Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » MBG Terhenti di Sejumlah Sekolah Tomohon, Orang Tua Murid: Anak Kami Tetap Sehat dan Bahagia

MBG Terhenti di Sejumlah Sekolah Tomohon, Orang Tua Murid: Anak Kami Tetap Sehat dan Bahagia

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 326
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOMOHON, PRONews5.com – Penghentian sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tomohon memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Meski distribusi makanan bagi siswa terhenti selama beberapa pekan terakhir, sejumlah orang tua murid mengaku kondisi anak-anak mereka tetap sehat, aktif, dan menjalani kegiatan belajar seperti biasa.

Berdasarkan penelusuran PRONews5.com pada 9 hingga 11 Juni 2026, sejumlah dapur SPPG di wilayah Kecamatan Tomohon Tengah dan Tomohon Timur diketahui menghentikan operasional. Bahkan, salah satu dapur dilaporkan belum kembali beroperasi sejak 16 Mei 2026.

Dokumen yang diperoleh media ini menunjukkan penghentian sementara dilakukan untuk renovasi dan penyesuaian fasilitas pendukung.

Pekerjaan yang tengah berlangsung antara lain pembangunan gudang ompreng, gudang peralatan memasak, serta penambahan meja stainless steel pada ruang persiapan dan pemorsian makanan.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber juga menyebutkan penghentian aktivitas tidak hanya terjadi pada satu dapur, melainkan di beberapa SPPG di wilayah Kota Tomohon dalam kurun waktu yang hampir bersamaan.

Namun, kondisi berbeda ditemukan di salah satu SPPG yang berlokasi di Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara. Hingga Kamis (11/6/2026), dapur tersebut masih tetap beroperasi dan mendistribusikan makanan kepada sejumlah sekolah penerima manfaat MBG.

Salah satu pengelola SPPG membenarkan bahwa aktivitas pelayanan masih berjalan normal.

“Kami masih menyalurkan MBG karena masih ada sisa saldo operasional,” ujarnya singkat.

Keberlangsungan operasional dapur di Kakaskasen menunjukkan bahwa kondisi setiap SPPG di Kota Tomohon tidak sepenuhnya sama.

Sebagian dapur menghentikan sementara aktivitasnya karena renovasi dan penyesuaian fasilitas, sementara dapur lainnya masih mampu melayani penerima manfaat sesuai kondisi operasional masing-masing.

Untuk mengetahui dampak penghentian layanan MBG terhadap siswa, PRONews5.com mewawancarai sejumlah orang tua murid dari lima sekolah berbeda.

Mayoritas responden yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyatakan penghentian sementara program belum menimbulkan kendala berarti bagi keluarga mereka.

“Sudah beberapa minggu anak-anak tidak menerima MBG, tetapi tidak ada masalah. Mereka tetap sehat, aktif, dan bersekolah seperti biasa,” ujar salah seorang orang tua murid.

Menurut mereka, sebelum program MBG berjalan, keluarga telah terbiasa menyiapkan bekal makanan dari rumah. Karena itu, penghentian sementara distribusi makanan tidak terlalu memengaruhi aktivitas sehari-hari anak-anak.

“Kami justru senang karena anak-anak bisa membawa bekal sesuai kebutuhan dan selera mereka. Kalau memungkinkan, mungkin bisa dipikirkan alternatif lain seperti melibatkan kantin sekolah atau mekanisme yang lebih fleksibel,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan orang tua murid lainnya. Mereka menilai kesehatan anak tidak semata-mata ditentukan oleh keberadaan program MBG.

“Dari dulu sebelum ada MBG, anak-anak juga membawa bekal dari rumah dan tetap sehat. Kami lebih memahami makanan yang dikonsumsi anak karena disiapkan sendiri,” ujar seorang ibu.

Ia menambahkan bahwa keberadaan atau tidak adanya program MBG tidak dapat dijadikan ukuran tunggal terhadap kesehatan maupun kemampuan belajar anak.

“Jangan sampai muncul anggapan bahwa tanpa MBG anak-anak tidak sehat atau tidak pintar. Itu tidak benar,” tegasnya.

Meski demikian, sejumlah orang tua juga mempertanyakan kesiapan fasilitas dapur yang harus menghentikan layanan ketika program sedang berjalan.

Mereka berharap perencanaan dan kesiapan sarana dapat lebih dimatangkan agar pelayanan kepada siswa tidak terhenti.

“Kalau memang fasilitas belum siap, seharusnya diselesaikan sejak awal. Jangan ketika program sudah berjalan lalu harus berhenti sementara. Akibatnya, layanan kepada anak-anak ikut terhenti,” ujar seorang ibu di wilayah Tomohon Barat.

Sebagian warga juga berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar program yang dibiayai anggaran negara tersebut dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.

“Kami berharap program ini tetap dilanjutkan karena tujuannya baik. Namun pengelolaannya harus transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan anak-anak,” kata salah seorang orang tua murid.

Sementara itu, seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengakui bahwa pelaksanaan MBG di daerah tersebut hingga kini belum sepenuhnya menjangkau seluruh sekolah.

“Masih ada sekolah yang menerima layanan MBG dan ada pula yang belum. Mudah-mudahan ke depan program ini bisa berjalan lebih baik, lebih merata, adil, dan transparan,” ujarnya.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa implementasi program nasional tersebut masih menghadapi tantangan pemerataan layanan di lapangan.

Di tengah penghentian operasional sejumlah dapur, beredar informasi bahwa langkah tersebut berlangsung bersamaan dengan proses penataan dan evaluasi tata kelola program di tingkat nasional.

Sejumlah sumber menyebut evaluasi mencakup mekanisme kemitraan, standar operasional dapur, pengelolaan anggaran, serta distribusi layanan kepada penerima manfaat.

Namun hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi yang menyatakan bahwa penghentian sementara operasional sejumlah dapur MBG di daerah berkaitan langsung dengan perkara hukum yang sedang ditangani Kejaksaan Agung.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung pada 3 Juni 2026 menetapkan dan menahan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Ketiganya adalah mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan, Lodewyk Pusung.

Dalam proses penyidikan, para tersangka diduga terlibat dalam praktik penggelembungan harga pengadaan barang dan dugaan penyimpangan dalam penunjukan mitra penyelenggara program.

Terlepas dari berbagai perkembangan yang terjadi, mayoritas orang tua murid yang ditemui PRONews5.com menilai penghentian sementara MBG di Tomohon sejauh ini belum berdampak langsung terhadap kondisi anak-anak mereka.

Namun, penghentian operasional sejumlah dapur di tengah pelaksanaan program serta belum meratanya layanan menjadi catatan penting yang perlu dievaluasi agar tujuan peningkatan gizi anak dapat terlaksana secara optimal, berkelanjutan, dan sesuai harapan masyarakat.

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Nilai Balai TNBNW “Penakut”, PETI di Dumoga Tak Kunjung Ditertibkan

    Warga Nilai Balai TNBNW “Penakut”, PETI di Dumoga Tak Kunjung Ditertibkan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 463
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONews5.com – Sejumlah warga dan penambang tradisional di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mempertanyakan ketegasan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) dalam menindak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga masih beroperasi di kawasan konservasi wilayah Dumoga. Penilaian tersebut muncul setelah Balai TNBNW melakukan penertiban PETI di kawasan Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan. Namun […]

  • Fasilitas dan Tenaga Pengajar Sekolah Rakyat Terus Ditambah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pengembangan program Sekolah Rakyat melalui penambahan fasilitas fisik dan tenaga pengajar di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari agenda prioritas pembangunan sumber daya manusia tahun 2026 yang difokuskan pada pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dukungan terhadap program […]

  • Polda Sulut Bongkar Sindikat Scam Eks Kamboja Raup Rp1 Miliar

    Polda Sulut Bongkar Sindikat Scam Eks Kamboja Raup Rp1 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara membongkar dugaan sindikat penipuan daring yang memadukan manipulasi hubungan asmara (love scamming) dengan investasi fiktif. Empat orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut ditangkap setelah menjalankan aksinya di Sulawesi Utara sejak Juli 2026, dengan total keuntungan kejahatan yang disebut mencapai Rp1 miliar. Pengungkapan kasus […]

  • Pelatihan SDM Pariwisata OAP Puncak Ditutup di Manado, Fokus Cetak Pelaku Wisata Profesional

    Pelatihan SDM Pariwisata OAP Puncak Ditutup di Manado, Fokus Cetak Pelaku Wisata Profesional

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 466
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Program Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bagi Orang Asli Papua (OAP) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, resmi berakhir pada Rabu (23/4/2026). Penutupan kegiatan dipusatkan di Hotel Best Western Lagoon Manado dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Puncak, Yacub Magai. Kegiatan yang berlangsung selama […]

  • Runtuhnya Mitos Kebal Hukum “9 Naga Sulut”: Ketika KPK Mengguncang Marina Plaza

    Runtuhnya Mitos Kebal Hukum “9 Naga Sulut”: Ketika KPK Mengguncang Marina Plaza

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Oleh: Adrianus R. Pusungunaung DERAP LANGKAH penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikawal ketat personel Brimob bersenjata lengkap di kawasan Ruko Marina Plaza, Manado, pada Kamis, 24 September 2026, bukan sekadar drama penegakan hukum musiman. Penggeledahan kantor PT Marga Dwita Guna milik kontraktor gaek Tony Tanos adalah tamparan keras yang membongkar kemuakan publik atas watak […]

  • Sangadi di Kabupaten Boltim Turun Hentikan Dugaan PETI di Motongkad Tugas APH Dipertanyakan

    Sangadi di Kabupaten Boltim Turun Hentikan Dugaan PETI di Motongkad Tugas APH Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 295
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONEWS5.COM – Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Perkebunan Mintu, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), memunculkan pertanyaan serius setelah Sangadi Atoga Timur, Gisella Lontaan, turun langsung ke lokasi dan menghentikan aktivitas alat berat yang diduga melakukan pengerukan tanah serta pembukaan jalan. Gisella mendatangi lokasi pada Kamis (27/8/2026) dan berhadapan langsung […]

expand_less