Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bernilai Krusial, RUU Daerah Kepulauan Sangat Dibutuhkan Masyarakat Sulawesi Utara

Bernilai Krusial, RUU Daerah Kepulauan Sangat Dibutuhkan Masyarakat Sulawesi Utara

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM – Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan sangat dibutuhkan khususnya bagi masyarakat di daerah kepulauan, seperti Sulawesi Utara. Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Daerah Kepulauan DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka, menegaskan regulasi itu bernilai krusial karena akan menjadi payung hukum kewenangan konkret bagi daerah dalam mengelola wilayah kepulauannya.

Perlu diketahui, selama ini daerah kepulauan seperti Sulawesi Utara kerap menghadapi hambatan pembangunan akibat belum jelasnya batas kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik dari sisi kewenangan, anggaran, maupun koordinasi. Kondisi tersebut membuat kehadiran RUU Daerah Kepulauan menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat pembangunan dan perlindungan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Kita ingin mendengarkan permasalahan-permasalahan ataupun kebutuhan yang seharusnya dibutuhkan oleh daerah, saya tahu di Sulawesi Utara. Kendala-kendala seperti apa yang seharusnya bisa disampaikan ke kita,” ujar Martin kepada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik Pansus RUU Daerah Kepulauan ke Manado, Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026).

Secara tegas, lanjutnya, Pansus RUU Daerah Kepulauan mencatat setidaknya tujuh poin urgensi yang perlu didengar langsung dari daerah sebagai bahan pembahasan undang-undang. Beberapa di antaranya adalah kewenangan konkret yang benar-benar dibutuhkan daerah, hambatan pembangunan selama ini, batas kewenangan pusat dan daerah, hingga penempatan pulau terluar sebagai bagian dari pertahanan non-militer dan kehadiran negara.

Tidak hanya itu saja, Legislator Fraksi Partai Gerindra ini menilai penyusunan RUU Daerah Kepulauan tidak cukup hanya mengatur kewenangan secara umum. Batas yang jelas antara kewenangan pemerintah pusat dan daerah juga perlu dirumuskan secara menyeluruh agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya di lapangan.

Tidak henti, ia menyinggung pentingnya sinkronisasi antara pembangunan daerah tertinggal dengan kebijakan pengelolaan perbatasan negara, termasuk penempatan pembangunan pulau terluar sebagai bagian integral dari pertahanan non-militer. Baginya, seluruh aspek tersebut perlu ditangani secara bersamaan sehingga daerah kepulauan dapat berkembang optimal sekaligus memperkuat kehadiran negara. “Jangan sampai kita saling mengambil kewenangan. Kita punya kewenangan tentunya prioritasnya di daerah kita, tapi kita tidak bisa membuat karena di atas itu kewenangan pusat,” tutur Martin.

Maka dari itu, Politisi Dapil Sulawesi Utara ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan RUU Daerah Kepulauan dapat segera direalisasikan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat isu ini juga telah menjadi perhatian khusus Presiden dalam rapat pada 14 Agustus lalu.

Pansus RUU Daerah Kepulauan, pungkasnya, akan terus mendengarkan aspirasi daerah dan berkomitmen mengawal penyusunan undang-undang ini agar dapat segera terealisasi sesuai kebutuhan nyata masyarakat di daerah kepulauan, khususnya Sulawesi Utara.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Catatkan Sejarah Baru Kepemilikan Properti di Mekkah Menjelang Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 491
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Indonesia mencetak sejarah sebagai negara pertama yang memperoleh izin kepemilikan properti di Mekkah dan Madinah untuk memperkuat pelayanan haji dan umrah. Pencapaian tersebut terwujud melalui proyek Kampung Haji Indonesia yang dikelola BPI Danantara atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Pengelolaan itu ditandai dengan akuisisi Hotel Novotel Thakher dan lahan sekitar […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Kotamobagu Tinjau Lahan Penanaman Bawang di Passi Timur

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Kotamobagu Tinjau Lahan Penanaman Bawang di Passi Timur

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 203
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Polres Kotamobagu mulai mengimplementasikan program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui program Swasembada Bawang. Sebagai bagian dari program tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Ir. Abdul Latif, meninjau langsung lahan yang dipersiapkan untuk penanaman bawang di Kecamatan Passi Timur, Sabtu […]

  • Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah, Pemerintah Terbitkan SKB RBI

    Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah, Pemerintah Terbitkan SKB RBI

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 258
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada perempuan dan anak-anak. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Ruang Bersama Indonesia (RBI) untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penandatanganan ini sekaligus menjadi implementasi visi-misi pemerintah sesuai Asta Cita ke-4, yakni memperkuat pembangunan […]

  • JAM Intel Kejagung Dorong Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Jadi Mata Informasi dari Desa

    JAM Intel Kejagung Dorong Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Jadi Mata Informasi dari Desa

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BINTAN, PRONEWS5.COM – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani mengapresiasi pembentukan Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan mendorongnya menjadi sumber informasi mengenai berbagai persoalan serta perkembangan pembangunan di tingkat desa. Pernyataan itu disampaikan Reda saat menghadiri pelantikan Pokja Newsroom Jaga […]

  • SMSI Sulut Matangkan Pelantikan, Bentuk Panitia dan Perkuat Konsolidasi Organisasi

    SMSI Sulut Matangkan Pelantikan, Bentuk Panitia dan Perkuat Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 302
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara mulai mematangkan berbagai agenda strategis organisasi menjelang pelantikan kepengurusan periode 2026–2030. Langkah itu ditandai dengan rapat pengurus yang digelar di Sekretariat SMSI Sulut, Jalan Pierre Tendean, Lingkungan V, Kelurahan Sario Tumpaan, Kecamatan Sario, Kota Manado, Selasa (2/6/2026). Rapat yang dipimpin Ketua SMSI Sulut, […]

  • Kontras Penanganan Ikan Sapu-Sapu: DKI Bergerak, Minahasa Masih Menunggu

    Kontras Penanganan Ikan Sapu-Sapu: DKI Bergerak, Minahasa Masih Menunggu

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MINAHASA|PRONEWS5.COM — Penanganan ledakan ikan sapu-sapu di Danau Tondano memperlihatkan perbedaan mencolok. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama masyarakat turun langsung ke lapangan, sementara Pemerintah Kabupaten Minahasa dinilai belum menunjukkan langkah nyata selain rapat koordinasi. Fenomena ini terjadi pada April 2026, saat populasi ikan sapu-sapu di Danau Tondano meningkat tajam. Nelayan mengaku hasil tangkapan mereka terus […]

expand_less