Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sekolah Rakyat Diperkuat, Akses Pendidikan Inklusif bagi Siswa Kian Luas

Sekolah Rakyat Diperkuat, Akses Pendidikan Inklusif bagi Siswa Kian Luas

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya – Kepedulian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terhadap siswa Sekolah Rakyat (SR) terus ditunjukkan secara konsisten melalui berbagai kegiatan sosial di sejumlah daerah.

Hingga pelaksanaan terbaru, tercatat sembilan Sekolah Rakyat telah terlibat, mulai dari Bangkalan, Kediri, Lamongan, Pamekasan, Mojokerto, Banyuwangi, Tuban, Jombang, hingga Gresik, dan jumlah ini dipastikan akan terus bertambah.

Dalam setiap kesempatan, Khofifah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh para siswa agar mereka semakin termotivasi dalam menempuh pendidikan.

“Kami ingin anak-anak SR juga merasakan perhatian dan dukungan agar mereka semakin semangat belajar dan terus optimis untuk meraih cita-cita,” ujar Khofifah.

Kehadiran siswa Sekolah Rakyat dalam berbagai kegiatan tersebut tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga turut berkontribusi memeriahkan suasana melalui penampilan tim hadrah.

Selain itu, para siswa juga menerima bantuan berupa perlengkapan ibadah dan tas sekolah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan pendidikan mereka.

Interaksi hangat antara gubernur dan para siswa turut memperkuat suasana kebersamaan.

Dalam beberapa kesempatan, Khofifah juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan siswa, menciptakan pengalaman yang berkesan, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang keluarga sederhana.

Salah satu siswa SRT 51 Bangkalan, Raffa Inayah, mengaku terharu dapat bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Timur.

“Saya senang sekali dan bangga bisa bertemu Ibu Gubernur, apalagi saya dipeluk langsung. Ini pertemuan pertama kali saya dengan Ibu Gubernur,” ungkapnya.

Raffa juga mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat telah membawa perubahan besar dalam hidupnya. Ia merasa mendapatkan banyak pelajaran, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Saya bangga sekali bisa sekolah di SR. Di sini kami diajarkan banyak hal, bukan hanya pelajaran, tapi juga bagaimana bersikap, disiplin, dan punya mimpi. Guru-gurunya juga sangat peduli, jadi kami merasa diperhatikan dan punya keluarga baru,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat menjadi titik balik yang membuka harapan baru bagi masa depannya.

Program Sekolah Rakyat kini semakin dirasakan manfaatnya sebagai wadah pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter serta menumbuhkan optimisme generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak anak dapat merasakan manfaatnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meninjau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru, Riau, sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu berjalan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Menko Polkam menyampaikan bahwa pemerintah secara aktif memantau pelaksanaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah untuk melihat perkembangan serta memastikan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Karena saya juga di daerah lain, kami datangi sekolah-sekolah rakyat seperti ini untuk menemukan apakah ada masalah, apakah tidak kena sasaran, apakah sasarannya sudah tercapai sesuai dengan yang diinginkan oleh pemerintah,” ujarnya dihadapan para guru dan siswa, Kamis (5/3/2026).

Ia mengapresiasi perkembangan SRMA 31 Pekanbaru yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat sejak berdiri sekitar tujuh bulan lalu.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pihak sekolah, pemerintah daerah, hingga dinas terkait.

“Dalam waktu hanya tujuh bulan sudah terlihat perkembangan yang sangat membanggakan. Tentunya ini bukan hasil kerja satu orang saja, tetapi hasil kerja bersama berbagai unsur pendukung,” ujar Menko Djamari.

Menko Polkam menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu melanjutkan sekolah di jalur pendidikan reguler.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mendorong para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan sungguh-sungguh. “Belajarlah dengan baik. Kalian adalah harapan bangsa ini ke depan. Masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan kunjungan ini Menko Polkam juga memberikan arahan khusus kepada para guru yang menjadi ujung tombak keberhasilan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting bagi masa depan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, ia meminta para guru untuk mendidik para siswa dengan sepenuh hati serta tidak ragu untuk membimbing serta memperbaiki perilaku dan mental para siswa apabila terdapat hal yang keliru, karena hal tersebut justru menjadi bagian dari tanggung jawab pendidikan untuk membentuk generasi yang memiliki mental kuat dan moral yang mulia untuk kepentingan masa depan murid itu sendiri.

