Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Saksi di PN Tondano Buka Fakta: Gaji dan Pensiun Dua Pendeta GMIM Tak Dibayar Bertahun-tahun

Saksi di PN Tondano Buka Fakta: Gaji dan Pensiun Dua Pendeta GMIM Tak Dibayar Bertahun-tahun

  • account_circle rafael
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 1.473
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TONDANO, PRONews5.com — Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang gugatan perdata dua Pendeta GMIM melawan pimpinan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM di Pengadilan Negeri Tondano, Rabu (14/1/2025). Dalam persidangan tersebut, saksi penggugat membuka fakta bahwa hak gaji dan pensiun Pendeta Dr. Lientje Kaunang, Th.M., dan Pendeta Dr. Agustien Kaunang, M.Th., tidak dibayarkan selama bertahun-tahun meski keduanya tidak pernah diberhentikan secara sah sebagai pekerja Sinode GMIM. Praktik ini diduga kuat merupakan perbuatan melawan hukum.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M. I G.N.A. Aryanta Era Winawan, S.H., M.H., itu mengagendakan pemeriksaan saksi dari pihak penggugat. Kuasa hukum penggugat menghadirkan dua saksi fakta, yakni Pendeta Drs. Engelbert Wolter Gills Kumaat, S.Th., M.Si., dan Pendeta Djenny Telly Momongan, M.Th., yang mengetahui langsung serta mengalami persoalan serupa terkait hak-hak pekerja GMIM.

Dalam kesaksiannya, terungkap bahwa para penggugat dan saksi memiliki Surat Keputusan Sinode GMIM sebagai pekerja Sinode dengan hak menerima gaji bulanan. Gaji tersebut secara rutin dipotong untuk iuran pensiun serta hak “rumah masa depan”, yakni uang penghargaan sebesar Rp25 juta yang diberikan setelah memasuki masa pensiun. Selain itu, penggugat juga menerima penugasan resmi sebagai dosen di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan GMIM Ds. AZR Wenas, dengan gaji tetap dibayarkan oleh Sinode GMIM.

Persoalan mulai muncul sejak Desember 2008 ketika gaji para pendeta pengajar di UKIT tidak lagi dibayarkan tanpa adanya surat pemberhentian. Situasi ini berlangsung hingga April 2010. Bahkan pada 3 Juli 2009, pimpinan Sinode GMIM saat itu menerbitkan SK pemberhentian terhadap para pendeta tersebut.

Namun, melalui Sidang Sinode GMIM tahun 2010, para pendeta diaktifkan kembali sebagai pekerja Sinode melalui SK tertanggal 1 Mei 2010, dan gaji kembali dibayarkan. Meski demikian, gaji selama 17 bulan sejak Desember 2008 hingga April 2010 tidak pernah dilunasi hingga kini.

Masalah kembali berulang pada November 2015. Pada masa kepemimpinan Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Henny William Booth Sumakul, pembayaran gaji penggugat dan sejumlah pendeta dosen kembali dihentikan. Kondisi tersebut terus berlanjut hingga masa Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina, tanpa pernah ada surat pemberhentian resmi sebagaimana diatur dalam Tata Gereja GMIM.

Upaya penyelesaian melalui jalur pemerintah sempat ditempuh. Pada 2016, sembilan pendeta membawa persoalan ini ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara. Hasilnya, pada 19 Januari 2017, Disnaker mengeluarkan surat anjuran agar BPMS GMIM membayarkan hak-hak para pekerja. Namun, anjuran tertulis yang ditandatangani Kepala Dinas Ir. Erny B. Tumundo, M.Si., tersebut tidak pernah dijalankan.

Dalam persidangan juga terungkap adanya perlakuan berbeda. Sejumlah pendeta yang memilih mengajar di Fakultas Teologi UKIT Yayasan GMIM Ds. AZR Wenas tetap menerima gaji hingga pensiun. Pendeta lain yang kembali melayani jemaat juga memperoleh hak gaji dan pensiun. Namun, pendeta yang memilih mengajar di institusi lain, termasuk di UKIT YPTK GMIM dan IAKN Manado, justru tidak lagi menerima gaji maupun hak pensiun.

