Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Polres NTT Amankan 7 WNA Asal China dan Uzbekistan di Pesisir Rote Selatan

Polres NTT Amankan 7 WNA Asal China dan Uzbekistan di Pesisir Rote Selatan

  • account_circle rafael
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 399
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NNT, PRONews5.com — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, Polda Nusa Tenggara Timur, mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) yang diduga merupakan imigran ilegal setelah kapal yang mereka tumpangi terdampar di pesisir Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (24/2/2026).

Ketujuh WNA tersebut terdiri atas empat warga negara China, yakni Hui Jie, Jiang Bo, Chen Yong, dan Dia Guozhong, serta tiga warga negara Uzbekistan, yakni Kasimov, Sultanmoradov, dan Shodiev. Mereka kini diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga Desa Inaoe yang mencurigai keberadaan orang asing di sekitar pesisir pantai.“Personel Polsek Rote Selatan segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Di lokasi, petugas menemukan tujuh WNA bersama satu unit kapal tanpa nama yang diduga digunakan untuk perjalanan laut,” ujar Mardiono, Rabu (25/2/2026).

Masuk Indonesia Melalui JakartaBerdasarkan hasil pemeriksaan sementara, empat WNA asal China diketahui masuk ke wilayah Indonesia melalui Jakarta. Dari ibu kota, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pada 11 Februari 2026, mereka diberangkatkan menggunakan kapal melalui perantara yang diduga warga negara Indonesia. Perjalanan laut tersebut berlangsung sekitar delapan hari dengan tujuan mencapai wilayah perbatasan Australia.“Mereka mengaku hendak menuju Australia untuk bekerja. Komunikasi dengan pihak pengurus dilakukan melalui media sosial,” kata Kapolres.

Namun, setibanya di perbatasan, rombongan tersebut diamankan oleh otoritas Australia dan diminta kembali ke wilayah Indonesia. Mereka kemudian dipulangkan menggunakan speed boat dengan bekal bahan bakar terbatas hingga akhirnya terdampar di perairan selatan Rote Ndao.

Bayar Ratusan Dolar ASDari hasil pendalaman sementara, tiga WNA asal Uzbekistan mengaku membayar biaya sebesar 400 dolar Amerika Serikat per orang kepada pengurus untuk diberangkatkan ke Australia. Sementara itu, kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya transaksi serupa yang dilakukan oleh WNA lainnya.

Polisi juga menelusuri peran perantara atau pengantar yang diduga terlibat dalam proses pemberangkatan tersebut dan saat ini dalam pencarian.“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat, termasuk pihak yang memfasilitasi keberangkatan mereka dari Indonesia,” ujar Mardiono.

Koordinasi dengan Imigrasi Penanganan kasus ini, lanjut Kapolres, dilakukan secara terpadu dengan berkoordinasi bersama instansi terkait, termasuk pihak imigrasi, guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, aparat kepolisian akan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah pesisir selatan Rote Ndao yang berbatasan langsung dengan perairan internasional.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah praktik penyelundupan manusia maupun perlintasan ilegal lintas negara.“Kami mengimbau masyarakat pesisir agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan orang asing atau kapal tanpa identitas jelas,” tegasnya.

Hingga kini, ketujuh WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mendalami motif, jalur perjalanan, serta kemungkinan keterlibatan jaringan internasional dalam upaya penyelundupan manusia tersebut.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur PT Global Emas Jaya Asri Mamonto Siapkan Santunan untuk Korban Drag Race Kotamobagu

    Direktur PT Global Emas Jaya Asri Mamonto Siapkan Santunan untuk Korban Drag Race Kotamobagu

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 392
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Direktur PT Global Emas Jaya, Asri Mamonto alias Ali Mamonto, menyampaikan belasungkawa atas tragedi kecelakaan maut dalam ajang drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026). Kecelakaan tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Para korban merupakan warga yang berada di sekitar […]

  • Noel Sebut “Anjing-Anjing Liar” Memburu Kader PDIP

    Noel Sebut “Anjing-Anjing Liar” Memburu Kader PDIP

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Pernyataan kontroversial kembali mengguncang ruang publik. Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, menuding adanya dugaan pemburuan terhadap kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan oleh aparat penegak hukum (APH), dengan menyebut mereka sebagai “anjing-anjing liar”. Pernyataan itu disampaikan Noel usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026), dan langsung memantik polemik […]

