Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kanada Pecahkan Kutukan 40 Tahun, Raih Poin Perdana di Piala Dunia Usai Tahan Bosnia 1-1

Kanada Pecahkan Kutukan 40 Tahun, Raih Poin Perdana di Piala Dunia Usai Tahan Bosnia 1-1

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TORONTO, PRONEWS5.COM – Timnas Kanada akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 40 tahun untuk meraih poin pertama di ajang Piala Dunia. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Kanada menahan imbang Bosnia dan Herzegovina 1-1 pada laga perdana Grup B Piala Dunia 2026 di Toronto, Jumat (12/6/2026) malam waktu setempat.

Hasil tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Kanada. Setelah gagal meraih satu poin pun pada penampilan mereka di Piala Dunia 1986 dan 2022, “The Canucks” akhirnya berhasil memecahkan kutukan dan membuka rekening poin pertama dalam sejarah partisipasi mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia itu.

Bosnia dan Herzegovina tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit ketiga melalui tendangan Amar Memić yang masih melambung di atas mistar gawang. Tim tamu kembali mengancam pada menit ke-12 lewat sundulan Jovo Lukić yang masih mampu diamankan kiper Kanada, Maxime Crépeau.

Kanada merespons pada menit ke-17 melalui Jonathan David. Striker andalan yang masuk dalam daftar skuad utama asuhan Jesse Marsch itu mendapat peluang emas di dalam kotak penalti, namun penyelamatan gemilang kiper Bosnia, Nikola Vasilj, menggagalkan peluang tuan rumah untuk membuka keunggulan.

Bosnia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Berawal dari situasi sepak pojok, bek senior Sead Kolašinac memenangkan duel udara dan mengarahkan bola kepada Jovo Lukić yang sukses menanduk bola ke gawang Kanada untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol, Kanada berusaha bangkit. Duet Jonathan David dan Cyle Larin beberapa kali merepotkan pertahanan Bosnia yang dikawal Dennis Hadzikadunic dan Nikola Katić. Namun hingga turun minum, Bosnia tetap mempertahankan keunggulan.

Memasuki babak kedua, Kanada meningkatkan intensitas serangan. Peluang emas datang pada menit ke-53 saat Richie Laryea berhadapan langsung dengan penjaga gawang. Namun tendangannya membentur kaki Kolašinac dan hanya mengenai mistar gawang.

Tak lama berselang, Bosnia hampir menggandakan keunggulan melalui Ermedin Demirović. Beruntung bagi Kanada, Crépeau tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga harapan tuan rumah tetap hidup.
Usaha keras Kanada akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.

Penyerang senior Cyle Larin menjadi pahlawan setelah menerima bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat yang gagal diantisipasi Vasilj. Gol tersebut langsung disambut gemuruh puluhan ribu suporter yang memadati stadion di Toronto.

Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Satu poin yang diraih Kanada menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola negara tersebut di ajang Piala Dunia.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, menurunkan sejumlah pemain andalan seperti Alphonso Davies, Stephen Eustáquio, Jonathan David, dan Cyle Larin. Sementara Bosnia dan Herzegovina yang diperkuat nama-nama berpengalaman seperti Sead Kolašinac, Ermedin Demirović, serta kapten tim Edin Džeko tampil disiplin dan mampu memberikan perlawanan sengit.

Dengan hasil ini, Kanada dan Bosnia sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup B yang juga dihuni Qatar dan Swiss. Bosnia dijadwalkan menghadapi Swiss pada 18 Juni mendatang, sedangkan Kanada akan mencoba melanjutkan momentum positif saat menghadapi Qatar.

Bagi Kanada, hasil imbang ini bukan sekadar tambahan satu poin, melainkan tonggak sejarah yang mengakhiri puasa panjang sejak penampilan pertama mereka di Piala Dunia 1986.

Setelah empat dekade menanti, Kanada akhirnya berhasil mencatatkan namanya dalam daftar negara peraih poin di panggung sepak bola terbesar dunia.

[**/FRANK]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Daya Saing Industri Nasional, Danantara Dorong Proyek Hilirisasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) terus memperkuat perannya dalam mendorong percepatan proyek hilirisasi di berbagai sektor strategis guna meningkatkan daya saing industri nasional. Melalui pendekatan investasi jangka panjang dan kolaborasi lintas sektor, BPI Danantara berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian. […]

  • Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Sabu 102 Gram

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 458
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 102,2 gram di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial ERI (22) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Penangkapan dilakukan oleh tim Unit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Senin […]

  • Proyek Hotmix Jalan Zakaria Imban Tetap Berjalan, Kontraktor Diduga Abaikan Imbauan Polisi

    Proyek Hotmix Jalan Zakaria Imban Tetap Berjalan, Kontraktor Diduga Abaikan Imbauan Polisi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONews5.com — Proses penyelidikan kasus kecelakaan maut yang menewaskan dua pengendara sepeda motor di lokasi proyek hotmix Jalan Zakaria Imban, Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, terus didalami Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu. Kasat Lantas Polres Kotamobagu, Luster Simajuntak, turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan pada Selasa (20/5/2026), guna memperkuat […]

  • Sekolah Alkitab Napiri Resmi Dibuka di LPP Manado, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan

    Sekolah Alkitab Napiri Resmi Dibuka di LPP Manado, Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 279
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Upaya pembinaan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan di Sulawesi Utara memasuki babak baru. Laskar Narapidana Mandiri (LNM) bersama Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Manado resmi membuka Sekolah Alkitab Napiri (SAN), Rabu (3/6/2026). Peresmian program pembinaan rohani tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, yang […]

  • Direktur PT Global Emas Jaya Asri Mamonto Siapkan Santunan untuk Korban Drag Race Kotamobagu

    Direktur PT Global Emas Jaya Asri Mamonto Siapkan Santunan untuk Korban Drag Race Kotamobagu

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 394
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Direktur PT Global Emas Jaya, Asri Mamonto alias Ali Mamonto, menyampaikan belasungkawa atas tragedi kecelakaan maut dalam ajang drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026). Kecelakaan tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Para korban merupakan warga yang berada di sekitar […]

  • Prof. Latif Desak Reformasi Total Profesi Advokat

    Prof. Latif Desak Reformasi Total Profesi Advokat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle (**/VOC)
    • visibility 375
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Krisis integritas profesi advokat kembali disorot. Ketua Dewan Pakar PERADI Profesional, Abdul Latif, menegaskan bahwa kemerosotan martabat advokat bukan sekadar isu etik, melainkan akibat kegagalan sistemik pada pendidikan profesi dan lemahnya pengawasan, yang kini diperparah oleh fragmentasi organisasi advokat di Indonesia. Pandangan kritis ini sejalan dengan sikap Pendiri PERADI Profesional, Fauzie Yusuf […]

expand_less