Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pansus RUU Daerah Kepulauan Soroti Ketimpangan Formula Transfer ke Daerah Kepulauan

Pansus RUU Daerah Kepulauan Soroti Ketimpangan Formula Transfer ke Daerah Kepulauan

  • account_circle (**/IND)
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 731
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Perhitungan transfer ke daerah dinilai belum sepenuhnya mencerminkan karakter geografis wilayah kepulauan. Formula yang masih bertumpu pada variabel daratan dan jumlah penduduk dianggap kurang proporsional bagi daerah yang sebagian besar wilayahnya berupa laut dan memiliki banyak pulau.

Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, mengatakan kondisi tersebut terlihat dalam perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU). Meskipun variabel laut telah masuk dalam formula, porsinya dinilai belum cukup menggambarkan kebutuhan daerah kepulauan.

“Selama ini perhitungan DAU itu berdasarkan luas daratan dan jumlah penduduk. Memang ada variabel laut, tetapi belum signifikan. Padahal, hampir semua daerah kepulauan itu lautnya di atas 90 persen,” ujar Mercy dalam RDP Pansus RUU Daerah Kepulauan dengan Dirjen Perimbangan Keuangan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, penggunaan pendekatan yang sama antara daerah daratan dan kepulauan berpotensi menghasilkan perhitungan kebutuhan fiskal yang tidak sebanding dengan tantangan pembangunan. Wilayah kepulauan membutuhkan biaya lebih besar untuk menyediakan infrastruktur dan pelayanan publik karena harus menjangkau pulau-pulau yang tersebar. “Tidak rasional menimpakan formula darat ke daerah-daerah yang berbasis kepulauan,” tegas politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Mercy menilai perubahan dalam Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) belum memberikan perubahan yang cukup berarti bagi daerah kepulauan. Di sisi lain, banyak daerah kepulauan memiliki kapasitas fiskal terbatas dan masih bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Keterbatasan tersebut semakin terasa karena sumber pendapatan asli daerah (PAD) di kawasan kepulauan juga tidak mudah dikembangkan. Sejumlah potensi retribusi seperti pelelangan ikan, penyeberangan, pariwisata, hingga jasa kepelabuhanan belum selalu mampu menjadi sumber penerimaan yang memadai, sementara kebutuhan pembiayaan pembangunan relatif tinggi.

Persoalan geografis juga berpengaruh terhadap kewenangan pengelolaan ruang laut. Mercy mencontohkan kewenangan pemerintah provinsi atas laut hingga 12 mil, sedangkan wilayah di luar itu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu ikut diperhitungkan dalam merancang kebijakan fiskal yang lebih sesuai dengan karakter daerah kepulauan.

Karena itu, pembahasan RUU Daerah Kepulauan diharapkan tidak sekadar mempertahankan formula yang berlaku, tetapi mampu menghadirkan pendekatan baru yang memperhitungkan luas laut, sebaran pulau, serta konsekuensi biaya pelayanan publik di wilayah kepulauan. “Kita harus mendekonstruksi kebijakan yang ada sekarang,” pungkas legislator dari dapil Maluku itu. (sumber: Parlementaria)

  • Penulis: (**/IND)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat Presiden Sempat Oleng Saat Mendarat di Palembang

    Pesawat Presiden Sempat Oleng Saat Mendarat di Palembang

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 137
    • 0Komentar

    PALEMBANG, PRONEWS5.COM — Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo Subianto sempat terlihat bergerak tidak stabil ketika mendekati landasan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Momen tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial dan memicu perhatian warganet. Dari rekaman yang beredar, badan pesawat […]

  • Rakornas Nasional, Minahasa Siap Gaspol Kawal Program Presiden

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 496
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, mewakili Bupati Minahasa, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah guna mendukung Program Prioritas Presiden dan Asta Cita, yang digelar di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (15/1/2025). Rakornas nasional ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum […]

  • Polda Sulut Ungkap Tiga Kasus Narkoba dan Psikotropika, Empat Tersangka Diamankan

    Polda Sulut Ungkap Tiga Kasus Narkoba dan Psikotropika, Empat Tersangka Diamankan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) berhasil mengungkap tiga kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan psikotropika di bulan Agustus 2026. Hasil pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers bertempat di Lobi Gedung Ditresnarkoba Polda Sulut, Senin (31/8/2026) pagi, yang dihadiri oleh Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Direktur […]

  • Melawan Aparat Pakai Sajam, Tiga Pemuda di Dendengan Dalam Akhirnya Tumbang

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 362
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Manado menangkap tiga pria terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang anggota Polri dan seorang warga sipil di Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado. Ketiganya diamankan tak lama setelah kejadian pada Minggu (22/2/2026) dini hari.Ketiga pelaku masing-masing berinisial YD (23), GR (23), dan FD (25). Mereka ditangkap […]

  • Trans Sulawesi Lumpuh Total di Hari Minggu, Proyek BPJN Sulut Picu Kemacetan 5 Kilometer dan Seret Ambulans ke Tengah Antrean

    Trans Sulawesi Lumpuh Total di Hari Minggu, Proyek BPJN Sulut Picu Kemacetan 5 Kilometer dan Seret Ambulans ke Tengah Antrean

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 341
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONews5.com – Ruas Jalan Trans Sulawesi Kaiya-Kotamobagu lumpuh total pada Minggu (14/6/2026) akibat pekerjaan Jembatan Muntoi di Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow. Tidak adanya jalur alternatif maupun sistem buka-tutup lalu lintas membuat ratusan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang mencapai sekitar lima kilometer dari dua arah. Kemacetan terjadi saat pekerjaan jembatan […]

  • Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Langie Turun Tangan, Situasi Agotey Aman dan Terkendali

    Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Langie Turun Tangan, Situasi Agotey Aman dan Terkendali

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 449
    • 0Komentar

    MINAHASA | PRONEWS5.COM — Kapolda Sulawesi Utara, Roycke Harry Langie, turun langsung memimpin klarifikasi lapangan terkait aktivitas pembukaan lahan di Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, Jumat (24/6/2026). Dari hasil peninjauan tersebut, situasi di lokasi dipastikan aman dan terkendali. Kegiatan ini melibatkan tim gabungan lintas instansi, antara lain TNI, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi Sulut, […]

expand_less