Saksi menjelaskan, Pendeta Dr. Lientje Kaunang dan Pendeta Dr. Agustien Kaunang tetap menjalankan tugasnya mengajar hingga pensiun meski hak-haknya tidak dibayarkan. Keduanya memegang jabatan struktural penting, masing-masing sebagai Dekan Fakultas Teologi dan Ketua Program Pascasarjana UKIT YPTK GMIM. Mereka memilih bertahan demi keberlangsungan pendidikan dan mahasiswa, hingga akhirnya memasuki masa pensiun pada 5 Oktober 2020 dan 10 Agustus 2022.

Kuasa hukum penggugat, Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, S.H., menegaskan bahwa kliennya tidak pernah diberhentikan atau dipecat secara sah sebagai pekerja Sinode GMIM. Menurutnya, para penggugat juga tidak pernah melakukan pelanggaran Tata Gereja GMIM yang dapat menjadi dasar pemberhentian, seperti mengajarkan aliran sesat, mencemarkan nama baik gereja, atau terlibat tindak pidana.

“Fakta-fakta yang terungkap di persidangan semakin menguatkan dalil gugatan kami bahwa pimpinan BPMS GMIM telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak membayarkan hak gaji dan pensiun para penggugat,” ujar Sofyan Jimmy Yosadi di hadapan media.

Ia menyatakan optimistis Majelis Hakim PN Tondano akan memberikan putusan yang adil berdasarkan fakta persidangan. Sidang perkara ini dijadwalkan akan kembali dilanjutkan sesuai agenda yang telah ditetapkan pengadilan.

[**/ARP]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Mitigasi Energi Jelang Lebaran, Warga Diminta Tidak Boros

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memastikan kesiapan sektor energi nasional menjelang perayaan Idulfitri dengan menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman tanpa gangguan pasokan energi. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman […]

  • KPK Bongkar Skema Proyek Keluarga, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 438
    • 0Komentar

    PEKALONGAN, PRONews5.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tenaga alih daya (outsourcing) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Penetapan ini dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 2–3 Maret 2026 di Pekalongan dan Semarang. Dalam operasi tersebut, penyidik sempat mengamankan 12 orang lainnya. Namun […]

  • Prediksi Besok: Haaland atau Mbappé yang Bersinar? Belgia Wajib Menang

    Prediksi Besok: Haaland atau Mbappé yang Bersinar? Belgia Wajib Menang

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PRONEWS5.COM– Enam pertandingan penentuan fase grup Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar pada Sabtu (27/6/2026). Duel-duel krusial dari Grup G, H, dan I diprediksi berlangsung sengit karena menentukan tim yang lolos ke babak 32 besar, baik sebagai juara grup, runner-up, maupun melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Perhatian utama tertuju pada laga Grup I yang mempertemukan […]

  • PWI Sulut Copot Yongky Sumual dari Jabatan Wakil Ketua OKK

    PWI Sulut Copot Yongky Sumual dari Jabatan Wakil Ketua OKK

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 403
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara mengambil keputusan tegas dengan mereposisi Yongky Sumual dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kompetensi (OKK). Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno Diperluas yang digelar di Kantor PWI Sulut, Jalan Sudirman, Manado, Rabu (15/7/2026), setelah forum melakukan pembahasan dan pertimbangan secara menyeluruh […]

  • Gibran Pikul Salib di Kupang, Warganet: “Potret Terbaik Tahun Ini”

    Gibran Pikul Salib di Kupang, Warganet: “Potret Terbaik Tahun Ini”

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 371
    • 0Komentar

    KUPANG, NTT — memikul salib dalam Festival Pawai Paskah di Bundaran PU, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4/2026). Aksi tersebut viral di media sosial dan menuai apresiasi luas, bahkan banyak warganet menyebutnya sebagai “potret paling terbaik tahun ini” yang mencerminkan nilai toleransi dan persatuan. Dalam prosesi keagamaan tersebut, Gibran berjalan berdampingan dengan dan […]

  • Harga Pangan Tetap Stabil di Tengah Ancaman Inflasi Global

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus menjaga stabilitas harga pangan nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Berbagai langkah strategis ditempuh guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan harga kebutuhan pokok terkendali, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini. Sejumlah indikator menunjukkan tekanan inflasi pangan relatif […]

expand_less