Sementara itu, Kepala SRMA 31 Pekanbaru Tengku Muhammad Hanafi Mustafa menyampaikan bahwa saat ini sekolah memiliki 47 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan menjalani pendidikan dengan sistem berasrama.

“Anak-anak belajar bersama guru hingga sore hari, kemudian dilanjutkan pembinaan di asrama oleh wali asuh. Alhamdulillah dalam tujuh bulan ini sudah terlihat perkembangan yang baik, baik dari sisi akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Salah satu siswa kelas X, Indah Lestari mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Sekolah Rakyat karena seluruh kebutuhan pendidikan difasilitasi oleh sekolah.

“Sekolah ini sangat membantu masyarakat yang kehidupannya cukup sulit. Semua fasilitas disediakan, seperti sepatu, baju, hingga laptop,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Raihan Syahputra yang menilai program Sekolah Rakyat membuka peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

“Program ini membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan. Saya ingin belajar lebih serius dan meraih prestasi untuk membanggakan orang tua,” katanya.

Kunjungan kerja Menko Polkam tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat sekaligus memastikan upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat terus berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan ini, hadir pula Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI (Purn.) Heri Wiranto, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol. Desman Tarigan, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Transformasi Digital Irjen Pol. Tonny Hermawan, dan Staf Khusus Menko Polkam.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kopdes Merah Putih Dipercepat, Pemerintah Targetkan Seluruh Wilayah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia terus mempercepat pembangunan puluhan ribu gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) di seluruh wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa. Hingga pertengahan Maret 2026, pembangunan telah menunjukkan progres signifikan dengan puluhan ribu unit dalam tahap pengerjaan dan ribuan di antaranya siap beroperasi. Program percepatan ini dijalankan oleh Kementerian Koperasi Republik […]

  • Kerangka di Jangli Ternyata Korban Pembunuhan Motif Cemburu Terungkap

    Kerangka di Jangli Ternyata Korban Pembunuhan Motif Cemburu Terungkap

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SEMARANG, PRONEWS5.COM — Misteri penemuan kerangka manusia di wilayah Jangli, Kota Semarang, Jawa Tengah, akhirnya menemukan titik terang. Polisi menduga kuat kerangka tersebut merupakan jasad M, seorang remaja asal Kabupaten Semarang yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Hasil penyelidikan juga mengarah pada dugaan pembunuhan. Polisi menetapkan MVD (22) sebagai tersangka. Motif sementara diduga dipicu kecemburuan […]

  • Breaking News: Puluhan Siswa Tiga Sekolah di Tomohon Diduga Keracunan MBG, RS Kewalahan Tangani Pasien

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 4.914
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Puluhan siswa dari tiga sekolah menengah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (26/1/2026). Para siswa tersebut dilarikan ke sejumlah rumah sakit dengan keluhan mual, muntah, dan sakit perut, beberapa jam setelah pulang sekolah. Para korban berasal dari SMA Karitas Tomohon, SMK Negeri 1 […]

  • Buaya Besar yang Resahkan Pantai Tinggian Kombi Minahasa Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 696
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Seekor buaya berukuran besar yang sempat meresahkan warga dan wisatawan akhirnya berhasil ditangkap nelayan di pesisir Pantai Tinggian, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Minggu (22/2/2026) sore. Penangkapan dilakukan setelah kemunculan reptil predator itu berulang kali terlihat di sekitar area pantai yang kerap dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan. Kehadirannya memicu kekhawatiran karena lokasi […]

  • Masjid Baiturahman Langowan Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut YSK

    Masjid Baiturahman Langowan Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut YSK

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 173
    • 0Komentar

    LANGOWAN|PRONews5.com — Masjid Baiturahman Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling atau yang akrab disapa YSK, menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penyerahan hewan kurban tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Baiturahman Langowan dan disalurkan melalui Relawan Torang Prabowo […]

  • Koperasi Desa Perkuat Ekonomi Lokal, Keuntungan Kembali ke Desa

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai pusat ekosistem ekonomi rakyat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, koperasi desa didorong bukan sekadar lembaga usaha, tetapi instrumen afirmasi yang memastikan perputaran ekonomi terjadi dan manfaatnya kembali ke desa. Sinergi lintas kementerian menjadi kunci percepatan […]

expand_less