Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Geger di Bitung! Gedung Koperasi Merah Putih Disebut Tutup Akses Jalan Warga

Geger di Bitung! Gedung Koperasi Merah Putih Disebut Tutup Akses Jalan Warga

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 320
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BITUNG, PRONEWS5.COM – Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kelurahan Aerujang, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara, menuai keberatan dari sejumlah warga. Bangunan tersebut disebut berdiri di area yang selama ini digunakan sebagai akses keluar-masuk masyarakat Aerujang Girian Permai.

Keberatan warga kembali mencuat pada Jumat (7/8/2026) setelah persoalan akses jalan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Warga mempertanyakan pembangunan gedung koperasi yang menurut mereka mengakibatkan akses jalan yang selama ini digunakan masyarakat kini tertutup.

Sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, persoalan tersebut sebenarnya telah beberapa kali dibicarakan melalui mediasi bersama pemerintah dan pihak pengurus koperasi sejak pembangunan dimulai.

Menurut keterangan warga, sedikitnya telah dilakukan tiga kali mediasi. Dalam pembahasan tersebut, sempat muncul solusi agar sebagian badan jalan tetap disisakan sehingga masih dapat digunakan masyarakat, setidaknya untuk kendaraan roda dua.

Namun, warga menyebut kesepakatan tersebut pada akhirnya tidak terlihat dalam kondisi pembangunan di lapangan.

Pembangunan terus berjalan hingga akses yang dipersoalkan warga disebut tertutup.

“Kami sangat tidak setuju dan keberatan dengan pembangunan Koperasi Merah Putih ini karena dibangun di tengah jalan akses masuk dan keluar kami sebagai masyarakat Aerujang,” demikian inti keberatan warga dalam surat terbuka yang disampaikan kepada pemerintah.

Warga kemudian meminta pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, memperhatikan persoalan tersebut.

Mereka berharap lokasi pembangunan dan fungsi akses jalan dapat ditinjau kembali sehingga keberadaan KDMP tidak menghambat mobilitas masyarakat.

Persoalan tersebut tidak hanya disampaikan melalui surat terbuka.

Keluhan warga juga menyebar melalui media sosial dan memicu beragam komentar.

Dalam sejumlah unggahan Facebook warga pada Jumat (7/8/2026), masyarakat memberikan tanggapan yang beragam.

Ada yang mempertanyakan mengapa pembangunan tetap dilaksanakan ketika akses warga disebut belum mendapatkan penyelesaian yang jelas.

“Yang penting tidak fiktif proyek harus jalan dan selesai, masalah nanti itu urusan belakangan, yang terpenting perintah atasan tuntas,” tulis seorang warga dalam salah satu komentar di media sosial.

Komentar lainnya mempertanyakan tujuan program KDMP yang seharusnya memberikan manfaat kepada masyarakat.

“KDMP ini kan tujuannya membantu warga, kok malah jadi susahin warga setempat,” tulis warga lainnya.

Di sisi lain, tidak semua komentar bernada kritik. Sebagian warga tetap memberikan apresiasi terhadap program pemerintah tersebut dan menilai tujuan pembangunan KDMP maupun program pemerintah lainnya pada dasarnya baik.

“Sebetulnya tujuan Bapak Presiden kita ini sangat baik dan mulia, baik itu MBG juga KDMP itu program mulia.

Kalau tidak dijalankan dengan baik, begini jadinya,” tulis salah satu pengguna media sosial.

Jika ditarik dari keterangan warga, persoalan utama yang dipermasalahkan bukan keberadaan program Koperasi Merah Putih, melainkan lokasi bangunan dan dampaknya terhadap akses masyarakat.

Warga mengaku mendukung program yang bertujuan meningkatkan perekonomian desa atau kelurahan.

Namun, mereka meminta pelaksanaannya tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama keberadaan akses jalan yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Dari kronologi yang disampaikan warga, persoalan bermula ketika lokasi pembangunan berada pada area yang selama ini berfungsi sebagai akses keluar-masuk.

