Aksi Heroik Ditpolairud Polda Sulut Padamkan Kebakaran Kapal di Selat Lembeh
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- visibility 354
- comment 0 komentar
- print Cetak

Personel Ditpolairud Polda Sulut saat melakukan aksi pemadaman kebakaran KM Maranatha 04 di perairan Selat Lembeh, Bitung, Rabu (15/04/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BITUNG, PRONEWS5.COM — Aksi cepat dan heroik ditunjukkan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara saat memadamkan kebakaran yang melanda kapal KM Maranatha 04 di perairan Selat Lembeh, tepatnya di depan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPS) Kota Bitung, Rabu (15/04/2026).
Dua anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka.
Insiden tersebut bermula dari laporan masyarakat yang melihat kepulan asap tebal dari kapal yang tengah berlabuh.
Menanggapi laporan itu, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak cepat dengan mengerahkan kapal patroli KP SBU XV 2003 yang dipimpin Komandan Kapal Bripka Hanny Wantania menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas tanpa menunggu lama langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan firefighting yang tersedia.
Dengan taktik yang terukur dan koordinasi yang solid, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat meluas ke seluruh badan kapal maupun mengganggu aktivitas pelayaran di kawasan Selat Lembeh.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kapal. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Fokus utama kami adalah menyelamatkan jiwa. Dua ABK yang berada di kapal berhasil kami evakuasi dalam kondisi selamat tanpa luka,” ujar Bripka Hanny Wantania.
Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, memberikan apresiasi atas respons cepat anggotanya di lapangan. Ia menegaskan bahwa keselamatan di wilayah perairan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna jasa kelautan. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa.
Saat ini, tim masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada para pemilik kapal, nakhoda, dan awak kapal agar lebih disiplin dalam melakukan perawatan, khususnya pada instalasi listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Polda Sulut turut membuka layanan darurat bagi masyarakat yang mengalami insiden di laut melalui call center 110 atau Central Mako Ditpolairud Polda Sulut di nomor 085173263435.
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar