Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kejagung Bongkar Modus Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Raup Miliaran Rupiah per Hari

Kejagung Bongkar Modus Korupsi MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Raup Miliaran Rupiah per Hari

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 401
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar dugaan penyimpangan besar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya.

Ketiga mantan petinggi BGN itu kini ditahan setelah penyidik menemukan dugaan pengaturan penunjukan yayasan mitra program serta intervensi dalam pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan sejumlah yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga memiliki keterkaitan dengan para tersangka.

Menurut penyidik, yayasan-yayasan tersebut tetap dinyatakan lolos sebagai mitra Program Makan Bergizi Gratis meskipun diduga tidak memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan. Penyidik menduga terdapat manipulasi dan pengaturan dalam proses verifikasi melalui portal kemitraan BGN.

“Yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka memperoleh insentif hingga miliaran rupiah setiap hari dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang bersumber dari APBN,” ungkap Syarief dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026).

Temuan tersebut menjadi salah satu pintu masuk penyidik untuk mengusut dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program strategis nasional yang selama ini digadang-gadang menjadi andalan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Selain dugaan pengaturan mitra, penyidik juga menemukan indikasi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.

Sejumlah proyek pengadaan diduga tidak sesuai kebutuhan riil program dan terindikasi mengalami penggelembungan harga atau mark up.

Beberapa pengadaan yang kini menjadi sorotan penyidik antara lain 21.801 unit motor listrik senilai sekitar Rp1 triliun, 32 ribu pasang sepatu, lebih dari 31 ribu unit tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.

Penyidik menduga sejumlah pengadaan tersebut dilakukan dengan harga tidak wajar dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Dari hasil penyelidikan sementara, pola yang ditemukan mengarah pada dugaan pemanfaatan proyek-proyek pengadaan untuk menguntungkan pihak tertentu melalui mekanisme yang telah diatur sejak awal.

Usai menjalani pemeriksaan, Dadan Hindayana terlihat keluar dari Gedung Kejaksaan Agung mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol.

Ia dikawal ketat penyidik menuju kendaraan tahanan tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Penahanan juga dilakukan terhadap dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya. Ketiganya langsung dibawa ke rumah tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sebelum terseret perkara ini, Dadan Hindayana telah lebih dahulu dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Pemerintah juga memberhentikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya dari posisi Wakil Kepala BGN.

Sebagai pengganti, pemerintah menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.

Kejaksaan Agung menegaskan penyidikan masih terus berkembang. Selain menghitung total kerugian negara, penyidik juga menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga ikut menikmati keuntungan dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Perkara ini menjadi salah satu kasus korupsi terbesar yang menjerat pejabat di lingkungan BGN sejak lembaga tersebut dibentuk.

Penyidik memastikan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru apabila ditemukan bukti keterlibatan pihak lain dalam skandal yang kini menjadi perhatian nasional tersebut.

[**/Frank]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Cartenz Ungkap Serangkaian Kasus Kekerasan, 28 Orang Diamankan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 331
    • 0Komentar

    JAYAPURA, PRONews5.com — Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan 28 orang dalam rangkaian operasi penegakan hukum di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, selama periode 10 hingga 21 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kasatgas Humas Operasi […]

  • Kapolres Kotamobagu Tegaskan Patroli Siang Malam untuk Jamin Kamtibmas

    Kapolres Kotamobagu Tegaskan Patroli Siang Malam untuk Jamin Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Patroli intensif yang digencarkan Polres Kotamobagu kembali menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat. Tim Ultimate Response Team (URC) turun langsung membubarkan potensi gangguan keamanan setelah menerima aduan keributan di sebuah rumah kos pada Jumat (2/10/2026) dini hari. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi preventif yang diperintahkan Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., […]

  • Film Pig Feast Tuai Kritik, Dinilai Abaikan Pembangunan Energi Nasional

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (Pig Feast) yang mengkritik Program Strategis Nasional (PSN) di Papua menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan menilai narasi yang diangkat dalam film yang juga tayang secara terbatas di Selandia Baru itu cenderung provokatif karena tidak melihat secara utuh konteks pembangunan energi nasional serta masa depan Papua. […]

  • Jemaat GMIM Musafir Pinokalan Tolak Surat Pengisian Lowongan Sinode, 132 KK Teken Petisi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 3.765
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Jemaat GMIM Musafir Pinokalan menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Kamis (26/2/2026) sebagai bentuk penolakan terhadap surat pengisian lowongan yang diterbitkan oleh Sinode GMIM. Dari 159 kepala keluarga (KK) yang terdaftar, sebanyak 132 KK menyatakan sikap resmi menolak kebijakan tersebut melalui petisi tertulis. Aksi yang berlangsung di lingkungan gereja di Tomohon itu dilakukan […]

  • Tambang Ilegal dan Judi Merajalela di Mitra, Aktivis Desak Kapolda Sulut Evaluasi Kapolres

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 354
    • 0Komentar

    MITRA, PRONews5.com — Aktivitas tambang ilegal, peredaran BBM ilegal jenis solar, hingga praktik perjudian seperti sabung ayam dan togel disebut-sebut kian marak di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara. Kondisi ini memicu desakan keras kepada Polda Sulawesi Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolres Mitra dan jajarannya.Desakan itu disampaikan aktivis anti-korupsi dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulawesi […]

  • Presiden Siapkan Gerakan Indonesia ASRI untuk Atasi Persoalan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen kuat pemerintah terhadap pelestarian lingkungan melalui rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI, singkatan dari aman, sehat, resik, dan indah. Penegasan tersebut disampaikan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Dalam forum tersebut, Presiden menekankan bahwa persoalan sampah nasional harus ditangani […]

expand_less