Mediasi kemudian dilakukan untuk mencari jalan keluar, termasuk pembahasan mengenai penyisaan sebagian akses.

Akan tetapi, warga menilai hasil akhir pembangunan tidak sesuai dengan harapan tersebut karena akses yang mereka gunakan disebut tertutup.

Kondisi inilah yang kemudian memicu keluhan hingga menjadi perbincangan di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan PRONEWS5.COM belum berhasil memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kota Bitung, pihak pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), maupun pihak terkait lainnya mengenai status lokasi pembangunan, akses jalan yang dipersoalkan warga, serta hasil mediasi yang disebut telah dilakukan sebanyak tiga kali.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damkar yang Terlupakan Akhirnya Diberi Penghargaan, Marlon Bangonang: Terima Kasih Bapak Gubernur

    Damkar yang Terlupakan Akhirnya Diberi Penghargaan, Marlon Bangonang: Terima Kasih Bapak Gubernur

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 449
    • 0Komentar

    MANADO | PRONews5.com — Polemik hilangnya nama petugas Pemadam Kebakaran Kota Manado, Marlon Bangonang, dari daftar penerima penghargaan akhirnya berujung bahagia. Setelah ramai diperbincangkan di media sosial, Marlon akhirnya menerima langsung sertifikat penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. Penghargaan tersebut diberikan atas aksi heroik Marlon saat berjibaku dalam proses pemadaman dan evakuasi korban pada […]

  • HUT ke-74 Penyelam TNI AL, Koarmada II Teguhkan Semangat Prajurit Lumba-Lumba Perkasa

    HUT ke-74 Penyelam TNI AL, Koarmada II Teguhkan Semangat Prajurit Lumba-Lumba Perkasa

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Digelar serentak di jajaran TNI AL secara virtual, Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Koarmada II melaksanakan tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Penyelam TNI Angkatan Laut pada Rabu (26/8). Tasyakuran dihadiri Kaskoarmada II Laksma TNI Agam Endrasmoro, komandan pertama Satkoppeba  Laksma TNI (Purn) Tedi Risnayadi, serta prajurit Satkoppeba […]

  • Hadapi Arus Balik Lebaran, Pemerintah Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pemerintah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada […]

  • Realisasi Dana Otsus 100 Persen, Pemerintah Fokus Bangun Infrastruktur Papua

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Jakarta — Pemerintah memastikan keberlanjutan pembangunan di Papua melalui realisasi Dana Otsus Tahun 2025 yang mencapai 100 persen serta percepatan penetapan Rencana Anggaran dan Program (RAP) Dana Otsus Tahun 2026 agar pelaksanaan program pembangunan berjalan tepat waktu. Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk menegaskan, Kemendagri secara aktif mengawal realisasi Dana Otsus sekaligus mendorong percepatan penetapan […]

  • Di Rakernas APKASI, Robby Dondokambey Suarakan Kepentingan Daerah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 468
    • 0Komentar

    BATAM, PRONews5.com — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, selaku Koordinator Wilayah Sulawesi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APKASI Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Aston Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026). Kehadiran ini menjadi bagian dari konsolidasi strategis pemerintah kabupaten se-Indonesia dalam menjaga arah otonomi daerah […]

  • Lelang Dua Proyek Rp24,8 Miliar di BWS Sulut Diduga Sarat Rekayasa dan Intervensi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 626
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Proses lelang dua paket proyek senilai Rp24,8 miliar di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I diduga bermasalah dan tidak transparan. Sejumlah pihak menyebut adanya indikasi rekayasa serta intervensi dalam penentuan pemenang melalui mekanisme e-katalog mini kompetisi. Dua paket proyek tersebut masing-masing Rehabilitasi D.I Sangkub (Paket 2) dengan nilai Rp14,65 miliar dan Rehabilitasi […]

expand_less