Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Terseret Kasus Dana Bencana Rp22,7 Miliar, Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kirim Surat Terbuka untuk Presiden

Terseret Kasus Dana Bencana Rp22,7 Miliar, Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kirim Surat Terbuka untuk Presiden

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 701
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONews5.com — Penetapan Chyntia Ingrid Kalangit sebagai tersangka dugaan korupsi dana bantuan bencana erupsi Gunung Ruang mengguncang publik Sulawesi Utara. Di tengah proses hukum yang menjeratnya, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) itu menulis surat terbuka dari balik Rumah Tahanan Manado yang ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Jaksa Agung, Ketua Komisi III DPR RI, hingga Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara sebelumnya resmi menetapkan Chyntia sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana bantuan bencana Gunung Ruang yang disebut merugikan negara hingga Rp22,7 miliar.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sulut, Zein Yusri Munggaran, menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang dianggap cukup.

“Kami telah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan untuk kepentingan penyidikan,” ujar Zein di Kantor Kejati Sulut, Rabu (6/5/2026).

Usai menjalani pemeriksaan, Chyntia keluar dari ruang penyidik mengenakan rompi tahanan merah muda dan langsung dibawa menuju Rutan Malendeng, Manado, untuk menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

Kasus dugaan korupsi dana bantuan bencana ini juga menyeret sejumlah nama pejabat lainnya, di antaranya mantan Penjabat Bupati Sitaro Joy Oroh, Sekretaris Daerah Denny Kondoj, serta Kepala BPBD Sitaro Joy Sagune.

Namun di tengah pusaran kasus tersebut, surat terbuka yang ditulis Chyntia dari balik jeruji justru menjadi perhatian publik. Dalam suratnya, ia mempertanyakan dasar audit yang dipakai penyidik dalam menetapkan kerugian negara.

“Benarkah keadilan masih berjalan sebagaimana mestinya?” tulis Chyntia membuka suratnya.

Ia mengaku terpukul dengan tuduhan yang diarahkan kepadanya. Menurutnya, angka kerugian negara sebesar Rp22,5 miliar telah menghancurkan nama baik, martabat, serta pengabdiannya sebagai kepala daerah dan seorang ibu.

Chyntia juga menyoroti penggunaan audit internal sebagai dasar penetapan kerugian negara dalam kasus tersebut. Ia mempertanyakan mengapa audit dari lembaga resmi seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak dijadikan rujukan utama.

“Bukankah selama ini masyarakat diajarkan bahwa penentuan kerugian negara seharusnya dilakukan oleh lembaga resmi yang diberi kewenangan oleh undang-undang seperti BPK?” tulisnya.

Dalam bagian lain suratnya, Chyntia mengaku kecewa terhadap sikap penyidik saat dirinya mencoba meminta penjelasan terkait proses hukum yang sedang berjalan.

“Saat saya bertanya kepada penyidik, saya berharap ada penjelasan yang menenangkan hati dan membuka terang atas semua tuduhan ini.

Tetapi yang saya terima hanyalah senyum sinis dan jawaban yang menggantung,” tulis Chyntia.

Ia juga menegaskan tidak ada dana bantuan yang mengalir ke rekening pribadinya. Menurutnya, seluruh bantuan disalurkan kepada masyarakat korban erupsi Gunung Ruang.

“Tidak ada satu sen pun uang bantuan yang masuk ke rekening saya. Semua bantuan disalurkan langsung kepada masyarakat korban Gunung Ruang,” ungkapnya.

Di akhir suratnya, Chyntia mengaku tetap percaya hukum harus ditegakkan, namun menurutnya penegakan hukum juga harus berdiri di atas prinsip keadilan, transparansi, dan dasar hukum yang jelas.

“Malam ini, dari balik dinginnya rutan, saya hanya berharap masih ada telinga yang mau mendengar, masih ada hati yang mau melihat persoalan ini dengan jernih, dan masih ada keberanian untuk menempatkan keadilan di atas segalanya,” demikian isi penutup surat tersebut yang ditulis pada 7 Mei 2026 di Manado.

 

  • Penulis: (**/ARP)
  • Editor: Christo Senduk

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Optimis Mampu Ciptakan 270.000 Lapangan Kerja Melalui Proyek Hilirisasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menyiapkan 18 proyek hilirisasi senilai Rp618 triliun. Proyek ini diharapkan dapat menciptakan 276.000 lapangan kerja berkualitas baru. Presiden menyampaikan keberadaan BP Danantara memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola aset negara. Dengan kecukupan yang dimiliki pemerintah tidak perlu meminta investasi dari luar negeri. “Kita punya kemampuan sekarang. Jadi […]

  • Polisi Sita 4 Boks Emas Batangan, Usut Dugaan TPPU Rp25,8 Triliun dari Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 583
    • 0Komentar

    SURABAYA, PRONews5.com – Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita empat boks kontainer berisi barang bukti, termasuk emas batangan, dalam penggeledahan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp25,8 triliun. Penyitaan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Tampomas Nomor 3, Surabaya, Kamis (19/2/2026). Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim […]

  • Asap Karhutla Gunung Klabat Mengancam Manado

    Asap Karhutla Gunung Klabat Mengancam Manado

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MINAHASA UTARA, PRONEWS5.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kaki Gunung Klabat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dilaporkan telah melahap sekitar 651 hektare lahan hingga 11 Oktober 2026. Kebakaran yang berlangsung sejak 19 September itu belum sepenuhnya terkendali setelah berjalan selama 23 hari, sementara sebaran asap mulai mengkhawatirkan karena berpotensi memengaruhi kualitas udara hingga […]

  • Gol Kilat Matías Galarza Bawa Paraguay Bungkam Turki 1-0

    Gol Kilat Matías Galarza Bawa Paraguay Bungkam Turki 1-0

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 212
    • 0Komentar

    CALIFORNIA, PRONews5.com– Timnas Paraguay menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan mengalahkan Turki 1-0 pada pertandingan Grup D Piala Dunia FIFA 2026 di Levi’s Stadium, California, Jumat waktu setempat. Kemenangan itu terasa semakin spesial karena Los Guaraníes harus bermain dengan 10 pemain sejak penghujung babak pertama akibat kartu merah Miguel Almirón. Paraguay langsung mengejutkan lawan saat pertandingan […]

  • Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Jadi Ruang Tumbuh Berdaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi rakyat sekaligus ruang tumbuh berdaya bagi masyarakat desa. Program ini dinilai strategis karena terintegrasi langsung dengan agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari swasembada pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Menteri Koordinator Bidang […]

  • Prabowo Subianto Minta Aparat Bergerak Cepat Usut Kasus Penyiraman Air Keras

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto, memerintahkan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Arahan tersebut disampaikan langsung kepada Kapolri agar proses penyelidikan berjalan secara profesional dan transparan. Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, menyatakan telah menerima instruksi langsung dari Presiden […]

expand_less