Detik-Detik Tembakan di Washington Hilton, Trump Dievakuasi Dramatis
- account_circle (**/VIC)
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- visibility 254
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampak duduk di meja utama saat menghadiri White House Correspondents’ Dinner di Washington Hilton, beberapa saat sebelum insiden tembakan memicu kepanikan dan evakuasi oleh aparat keamanan. (Gambar: Tangkapan Layar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WASHINGTON D.C. — Kepanikan pecah di tengah kemewahan ajang tahunan White House Correspondents’ Dinner setelah suara tembakan mengguncang Washington Hilton Hotel, Sabtu malam waktu setempat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump dievakuasi cepat oleh United States Secret Service kurang dari 30 menit setelah tiba di lokasi.
Sedikitnya lima letusan terdengar dari area lobi saat lebih dari 2.000 tamu—terdiri dari jurnalis, pejabat tinggi, dan undangan elite—memadati ballroom. Para tamu panik, berhamburan mencari perlindungan, sebagian besar berlindung di bawah meja ketika suasana berubah mencekam dalam hitungan detik.
Selain Trump dan Melania, Wakil Presiden JD Vance serta Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt turut diamankan dari podium utama. Evakuasi berlangsung cepat, terkoordinasi, dan diikuti pengamanan terhadap sejumlah anggota kabinet lainnya.
Informasi awal dari sumber Gedung Putih yang dikutip New York Post menyebutkan pelaku berhasil dilumpuhkan dan tewas di lokasi, tepatnya di area pemeriksaan detektor logam sebelum memasuki ballroom.
Aparat langsung menutup seluruh akses hotel dan mengisolasi area kejadian guna mencegah potensi ancaman lanjutan.
Momen mencekam tersebut turut disaksikan jurnalis senior Wolf Blitzer.
Pembawa acara CNN itu mengaku mendengar suara tembakan dari jarak sangat dekat saat berada di koridor menuju lobi.
“Suara tembakan terdengar jelas di lorong sempit, sangat dekat. Situasinya langsung kacau,” ungkap Blitzer.
Ia bahkan sempat dijatuhkan oleh petugas keamanan sebagai langkah proteksi.
Dalam kesaksiannya, Blitzer menyebut dirinya bersama sekitar 15 orang lainnya sempat dikunci di dalam kamar mandi pria sebagai prosedur pengamanan sementara, sembari aparat memastikan situasi benar-benar terkendali.
Pihak keamanan bergerak cepat mengunci perimeter, membatasi pergerakan tamu, dan mengarahkan mereka ke titik aman.
Hingga beberapa saat setelah kejadian, ketegangan masih terasa kuat di dalam gedung, sementara penyisiran dilakukan secara menyeluruh.
Meski sempat dilanda kepanikan, penyelenggara dari White House Correspondents’ Association menyatakan acara kemungkinan tetap dilanjutkan setelah situasi dinyatakan aman oleh otoritas keamanan.
- Penulis: (**/VIC)
- Editor: Donald Taliwongso
- Sumber: New York Post



Saat ini belum ada komentar