Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Transformasi Ritno Kurniawan Menggerakkan Desa Nyarai Jadi Destinasi Berkelanjutan

Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Transformasi Ritno Kurniawan Menggerakkan Desa Nyarai Jadi Destinasi Berkelanjutan

  • account_circle (**/VAN)
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 261
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PADANG PARIAMAN | PRONEWS5.COM – Perubahan besar terjadi di Desa Wisata Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dari kawasan yang dulu bergantung pada aktivitas penebangan kayu, kini desa tersebut bertransformasi menjadi destinasi ekowisata berbasis masyarakat yang tumbuh berkat peran seorang warga lokal, Ritno Kurniawan.

Ritno, yang dahulu juga menggantungkan hidup dari aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan Bukit Barisan, kini justru menjadi motor penggerak perubahan.

Ia memimpin masyarakat untuk beralih dari eksploitasi hutan menuju pengelolaan potensi alam secara berkelanjutan melalui pengembangan wisata alam.

Pada masa sebelumnya, sebagian besar warga Desa Nyarai menggantungkan penghasilan dari penebangan kayu dengan pendapatan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut, dengan frekuensi rata-rata tiga kali dalam seminggu.

Selain berisiko tinggi terhadap keselamatan, aktivitas tersebut juga berdampak pada kerusakan lingkungan di kawasan lindung.

Melihat potensi alam yang dimiliki Nyarai seperti lubuk alami, jalur trekking, hingga arung jeram, Ritno mulai mendorong perubahan arah ekonomi desa.

Pendekatan persuasif yang ia lakukan perlahan membuka kesadaran masyarakat bahwa potensi wisata jauh lebih berkelanjutan dibanding eksploitasi hutan.

“Kawasan Nyarai yang berada di wilayah Bukit Barisan I memiliki potensi wisata alam yang besar. Sebelumnya sekitar 80 persen masyarakat menggantungkan penghasilan dari penebangan kayu dengan risiko tinggi dan dampak lingkungan yang signifikan.

Namun melalui pendampingan yang konsisten, masyarakat kini mulai percaya diri menjadi pemandu wisata dengan penghasilan rata-rata Rp400–500 ribu per minggu,” ujar Ritno Kurniawan.

Transformasi ini semakin kuat dengan hadirnya program Desa Sejahtera Astra dari Astra International, yang memberikan dukungan berupa peningkatan kapasitas masyarakat, penyediaan peralatan wisata, hingga pengembangan atraksi seperti arung jeram.

Dalam waktu sekitar tiga bulan, warga yang sebelumnya belum mengenal standar pengelolaan wisata mulai mampu menjadi pemandu profesional.

Saat ini, tercatat sekitar 45 pemandu arung jeram aktif dan lebih dari 100 warga terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata, termasuk 25 orang sebagai pengurus inti.

Sebagian besar masyarakat yang dahulu bekerja sebagai penebang kayu kini beralih menjadi pelaku ekowisata yang tersertifikasi.

Dampaknya juga meluas ke sektor ekonomi desa. Kehadiran wisatawan domestik hingga mancanegara, termasuk dari Malaysia, turut mendorong tumbuhnya usaha baru seperti homestay, jasa pemandu, hingga UMKM lokal yang menopang ekosistem wisata Nyarai.

Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat desa.

“Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal.

Pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi bisa berjalan beriringan.

Dengan akses pelatihan dan penguatan kapasitas, masyarakat tidak hanya memperoleh penghidupan yang lebih baik, tetapi juga berperan aktif menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Ke depan, Desa Wisata Nyarai diharapkan terus berkembang sebagai model ekowisata berkelanjutan yang mampu menyeimbangkan antara ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Program ini juga sejalan dengan komitmen Astra dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta visi “Sejahtera Bersama Bangsa”.

Transformasi Nyarai menjadi bukti bahwa perubahan tidak selalu datang dari luar. Kadang, ia lahir dari kesadaran satu orang yang berani mengubah arah hidup satu kampung.

 

  • Penulis: (**/VAN)
  • Editor: Christo Senduk

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! KDMP di Modoinding Berdiri di Depan Pekuburan, Warganet: Kok Dibangun di Kampung Wowo?

    Viral! KDMP Modoinding Berdiri di Depan Pekuburan, Warganet: Kok Dibangun di “Kampung Wowo”?

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 529
    • 0Komentar

    MODOINDING, PRONEWS5.COM – Keberadaan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kakenturan Barat, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Penyebabnya bukan karena bentuk bangunannya, melainkan lokasi pembangunan yang disebut berada tepat di depan area pekuburan umum dan jauh dari pusat aktivitas masyarakat. Foto dan video yang beredar […]

  • Kejati Sulut “Kuliti” dr. Vanny Tamansa dengan 16 Pertanyaan Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang

    Kejati Sulut “Kuliti” dr. Vanny Tamansa dengan 16 Pertanyaan Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Fraksi Golkar, dr. Vanny Tamansa, menjalani pemeriksaan marathon di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut), Senin (16/3/2026), terkait penyidikan dugaan korupsi dana siap pakai stimulan perbaikan dan pembangunan kembali rumah warga terdampak erupsi Gunung Ruang. Politisi Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sitaro III […]

  • Pasca Viral Dugaan Larangan Doa, The Nice Playland Sawangan Gelar Ibadah Lintas Ormas

    Pasca Viral Dugaan Larangan Doa, The Nice Playland Sawangan Gelar Ibadah Lintas Ormas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 424
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — The Nice Playland di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, menggelar ibadah bersama lintas organisasi masyarakat (ormas) adat Minahasa, setelah video dugaan penolakan doa di kawasan wisata tersebut tersebar luas di media sosial. Ibadah yang diikuti puluhan orang ini dilaksanakan langsung di area wisata sebagai bagian dari langkah klarifikasi pihak pengelola atas […]

  • Spesialis Pencuri Kotak Amal Dibekuk Tim URC Polres Kotamobagu

    Spesialis Pencuri Kotak Amal Dibekuk Tim URC Polres Kotamobagu

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polres Kotamobagu mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat serangkaian pencurian kotak amal dan uang di wilayah Kota Kotamobagu. Keduanya diduga telah melakukan aksi pencurian hingga tujuh kali. Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AI alias Rian (18) dan ALL alias Latif (18). Keduanya merupakan warga Desa […]

  • BBM Pertalite Langka, Pedagang Eceran Raup Untung hingga Rp14 Ribu per Liter, Warga Kotamobagu Desak Polisi Tindak Mafia BBM

    BBM Pertalite Langka, Pedagang Eceran Raup Untung hingga Rp14 Ribu per Liter, Warga Kotamobagu Desak Polisi Tindak Mafia BBM

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 780
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kota Kotamobagu diduga dimanfaatkan oleh pedagang bensin eceran untuk meraup keuntungan besar. Di tengah antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU, harga Pertalite eceran melonjak hingga Rp14.000 per liter, naik dari sebelumnya sekitar Rp12.000 per liter. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat. Warga menilai praktik […]

  • Kajati Sulut dan Stefanus Liow Perkuat Program Jaga Desa

    Kajati Sulut dan Stefanus Liow Perkuat Program Jaga Desa

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 255
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jakob Hendrik Pattipeilohy, SH, MH, dan Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulawesi Utara, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, memperkuat sinergi pelaksanaan Program Jaga Desa sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang transparan serta akuntabel. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang […]

expand_less