SMSI Sulut Ajak Insan Pers Rawat Kemerdekaan dan Demokrasi
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026
- visibility 114
- comment 0 komentar
- print Cetak

SMSI Sulut melalui Ketua Drs. Voucke Lontaan menyampaikan Dirgahayu ke-81 RI dan mengajak insan pers memperkuat persatuan demokrasi serta profesionalisme jurnalistik.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati pada Senin, 17 Agustus 2026, sekaligus mengajak insan pers memperkuat persatuan, menjaga demokrasi, dan meningkatkan kontribusi melalui pemberitaan yang profesional serta bertanggung jawab.
Ucapan tersebut disampaikan Ketua SMSI Sulut Drs. Voucke Lontaan dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya menjadi peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.
“Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Voucke Lontaan.
Ia menilai insan pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Media siber dituntut tidak sekadar cepat menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan setiap berita memiliki dasar yang jelas, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, Voucke mengajak seluruh perusahaan pers dan wartawan untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kemajuan teknologi informasi harus diimbangi dengan kualitas kerja jurnalistik agar media tetap menjadi sumber informasi yang dipercaya masyarakat.
“Pers memiliki tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, mari kita terus hadir dengan pemberitaan yang berkualitas, berimbang dan mencerdaskan masyarakat,” katanya.
Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata
Bagi SMSI Sulut, peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi momentum untuk memperkuat peran perusahaan pers dalam membangun ekosistem media siber yang sehat dan profesional.
Kehadiran media di ruang digital diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi turut mendorong masyarakat mendapatkan informasi yang benar sekaligus ikut menjaga kualitas demokrasi.
Semangat tersebut sejalan dengan makna “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” yang menjadi bagian dari cita-cita kemerdekaan.
Berdaulat mencerminkan tekad Indonesia untuk berdiri kokoh sebagai bangsa yang mandiri dan mampu menentukan masa depannya sendiri.
Adil menegaskan pentingnya pemerataan keadilan sosial bagi seluruh rakyat tanpa terkecuali.
Sementara makmur menggambarkan cita-cita terwujudnya kesejahteraan yang merata bagi masyarakat di seluruh pelosok Nusantara.
Voucke berharap semangat kemerdekaan ke-81 dapat menjadi energi bersama bagi seluruh elemen bangsa, termasuk insan pers di Sulawesi Utara, untuk terus berkarya, menjaga persatuan, mengawal demokrasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Dirgahayu ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” pungkasnya.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar