Kajati Sulut Lantik Ketua ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Manado
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
- visibility 60
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kajati Sulut Dr. Feri Tas bersama para ketua organisasi yang dilantik dalam kegiatan pelantikan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS Kota Manado, Selasa (13/10/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., melantik para ketua dan pengurus organisasi ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, serta ASLINMAS Kota Manado, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di Pulau Bunaken, Pulau Siladen, dan Pulau Manado Tua.
Dalam pelantikan tersebut, Royke Anter, S.E., M.E., dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kota Manado.
Sementara itu, Dr. Shirley Goni, S.Sos., M.Si., dipercaya memimpin Srikandi Jaga Desa, sedangkan Drs. Novly Welly Siwi, M.Si., dilantik sebagai Ketua DPC Asosiasi Linmas (ASLINMAS) Kota Manado.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Manado dan Wakapolres Kota Manado.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan kepolisian menandai keterlibatan lintas lembaga dalam agenda penguatan organisasi kemasyarakatan di Kota Manado.
Usai prosesi pelantikan, Plt. Kajati Sulut bersama jajaran organisasi melanjutkan kegiatan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Pulau Bunaken, Pulau Siladen, dan Pulau Manado Tua.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari aksi sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah kepulauan.
Kegiatan ini sekaligus memperluas bentuk keterlibatan kelembagaan dari agenda formal menuju kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Sinergi antara Kejati Sulut dan organisasi yang dilantik diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Namun, rincian mengenai volume bantuan air bersih, jumlah penerima manfaat, serta mekanisme distribusi belum tercantum dalam informasi yang tersedia.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kejati Sulut menunjukkan keterlibatan dalam penguatan kemitraan kelembagaan dan kegiatan sosial masyarakat.
Keberlanjutan kolaborasi diharapkan dapat diwujudkan melalui program yang terencana dan berkesinambungan, terutama untuk menjawab kebutuhan warga di wilayah kepulauan.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar