Usai Sukhoi Su-30 MK2 Kini Cassa TNI AL Tergelincir di Hasanuddin
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- visibility 124
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pesawat Cassa NC 212-200 Aviocar TNI AL dengan nomor ekor U-6215 mengalami tergelincir saat mendarat di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat kemudian dievakuasi menuju Apron Lanud Hasanuddin setelah ban utama sebelah kanan mengalami pecah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAROS, PRONEWS5.COM — Pesawat Cassa NC 212-200 Aviocar milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan nomor ekor U-6215 tergelincir keluar jalur sejauh sekitar 26,2 meter saat melakukan pendaratan di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 11.21 WITA.
Pesawat dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal itu mengalami kendala teknis sesaat setelah menyentuh landasan.
Ban utama sebelah kanan atau right hand main tyre pecah ketika pesawat menjalani proses landing roll.
Kepala Dinas Penerangan Puspenerbal Letkol Laut Eko Hadi Setyawan memastikan insiden tersebut disebabkan persoalan teknis. Tidak ada korban dalam kejadian itu.
“Seluruh kru selamat dan tidak mengalami cedera,” demikian keterangan Puspenerbal terkait kondisi awak pesawat.
Pesawat tersebut membawa tiga kru yang langsung melakukan prosedur darurat dengan mematikan mesin atau emergency cut engine setelah mengetahui adanya gangguan pada saat pendaratan.
Tindakan tersebut membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Setelah mengalami masalah pada roda utama kanan, pesawat keluar dari jalur pendaratan hingga sekitar 26,2 meter dari posisi runway. Petugas kemudian bergerak melakukan penanganan di lokasi.
Untuk mempercepat proses evakuasi, ban pesawat diganti di lokasi oleh petugas bandara bersama tim gabungan.
Setelah dapat dipindahkan, pesawat kemudian ditarik menggunakan kendaraan derek khusus menuju Apron Lanud Hasanuddin.
Meski insiden terjadi di salah satu runway Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, operasional penerbangan sipil tetap berjalan.
Pihak bandara mengalihkan sementara aktivitas lepas landas dan pendaratan ke Runway 13-31, sehingga pelayanan penerbangan komersial tidak terganggu secara signifikan.
Pesawat U-6215 sendiri sedang menjalankan misi dukungan latihan operasi dengan rute penerbangan Malang–Hasanuddin–Pattimura ketika insiden terjadi.
Insiden Cassa TNI AL ini terjadi hanya sehari setelah pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) juga mengalami insiden di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (24/8/2026).
Dua kejadian yang berlangsung berurutan tersebut sama-sama melibatkan pesawat militer, namun penyebab yang disampaikan untuk masing-masing peristiwa berbeda.
Pada insiden Cassa TNI AL, Puspenerbal menyatakan gangguan berasal dari pecahnya ban utama sebelah kanan saat proses pendaratan.
Rangkaian kejadian ini membuat aspek keselamatan operasi penerbangan militer di bandara sipil menjadi perhatian penting, terutama dalam memastikan kesiapan pesawat, kondisi komponen roda dan pengereman, serta prosedur penanganan keadaan darurat di landasan.
Namun demikian, berdasarkan keterangan resmi Puspenerbal, insiden pesawat Cassa U-6215 tidak menimbulkan korban jiwa maupun cedera.
Pesawat juga telah berhasil dievakuasi dari area runway sehingga aktivitas penerbangan dapat kembali berlangsung secara normal.
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar