Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Rumah Bos IT Center Digeledah, Kejati Sulut Sita Uang Rp18 Miliar dan Emas dalam Kasus Tambang HWR

Rumah Bos IT Center Digeledah, Kejati Sulut Sita Uang Rp18 Miliar dan Emas dalam Kasus Tambang HWR

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 474
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan tambang emas PT Hakian Wellem Rumansi (HWR) di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, memasuki babak baru.

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menggeledah rumah mewah milik pengusaha sekaligus Bos IT Center Manado, Jemmy Asiku, di Kompleks Bahu Mall, Kota Manado, Kamis (23/7/2026) malam.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan uang tunai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp18 miliar dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu, serta emas batangan seberat sekitar 98 gram.

Tim Penyidik Kejati Sulut memasang garis penyitaan usai menggeledah rumah Bos IT Center Manado Jemmy Asiku dalam pengembangan kasus dugaan korupsi tambang emas PT HWR di Ratatotok. 

Seluruh barang bukti langsung diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan dugaan korupsi pengelolaan tambang emas PT HWR.

Penggeledahan dilakukan sebagai pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi tata kelola pertambangan emas PT HWR yang beroperasi di Kecamatan Ratatotok.

Kasus ini diduga melibatkan penyimpangan dalam pengelolaan aktivitas pertambangan selama periode 2020 hingga 2025.

Selama proses penggeledahan berlangsung, tim penyidik memasang garis penyitaan di area rumah yang digeledah.

Mobil tahanan Kejati Sulut juga tampak disiagakan di depan lokasi sebagai bagian dari pengamanan proses penyitaan barang bukti.

Penyidik Kejati Sulut menunjukkan barang bukti uang tunai yang disita dalam pengembangan kasus dugaan korupsi tambang emas PT HWR di Ratatotok.

Langkah penyidik ini dilakukan hanya sehari setelah Kejati Sulut mengumumkan penyelamatan uang negara sebesar Rp15,04 miliar yang berasal dari pengembalian hasil penjualan emas PT HWR kepada PT Antam selama periode 2021–2023.

Dana tersebut telah dititipkan ke rekening penampungan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian keuangan negara.

Kepala Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy sebelumnya menegaskan bahwa penyidikan yang saat ini berjalan baru menyentuh sebagian wilayah konsesi tambang seluas sekitar 32 hektare dari total sekitar 100 hektare.

Karena itu, potensi kerugian negara diperkirakan masih dapat bertambah seiring berkembangnya proses penyidikan.

Selain dugaan kerugian keuangan negara, penyidik juga mendalami dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang diduga tidak dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, perkara ini tidak hanya menyangkut aktivitas pertambangan, tetapi juga dugaan penyimpangan administrasi perizinan hingga aliran dana hasil penjualan emas.

Penyidik menduga terdapat penerbitan atau penggunaan dokumen kelayakan tambang yang tidak memenuhi prosedur, eksploitasi lahan yang melampaui ketentuan izin, serta dugaan pengalihan hasil penjualan emas kepada pihak-pihak tertentu yang kini masih ditelusuri melalui proses asset tracing.

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan yang tidak disertai kewajiban reklamasi sebagaimana diatur dalam regulasi pertambangan.

Dalam perkara ini, Kejati Sulut telah menetapkan sejumlah tersangka, yakni mantan Kepala Dinas ESDM Sulawesi Utara berinisial BAT alias Tinungki, BDG selaku Direktur PT HWR, serta HJ, Manajer Produksi PT HWR berkewarganegaraan China yang saat ini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti lain berupa enam unit alat berat excavator, emas batangan, dokumen perusahaan, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

Hingga saat ini, puluhan saksi bersama sejumlah ahli telah dimintai keterangan untuk mengungkap keseluruhan konstruksi perkara.

Kejati Sulut memastikan proses penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup.

Penggeledahan rumah Jemmy Asiku dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menelusuri dugaan aliran dana hasil tindak pidana korupsi serta memperkuat pembuktian terhadap perkara dugaan korupsi pengelolaan tambang emas PT HWR yang diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harry Kane Menggila! Inggris Bangkit Singkirkan RD Kongo

    Harry Kane Menggila! Inggris Bangkit Singkirkan RD Kongo

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 232
    • 0Komentar

    GEORGIA, AS, PRONEWS5.COM – Tim Nasional Inggris memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah membalikkan keadaan dan menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Georgia, Amerika Serikat. Kemenangan dramatis itu ditentukan oleh dua gol kapten Inggris, Harry Kane, pada babak kedua setelah […]

  • Ramon Wowor Lempar Skema Rp500 Juta, Bursa Ketua DK PWI Sulut Kian Panas Jelang Pemilihan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 447
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) PWI Sulawesi Utara pada 31 Maret 2026, dinamika pemilihan Ketua Dewan Kehormatan (DK) semakin menghangat setelah calon Ramon Wowor menawarkan skema pinjaman hingga Rp500 juta bagi pengurus PWI kabupaten/kota, Sabtu (28/3/2026). Ramon Wowor menyampaikan bahwa program tersebut dirancang sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi anggota PWI di daerah. […]

  • Lodewyk Pusung Ungkap Nanik S Deyang Disebut Sudah Punya Dapur SPPG Sebelum Jadi Waka BGN

    Lodewyk Pusung Ungkap Nanik S Deyang Disebut Sudah Punya Dapur SPPG Sebelum Jadi Waka BGN

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Sidang praperadilan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengungkap keterangan baru terkait dugaan kepemilikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh mantan Kepala BGN Nanik S. Deyang. Keterangan tersebut disampaikan Lodewyk dalam persidangan yang digelar secara daring. Ia menyebut Nanik telah memiliki dapur SPPG […]

  • Rem Diduga Bermasalah Saat Uji Terbang Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Makassar

    Rem Diduga Bermasalah Saat Uji Terbang Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Makassar

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle [**/WIL]
    • visibility 333
    • 0Komentar

    MAKASSAR, PRONEWS5.COM — Pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) diduga mengalami overrun hingga keluar sekitar 30 meter dari ujung Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026). Insiden terjadi dalam rangkaian test flight setelah pesawat menjalani pemeliharaan tingkat berat atau overhaul. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara […]

  • Pengkot ESI Tomohon Klarifikasi Pemberitaan, Namun Belum Jelaskan Absennya Ketua di Turnamen Kapolres Cup 2026

    Pengkot ESI Tomohon Klarifikasi Pemberitaan, Namun Belum Jelaskan Absennya Ketua di Turnamen Kapolres Cup 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 196
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Pengurus Kota (Pengkot) Esports Indonesia (ESI) Kota Tomohon memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya yang menyebut organisasi tersebut tidak hadir dalam Turnamen Mobile Legends Kapolres Tomohon Cup 2026. Klarifikasi disampaikan kepada PRONEWS5.COM melalui pesan WhatsApp oleh seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Pengkot ESI Kota Tomohon. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa sejumlah pengurus ESI […]

  • Tokoh Pemuda Papua: Penembakan Pesawat Sipil oleh OPM Tindakan Keji

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Papua Tengah- Aksi penembakan terhadap pesawat sipil kembali mengguncang Papua dan memicu kecaman luas dari berbagai elemen masyarakat. Insiden yang terjadi saat pesawat jenis Caravan milik Smart Air mendarat di Bandara Korowai Batu, Rabu siang, menewaskan dua awak pesawat dan menimbulkan duka mendalam. Peristiwa ini disebut sebagai salah satu serangan paling serius terhadap penerbangan sipil […]

expand_less