar di Manado dan sekitarnya juga menjadi bagian dari proses pembinaan. Turnamen tersebut memberikan kesempatan kepada para petinju untuk mendapatkan pengalaman bertanding sebelum menghadapi kompetisi dengan level persaingan yang lebih tinggi.
Dalam jajaran tim pendamping, mantan petinju andalan Sulut Christian Toar Jermia Sompotan turut dipercaya sebagai bagian dari tim pelatih. Toar merupakan salah satu atlet Sulut yang pernah tampil pada PON XX Papua.
Keikutsertaan di Jakarta juga menjadi agenda nasional perdana bagi kepengurusan Pertina Sulut periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan Hendra Jacob setelah dirinya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi Pertina Sulut pada Mei 2026.
Dengan membawa sembilan petinju dan lima pelatih serta ofisial, Pertina Sulut berharap kontingen dapat tampil maksimal dan bersaing dalam perebutan medali.
Hendra menegaskan, Kejurnas tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap proses pembinaan yang sedang dijalankan Pertina Sulut.
“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaiknya dan membawa nama Sulawesi Utara dengan hasil maksimal,” pungkasnya.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar