Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Amankan Tarkam di Kotamobagu, Anggota Brimob Polda Sulut Tertembak Senapan Angin di Perut

Amankan Tarkam di Kotamobagu, Anggota Brimob Polda Sulut Tertembak Senapan Angin di Perut

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Upaya aparat mengendalikan bentrokan warga di kawasan perbatasan Upai–Poopo kembali diwarnai insiden serius. Seorang personel Brimob Polda Sulut, Bripka Muhamad Ali, dilaporkan terkena tembakan senapan angin ketika menjalankan tugas pengamanan di tengah konflik antarkelompok warga.

Peristiwa tersebut terjadi saat aparat gabungan berusaha memisahkan massa yang terlibat bentrokan di kawasan perbatasan Upai–Sia, Kota Kotamobagu, Minggu (27/9/2026) malam hingga dini hari. Dalam situasi yang masih tegang, personel keamanan menghadapi serangan menggunakan berbagai benda, termasuk batu dan senapan angin.

Bripka Muhamad Ali kemudian menjadi salah satu korban dalam rangkaian kericuhan tersebut. Informasi yang dihimpun menyebut proyektil senapan angin mengenai bagian perutnya sehingga korban harus mendapatkan penanganan medis.

Setelah kejadian, korban dievakuasi dari lokasi pengamanan dan kemudian mendapat perawatan lebih lanjut di RS Bhayangkara Manado. Kondisi korban masih menjadi perhatian jajaran Brimob Polda Sulut.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi bentrokan antara warga Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, dan warga Desa Poopo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow. Sebelumnya, bentrokan juga dilaporkan menyebabkan sejumlah warga dan personel aparat mengalami luka serta beberapa kendaraan mengalami kerusakan.

Di sisi lain, Polres Kotamobagu telah mengambil langkah hukum dengan mengamankan dua warga Upai berinisial MR dan AH. Keduanya diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan kekerasan secara bersama-sama di muka umum dan penganiayaan.

Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Karena itu, keterlibatan MR dan AH dalam penembakan terhadap Bripka Muhamad Ali belum dapat disimpulkan dan masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Polres Kotamobagu sebelumnya juga meningkatkan pengamanan dengan menempatkan personel bersama Brimob di wilayah yang dinilai rawan untuk mencegah bentrokan kembali pecah.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik bersama Dandim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf. Manashe Lomo turun langsung memantau pengamanan di wilayah perbatasan Upai–Sia ketika situasi kembali memanas.

Kehadiran pimpinan TNI-Polri di lokasi dilakukan untuk memastikan massa dapat dikendalikan sekaligus mencegah konflik meluas ke wilayah lain. Aparat juga melakukan penyekatan dan meningkatkan kesiapsiagaan di kawasan yang menjadi titik rawan.

Rangkaian bentrokan tersebut diketahui bukan kejadian pertama. Ketegangan antara kelompok warga Upai dan Poopo sebelumnya telah terjadi dan kemudian kembali meningkat setelah muncul gesekan antarpemuda.

Situasi yang awalnya bersumber dari perselisihan antarkelompok kemudian berkembang menjadi bentrokan terbuka. Dalam perkembangannya, penggunaan batu, senjata tajam, panah wayer hingga senapan angin membuat situasi semakin berbahaya bagi warga maupun aparat yang berupaya menghentikan pertikaian.

Penembakan terhadap personel Brimob kini menjadi bagian penting yang perlu diungkap secara hukum. Aparat perlu memastikan dari mana tembakan berasal, siapa yang menggunakan senapan angin, serta apakah tindakan tersebut dilakukan secara sengaja terhadap personel yang sedang menjalankan tugas.

Sementara itu, dua warga yang telah diamankan masih berstatus terduga pelaku. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman sehingga belum dapat menyimpulkan peran keduanya dalam seluruh rangkaian kejadian.

Hingga Senin (28/9/2026), pengamanan di kawasan Upai–Poopo terus diperkuat untuk mencegah bentrokan susulan.

Masyarakat juga diimbau tidak mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat berwenang.

Penanganan perkara tersebut kini tidak hanya menyangkut konflik antarwarga, tetapi juga dugaan penyerangan terhadap personel negara yang sedang menjalankan tugas pengamanan.

Polisi masih bekerja mengurai rangkaian peristiwa untuk memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

  • Penulis: (**/NOX)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran MBG di Bulan Puasa 2026 Disesuaikan Agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Jakarta – Selama bulan suci Ramadan, mekanisme penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami sejumlah penyesuaian guna memastikan manfaatnya tetap tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Adaptasi ini dilakukan tanpa mengurangi tujuan utama program, yakni meningkatkan asupan gizi kelompok penerima manfaat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala […]

  • Pemerintah Siapkan Mitigasi Energi Jelang Lebaran, Warga Diminta Tidak Boros

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memastikan kesiapan sektor energi nasional menjelang perayaan Idulfitri dengan menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman tanpa gangguan pasokan energi. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle rafael
    • visibility 897
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Polda Metro Ringkus Pelaku Kasus Tewasnya Pensiunan JICT

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jakarta, PRONews5.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berhasil menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam kasus perampokan disertai kekerasan yang menewaskan pensiunan pegawai Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65). Kasus yang sempat menghebohkan warga tersebut terjadi di kediaman korban di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi. Penangkapan pelaku dilakukan oleh tim Subdirektorat Kejahatan […]

  • Polsek Lolayan Ringkus Pria Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak Kandung

    Polsek Lolayan Ringkus Pria Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak Kandung

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 407
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM – Jajaran Polsek Lolayan bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial MYD alias Yaya (40) yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak kandungnya sendiri. Terduga pelaku diamankan langsung oleh personel Polsek Lolayan di bawah pimpinan Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd., pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA di Desa […]

  • 63 Blok Tambang Rakyat Disahkan, Era PETI di Sulut Bersiap Berakhir

    63 Blok Tambang Rakyat Disahkan, Era PETI di Sulut Bersiap Berakhir

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 306
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) komoditas emas di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kebijakan ini menjadi langkah besar dalam menata aktivitas pertambangan rakyat dengan memberikan kepastian hukum kepada ribuan penambang sekaligus membuka jalan menuju penghapusan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin […]

expand_less