  • Prabowo: Dandim, Kapolres, Kapolsek Periksa MBG, Tapi Jangan Panggil-Panggil untuk Minta Setoran

    Prabowo: Dandim, Kapolres, Kapolsek Periksa MBG, Tapi Jangan Panggil-Panggil untuk Minta Setoran

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 249
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah serta aparat TNI dan Polri untuk memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia memberi peringatan keras agar proses pemeriksaan tidak berubah menjadi tindakan izin yang diizinkan atau ajang meminta setoran kepada pengelola program. Penegasan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima […]

  • Indonesia Buka Seleksi Film Oscar 2026, Pendaftaran Ditutup 31 Agustus

    Indonesia Buka Seleksi Film Oscar 2026, Pendaftaran Ditutup 31 Agustus

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle (**/ML)
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Komite Seleksi Oscar Indonesia resmi membuka pendaftaran film untuk mewakili Indonesia pada ajang Academy Awards ke-99 kategori International Feature Film Award. Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat resmi tertanggal 30 Juli 2026 yang ditujukan kepada para pembuat, produser, dan distributor film Indonesia. Dalam surat yang ditandatangani Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Oscar Indonesia 2026 […]

  • Peringati Hari Proklamasi Polisi, Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya

    Peringati Hari Proklamasi Polisi, Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 119
    • 0Komentar

    SURABAYA, PRONEWS5.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memimpin Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026). Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Polisi Istimewa Surabaya sekaligus menghidupkan kembali semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mendorong kemajuan bangsa. Hari Juang Polri diperingati setiap […]

  • Prediksi Piala Dunia 2026 Besok: Jerman, Jepang, Ekuador dan Swedia Diunggulkan, Belanda Jadi Tanda Tanya

    Prediksi Piala Dunia 2026 Besok: Jerman, Jepang, Ekuador dan Swedia Diunggulkan, Belanda Jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 301
    • 0Komentar

    SPORT NEWS — Matchday kedua fase grup Piala Dunia FIFA 2026 akan menyajikan sejumlah pertandingan penentu yang berpotensi mengubah peta persaingan menuju babak 32 besar. Empat laga dari Grup E dan Grup F dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/6/2026) WITA, dengan Jerman, Jepang, Ekuador, dan Swedia lebih dijagokan meraih kemenangan berdasarkan performa dan hasil pertandingan sebelumnya. […]

Beranda » Headline » Polres NTT Amankan 7 WNA Asal China dan Uzbekistan di Pesisir Rote Selatan

Polres NTT Amankan 7 WNA Asal China dan Uzbekistan di Pesisir Rote Selatan

  • account_circle rafael
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 397
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NNT, PRONews5.com — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, Polda Nusa Tenggara Timur, mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) yang diduga merupakan imigran ilegal setelah kapal yang mereka tumpangi terdampar di pesisir Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (24/2/2026).

Ketujuh WNA tersebut terdiri atas empat warga negara China, yakni Hui Jie, Jiang Bo, Chen Yong, dan Dia Guozhong, serta tiga warga negara Uzbekistan, yakni Kasimov, Sultanmoradov, dan Shodiev. Mereka kini diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga Desa Inaoe yang mencurigai keberadaan orang asing di sekitar pesisir pantai.“Personel Polsek Rote Selatan segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Di lokasi, petugas menemukan tujuh WNA bersama satu unit kapal tanpa nama yang diduga digunakan untuk perjalanan laut,” ujar Mardiono, Rabu (25/2/2026).

Masuk Indonesia Melalui JakartaBerdasarkan hasil pemeriksaan sementara, empat WNA asal China diketahui masuk ke wilayah Indonesia melalui Jakarta. Dari ibu kota, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pada 11 Februari 2026, mereka diberangkatkan menggunakan kapal melalui perantara yang diduga warga negara Indonesia. Perjalanan laut tersebut berlangsung sekitar delapan hari dengan tujuan mencapai wilayah perbatasan Australia.“Mereka mengaku hendak menuju Australia untuk bekerja. Komunikasi dengan pihak pengurus dilakukan melalui media sosial,” kata Kapolres.

Namun, setibanya di perbatasan, rombongan tersebut diamankan oleh otoritas Australia dan diminta kembali ke wilayah Indonesia. Mereka kemudian dipulangkan menggunakan speed boat dengan bekal bahan bakar terbatas hingga akhirnya terdampar di perairan selatan Rote Ndao.

Bayar Ratusan Dolar ASDari hasil pendalaman sementara, tiga WNA asal Uzbekistan mengaku membayar biaya sebesar 400 dolar Amerika Serikat per orang kepada pengurus untuk diberangkatkan ke Australia. Sementara itu, kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya transaksi serupa yang dilakukan oleh WNA lainnya.

Polisi juga menelusuri peran perantara atau pengantar yang diduga terlibat dalam proses pemberangkatan tersebut dan saat ini dalam pencarian.“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat, termasuk pihak yang memfasilitasi keberangkatan mereka dari Indonesia,” ujar Mardiono.

Koordinasi dengan Imigrasi Penanganan kasus ini, lanjut Kapolres, dilakukan secara terpadu dengan berkoordinasi bersama instansi terkait, termasuk pihak imigrasi, guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, aparat kepolisian akan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah pesisir selatan Rote Ndao yang berbatasan langsung dengan perairan internasional.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah praktik penyelundupan manusia maupun perlintasan ilegal lintas negara.“Kami mengimbau masyarakat pesisir agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan orang asing atau kapal tanpa identitas jelas,” tegasnya.

Hingga kini, ketujuh WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mendalami motif, jalur perjalanan, serta kemungkinan keterlibatan jaringan internasional dalam upaya penyelundupan manusia tersebut.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Magang Nasional Bantu Kurangi Pengangguran di Kalangan Usia Produktif

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan penyiapan tenaga kerja muda melalui Program Magang Nasional yang terbukti mampu meningkatkan kompetensi lulusan baru serta membuka jalan masuk ke dunia kerja. Sejumlah pihak menilai program ini menjadi instrumen strategis untuk menekan angka pengangguran usia produktif yang masih didominasi oleh fresh graduate. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi […]

  • Wapres Gibran Turun Langsung ke Minahasa, Cek MBG dan Tinjau Gereja Terdampak Gempa

    Wapres Gibran Turun Langsung ke Minahasa, Cek MBG dan Tinjau Gereja Terdampak Gempa

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle [**/VIC]
    • visibility 415
    • 0Komentar

    MINAHASA — Wakil Presiden RI, , turun langsung ke Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (7/4/2026), untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif serta meninjau kondisi gereja yang terdampak bencana gempa. Kunjungan kerja yang dipusatkan di Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu ini didampingi oleh Bupati Minahasa , Wakil Bupati , serta Sekretaris Daerah , […]

  • Polda NTB Buru Sosok Boy Pemberi Suap Rp1,8 Miliar

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 388
    • 0Komentar

    NTB, PRONews5.com — Polda Nusa Tenggara Barat masih melakukan penelusuran intensif terhadap identitas asli terduga bandar narkoba berinisial B alias Boy yang diduga terlibat dalam aliran dana suap kepada oknum anggota Polri. Sosok tersebut disebut sebagai pemberi dana sebesar Rp1,8 miliar dalam perkara dugaan suap terkait jaringan peredaran narkotika. Kapolda NTB, Edy Murbowo, menegaskan bahwa […]

  • Kopdes Merah Putih Hadirkan Ruang Kerja untuk Gen Z

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Pemerintah terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai motor ekonomi kerakyatan sekaligus membuka ruang kerja baru bagi generasi muda. Program ini kini diarahkan tidak hanya sebagai pusat layanan ekonomi desa, tetapi juga sebagai tempat kerja, ruang inovasi, dan wadah pengembangan usaha bagi generasi Z dan milenial. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan […]

  • Berantas Judi Online, Pemerintah Blokir Ribuan Rekening Secara Masif

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus mengintensifkan pemberantasan praktik judi daring yang dinilai merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Upaya ini dilakukan melalui sinergi lintas lembaga, baik dalam pengawasan ruang digital maupun penegakan hukum terhadap pelaku dan aliran dananya. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar, mengungkapkan bahwa potensi kerugian akibat judi […]

  • Kobis Bongkar Dugaan Oknum APH Main Proyek di Tomohon, Siap Lapor KPK

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dalam proyek-proyek pemerintah di Kota Tomohon mulai mencuat. Pemerhati anti korupsi Tomohon, Danny Tular yang akrab disapa Kobis, mengaku telah mengantongi sejumlah nama aparat yang diduga ikut bermain dalam proyek daerah dan siap melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan tersebut disampaikan Kobis saat diwawancarai […]

expand_less