Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Isir Tegaskan Masih Banyak Polisi Baik

Isir Tegaskan Masih Banyak Polisi Baik

  • account_circle (**/VAN)
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan masih banyak anggota kepolisian yang menjalankan tugas secara baik dan profesional. Ia menyebut anggota yang melakukan pelanggaran hanya segelintir oknum dan pimpinan Polri berkomitmen mengambil tindakan terhadap mereka.

Pernyataan itu disampaikan Isir saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ngobrol Santai (Ngobras) Forum Pimred Multimedia Indonesia (FPRMI) bertema “Bicara Polisi, Publik dan Media” di Hotel Luminor, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Forum tersebut mempertemukan jajaran Polri, pimpinan media, wartawan, serta sejumlah tokoh pers untuk membicarakan hubungan kepolisian dengan media dan masyarakat, termasuk bagaimana citra institusi dibentuk melalui pelaksanaan tugas, pemberitaan, kritik, serta kontrol publik.

“Percayalah, masih banyak polisi baik di republik ini. Polisi yang tidak baik hanya segelintir oknum dan pimpinan berkomitmen untuk menindak oknum,” kata Isir.

Menurut Isir, perilaku anggota di lapangan menjadi salah satu unsur yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Karena itu, setiap personel dituntut bekerja sesuai aturan, menjaga profesionalitas, dan bertanggung jawab atas kewenangan yang dimiliki.

Dalam kesempatan tersebut, Isir juga menjelaskan perkembangan tugas dan kewenangan Polri yang menurutnya harus ditempatkan dalam kerangka hukum yang berlaku.

Ia merujuk ketentuan dalam Pasal 13 dan Pasal 14 UU Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri beserta penjelasannya.

“Tupoksi Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 13 dan Pasal 14 UU Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan dijelaskan dalam penjelasannya. Tidak ada yang melanggar,” ujar Isir.

Ia menjelaskan, keterlibatan personel Polri dalam penugasan pada kementerian atau lembaga lain tetap harus ditempatkan dalam koridor tugas dan fungsi kepolisian.

Penugasan tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan kebutuhan serta permintaan dari instansi yang bersangkutan.

Dialog kemudian mengarah pada posisi media dan masyarakat dalam mengawasi kinerja kepolisian.

Bagi Isir, kritik tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai ancaman terhadap institusi.

Kontrol dari masyarakat dan media justru dapat menjadi bagian dari mekanisme evaluasi agar berbagai kekurangan di internal Polri dapat segera diperbaiki.

Ia mengatakan Polri memiliki mekanisme internal untuk melakukan pembenahan sekaligus memberikan tindakan terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Institusi Polri telah teruji memiliki sistem imun untuk memperbaiki dirinya sendiri,” ujarnya.

Pandangan tersebut menempatkan media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai salah satu unsur yang ikut mengawal akuntabilitas lembaga negara melalui pemberitaan dan fungsi kontrol sosial.

Ketua Umum FPRMI Bernadus Wilson Lumi mengatakan Ngobras merupakan program yang dibuat sebagai ruang pertemuan informal antara media, lembaga negara, dan tokoh nasional.

Menurut Wilson, komunikasi terbuka diperlukan agar lembaga maupun pejabat publik memiliki ruang untuk menjelaskan kebijakan, tugas, dan kinerja kepada masyarakat melalui media.

“Ngobras merupakan ruang kolaborasi untuk sama-sama menjaga hubungan dengan media, transparansi publik, serta sosialisasi kinerja lembaga,” kata Wilson.

Sekjen FPRMI Helmy Halim menambahkan, kegiatan tersebut dirancang berlangsung secara rutin setiap bulan dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang.

Ia berharap pola dialog yang santai dapat membuka komunikasi yang lebih cair tanpa menghilangkan substansi pembahasan.

“Rencananya Ngobras Forum Pimred setiap bulan diadakan, dengan mengundang tokoh-tokoh nasional. Obrolannya juga santai dan mengalir saja, tidak ada pertanyaan media yang berat-berat,” ujar Helmy.

