Senduk Gandeng Maron Grup, Tomohon Gas Pol Jadi Kota Wisata Dunia
- account_circle (**/VIC)
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- visibility 250
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk bersama Ketua TP-PKK Jean d'Arc Senduk Karundeng didampingi pimpinan Maron Grup Ronal Korompis dan Mary Wewengkang serta jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Tomohon saat pertemuan strategis membahas pertemuan pengembangan pariwisata di Jakarta Selatan. (Foto: Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONews5.com — Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, mempercepat langkah transformasi sektor pariwisata dengan menggandeng investor swasta Maron Grup. Salah satu proyek kunci hotel bintang empat di kawasan Taman Kelong dipastikan bukan lagi tahap perencanaan, melainkan telah memasuki fase akhir (finishing) dan ditargetkan siap beroperasi saat Tomohon International Flower Festival 2026 (TIFF 2026).
Kepastian itu mengemuka dalam pertemuan strategis antara Wali Kota Senduk dengan pimpinan Maron Grup, Ronal Korompis dan Mary Wewengkang, yang berlangsung di kawasan Adityawarman, Sabtu (3/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Senduk didampingi Ketua TP-PKK, Jean d’Arc Senduk Karundeng, serta jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Tomohon.
Pembahasan berfokus pada percepatan penguatan ekosistem pariwisata, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga peningkatan kualitas destinasi unggulan.
Fakta penting yang mengemuka: hotel bintang empat yang akan dikelola oleh Metland bersama Ciputra Group kini telah memasuki tahap finishing.
Artinya, proyek tersebut tinggal penyelesaian akhir sebelum beroperasi penuh, bukan lagi sekadar rencana pembangunan.
Secara investigatif, progres ini menjadi indikator kuat bahwa Tomohon tengah beralih dari wacana menuju realisasi konkret.
Kehadiran hotel berbintang dalam kondisi hampir rampung menandakan kesiapan daerah dalam menjawab lonjakan kebutuhan akomodasi, khususnya menjelang event internasional seperti TIFF.
Maron Grup sendiri selama ini dikenal sebagai motor penggerak destinasi wisata di Sulawesi Utara, dengan portofolio seperti Danau Linow, Taman Kelong, Bukit Doa Mahawu, hingga Pulau Lihaga.
Keterlibatan mereka dalam proyek hotel ini mempertegas arah pembangunan pariwisata berbasis kolaborasi.
Selain itu, pengembangan kawasan wisata Rurukan serta penataan wajah kota juga menjadi fokus pembahasan.
Pemerintah menilai, daya tarik visual dan kenyamanan kota merupakan faktor penting dalam menarik wisatawan mancanegara.
Wali Kota Senduk bahkan menegaskan komitmennya membentuk tim khusus lintas sektor guna memastikan seluruh program berjalan cepat dan terukur.
Sementara itu, Mary Wewengkang dan Ronal Korompis menyatakan kesiapan Maron Grup untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pariwisata dan sektor pendidikan di Tomohon.
Dari sisi promosi, BPPD Tomohon menyatakan akan menggenjot strategi pemasaran destinasi sekaligus membuka peluang investasi baru.
Dengan proyek hotel yang telah memasuki tahap akhir serta sinergi kuat antara pemerintah dan swasta, Tomohon kini berada pada fase krusial, bertransformasi dari kota berbasis event menjadi destinasi wisata berstandar internasional yang siap bersaing di kancah global.
- Penulis: (**/VIC)



Saat ini belum ada komentar