Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 11 Dapur MBG Sulut Diduga Terkoneksi, Insentif Operasional Capai Rp1,32 Miliar per Bulan

11 Dapur MBG Sulut Diduga Terkoneksi, Insentif Operasional Capai Rp1,32 Miliar per Bulan

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 802
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONews5.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Utara disebut memiliki skema insentif operasional sebesar Rp6 juta per hari per dapur sebagaimana tertuang dalam ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).

Jika dihitung dari 11 unit dapur yang beroperasi, total nilai insentif operasional dapat mencapai sekitar Rp1,32 miliar per bulan.

Skema insentif tersebut merupakan bagian dari kebijakan BGN yang bersifat availability based, yakni pembayaran diberikan berdasarkan ketersediaan fasilitas dan kesiapan operasional SPPG, bukan berdasarkan jumlah porsi makanan yang disalurkan.

Sejumlah pemberitaan media nasional yang merujuk pada penjelasan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana menyebutkan bahwa nilai Rp6 juta per hari diberikan sebagai bentuk dukungan operasional kepada mitra pengelola dapur yang telah memenuhi standar teknis dan kesiapan layanan.

Dalam ketentuan yang juga dikutip dari penjelasan resmi BGN, insentif tersebut dapat dihentikan apabila SPPG tidak memenuhi standar atau dihentikan secara permanen.

Namun, pada kondisi tertentu yang bersifat sementara, pembayaran masih dapat berjalan sesuai evaluasi operasional di lapangan.

Di Sulawesi Utara, sejumlah SPPG yang disebut berada dalam jaringan operasional tersebut tersebar di berbagai daerah seperti Manado, Bitung, Minahasa, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, hingga Kotamobagu.

Dalam perkembangan informasi yang beredar, pengelolaan 11 dapur tersebut diduga tidak berada dalam satu entitas tunggal, melainkan melalui beberapa yayasan yang memiliki keterkaitan manajemen.

Sejumlah nama yayasan yang disebut dalam pola tersebut antara lain Yayasan Mapalus Jakhin Perkasa, Yayasan Manguni Winetin Tonsea, dan Yayasan Manguni Sejahtera Abadi. Ketiganya diduga berada dalam satu pola koordinasi pengelolaan SPPG di wilayah tersebut.

Namun demikian, hingga kini belum terdapat dokumen resmi dari BGN maupun otoritas penegak hukum yang menyatakan adanya pelanggaran atau struktur kendali terpusat dalam pengelolaan SPPG di Sulawesi Utara.

Di tingkat nasional, Kejaksaan Agung tengah melakukan penyidikan terhadap dugaan penyimpangan dalam tata kelola Program MBG yang melibatkan sejumlah pejabat Badan Gizi Nasional.

Dalam proses tersebut, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta beberapa pejabat lain telah diperiksa dalam rangka pendalaman dugaan pengaturan dalam proses verifikasi mitra dan pengelolaan SPPG di berbagai daerah.

Penyidik juga menelusuri potensi penyimpangan dalam sistem penunjukan yayasan, pengadaan barang operasional, serta mekanisme distribusi insentif yang bersumber dari anggaran negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Utara, termasuk Melky Jakhin Pangemanan (MJP), terkait dugaan keterlibatan dalam pengelolaan jaringan 11 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Saat PRONews5.com berupaya melakukan konfirmasi melalui nomor pribadi 0811-43*****, panggilan tidak diangkat meski nomor tersebut dalam kondisi aktif.

Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui pesan WhatsApp untuk meminta penjelasan terkait struktur pengelolaan, mekanisme penggunaan yayasan, serta perhitungan insentif operasional yang beredar, namun hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan.

MJP yang dalam sejumlah informasi disebut sebagai salah satu pengelola jaringan SPPG di Sulawesi Utara, juga belum memberikan klarifikasi resmi atas berbagai pertanyaan yang diajukan redaksi.

[**/ARP]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferensi PWI Sulut 2026 Resmi Dijadwalkan 31 Maret di Manado

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 524
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Pengurus Harian Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (PWI Sulut) mematangkan seluruh tahapan pelaksanaan Konferensi PWI Sulut periode 2026–2031 dalam rapat bersama panitia di yang digelar di Balai Wartawan Sam Ratulangi, Manado, Senin (23/2/2026). Konferensi dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, dengan agenda utama pemilihan Ketua PWI Sulut dan Ketua Dewan […]

  • URC Polres Kotamobagu Intensifkan Patroli Cegah Gangguan Kamtibmas

    URC Polres Kotamobagu Intensifkan Patroli Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Kotamobagu mengintensifkan patroli cipta kondisi di sejumlah wilayah untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta merespons cepat informasi dari warga. Patroli yang berlangsung Sabtu (15/8/2026) tersebut dipimpin jajaran Satreskrim di bawah kendali Kasat Reskrim Polres Kotamobagu IPTU Ahmad Waafi, sebagai bagian dari upaya […]

  • Jenderal Asal Sulut Jadi Tersangka Korupsi MBG, Siapa Lodewyk Pusung?

    Jenderal Asal Sulut Jadi Tersangka Korupsi MBG, Siapa Lodewyk Pusung?

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 528
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Nama Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung mendadak menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu kini menghadapi proses hukum bersama mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya. Penetapan tersangka diumumkan […]

  • Dwigol Bellingham Antar Inggris Singkirkan Norwegia, Tiket Semifinal Piala Dunia 2026 Dikunci

    Dwigol Bellingham Antar Inggris Singkirkan Norwegia, Tiket Semifinal Piala Dunia 2026 Dikunci

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PRONEWS5.COM – Tim Nasional Inggris memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menumbangkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu (extra time) pada laga perempat final yang digelar Minggu, 12 Juli 2026. Kemenangan dramatis tersebut lahir berkat penampilan gemilang Jude Bellingham yang mencetak dua gol sekaligus menjadi penentu keberhasilan skuad The Three […]

  • Polres Minahasa Ditantang Usut Dugaan Korupsi Laboratorium UNIMA Rp41,5 Miliar

    Polres Minahasa Ditantang Usut Dugaan Korupsi Laboratorium UNIMA Rp41,5 Miliar

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 363
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Penanganan dugaan korupsi proyek Laboratorium Terpadu di Universitas Negeri Manado (UNIMA) kini memasuki babak baru. Aparat Polres Minahasa ditantang untuk segera mengusut pengadaan peralatan laboratorium dan TIK senilai Rp36 miliar yang hingga kini belum tersentuh proses hukum, Senin (20/4/2026). Dugaan ini mencuat setelah ditemukan dua gedung Laboratorium Terpadu yang dibangun dengan total […]

  • Bukan Hanya Desil, Kebutuhan Siswa Harus Jadi Dasar Penerima PIP dan KIP Kuliah

    Bukan Hanya Desil, Kebutuhan Siswa Harus Jadi Dasar Penerima PIP dan KIP Kuliah

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 499
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati menilai kebutuhan riil peserta didik harus menjadi dasar dalam menentukan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Menurutnya, penggunaan data desil sebagai tolok ukur utama berpotensi membuat peserta didik yang membutuhkan bantuan justru tidak terakomodasi. Hal tersebut disampaikan […]

expand_less