Kegiatan itu turut menghadirkan Komisioner Dewan Pers periode 2025–2028 Yogi Hadi Ismanto, Wakil Ketua Dewan Pers periode 2019–2022 sekaligus Ketua Umum PWI Pusat masa bakti 2023–2025 Hendry Ch Bangun, serta Asep Setiawan yang pernah menjabat Komisioner Dewan Pers periode 2019–2022.

Sejumlah tokoh pers lainnya juga hadir, di antaranya wartawan senior sekaligus Pembina FPRMI Nurjaman Mochtar, Ketua Forum Wartawan Kebangsaan Raja Pane, Naek Pangaribuan selaku Koordinator Wartawan Kepolisian periode 2010–2020 sekaligus Wanhat FPRMI, serta H.M.U. Kurniadi.

Melalui forum tersebut, FPRMI mendorong terbentuknya komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan media.

Ruang dialog semacam ini dinilai penting untuk mempertemukan perspektif institusi, pers, dan masyarakat dalam melihat pelaksanaan tugas kepolisian secara lebih utuh.

  • Penulis: (**/VAN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebaran 2026 Dorong Pergerakan Ekonomi Daerah Semakin Positif

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JAKARTA – Momentum Ramadan dan Lebaran 2026 memberikan dorongan kuat terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Indonesia. Peningkatan konsumsi masyarakat, mobilitas yang tinggi, serta geliat perdagangan domestik menghadirkan perputaran ekonomi yang semakin luas dan merata. Kondisi ini memperkuat peran konsumsi rumah tangga sebagai pilar utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendorong penguatan ekonomi […]

  • Tak Ada Libur Lebaran, Pengawasan Korupsi Kepala Daerah Tetap Diperketat

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan terhadap potensi praktik korupsi di lingkungan kepala daerah, termasuk selama periode libur Hari Raya Idulfitri 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan bersih dan transparan. Penegasan ini sejalan dengan langkah aktif aparat penegak hukum, […]

  • Lodewyk Pusung Ungkap Nanik S Deyang Disebut Sudah Punya Dapur SPPG Sebelum Jadi Waka BGN

    Lodewyk Pusung Ungkap Nanik S Deyang Disebut Sudah Punya Dapur SPPG Sebelum Jadi Waka BGN

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Sidang praperadilan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengungkap keterangan baru terkait dugaan kepemilikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh mantan Kepala BGN Nanik S. Deyang. Keterangan tersebut disampaikan Lodewyk dalam persidangan yang digelar secara daring. Ia menyebut Nanik telah memiliki dapur SPPG […]

  • Gaji dan Pensiun Dibekukan Tanpa Prosedur, BPMS GMIM Terpojok di Ruang Sidang

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.799
    • 0Komentar

    TONDANO, PRONews5.com — Gugatan dua pendeta perempuan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) terhadap Pimpinan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM kembali bergulir dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tondano, Rabu (4/2/2026). Agenda pembuktian justru mengungkap rangkaian kebijakan BPMS GMIM yang dinilai tidak konsisten, terutama terkait penghentian sepihak gaji dan hak pensiun senilai Rp1.239.642.750 tanpa […]

  • Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

    Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SANGIHE, PRONEWS5.COM — Garis polisi atau police line ternyata belum sepenuhnya menghentikan dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah Desa Bowone, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Sekitar dua bulan setelah operasi gabungan aparat penegak hukum (APH) dilakukan di kawasan tersebut, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pertambangan kembali terpantau. Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga Sangihe yang […]

  • Pernyataan Sikap GMAM terkait Rencana Berakhirnya Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun 2027

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Jakarta – (9/3) Gerakan Mahasiswa Aceh Menggugat (GMAM) menyatakan sikap tegas menolak wacana berakhirnya Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh pada tahun 2027 tanpa adanya kejelasan skema keberlanjutan dari pemerintah pusat. GMAM menilai penghentian Dana Otsus secara sepihak berpotensi menciptakan ketidakpastian pembangunan serta memicu kekecewaan masyarakat Aceh terhadap komitmen negara dalam menjaga perdamaian yang telah disepakati. […]

expand_less