YSK Dampingi Mendikdasmen Abdul Mu’ti Luncurkan PHTC “Wujudkan Sekolah Asri” di Sulut, Pendidikan Jadi Fokus Transformasi SDM
- account_circle (**/VAN)
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- visibility 370
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat peluncuran Program PHTC “Wujudkan Sekolah Asri” di Manado, Sulawesi Utara. (Foto: Dok/VAN)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO | PRONEWS5.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI resmi meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”, Selasa (21/04/2026).
Peluncuran program tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti dan turut didampingi Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling di Manado.
Program ini menjadi langkah percepatan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Pendidikan Sulut Masuk Fase Transformasi Cepat
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus Komaling menegaskan bahwa sektor pendidikan di Sulawesi Utara kini memasuki fase transformasi signifikan berkat dukungan pemerintah pusat.
Menurutnya, Program PHTC “Wujudkan Sekolah Asri” bukan sekadar proyek pembangunan fisik sekolah, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas SDM.
“Program ini merupakan ‘oleh-oleh’ istimewa dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto untuk masyarakat Sulawesi Utara. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan,” ujar YSK.
Investasi SDM dan Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas
YSK menekankan bahwa pembangunan pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada perbaikan gedung sekolah, tetapi juga mencakup kenyamanan lingkungan belajar, fasilitas modern, serta peningkatan
ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
“Bagi saya, pembangunan sektor pendidikan bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan investasi besar bagi kualitas SDM.
Revitalisasi ini akan menciptakan lingkungan belajar yang layak, nyaman, dan modern bagi putra-putri terbaik kita,” tegasnya.
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan pendidikan di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara yang perlu segera ditangani secara terukur.
Gubernur YSK menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Dengan kolaborasi tersebut, ia optimistis dalam lima tahun ke depan wajah pendidikan di Sulawesi Utara akan mengalami perubahan besar, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas pembelajaran.
“Saya menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, saya optimis wajah pendidikan Sulut akan bertransformasi signifikan,” ujarnya.
Dorongan Menuju Indonesia Emas 2045
Program PHTC ini juga dipandang sebagai bagian dari strategi nasional dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
YSK menegaskan pentingnya membangun fondasi pendidikan yang kuat sejak dini agar mampu mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di masa depan.
“Mari kita bangun fondasi yang kokoh untuk menjemput Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Peluncuran program ini menunjukkan pola percepatan kebijakan pendidikan nasional yang kini diarahkan lebih terintegrasi antara pusat dan daerah.
Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang diproyeksikan sebagai model implementasi revitalisasi sekolah berbasis lingkungan asri dan modern.
Dari perspektif pembangunan, pendekatan ini tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga penguatan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh, termasuk kenyamanan siswa dan tenaga pendidik.
Program “Wujudkan Sekolah Asri” melalui PHTC di Sulawesi Utara menandai babak baru reformasi pendidikan daerah.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan komitmen daerah, program ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pondasi SDM menuju Indonesia Emas 2045.
- Penulis: (**/VAN)
- Editor: Christo Senduk



Saat ini belum ada komentar