Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kasus Warga Tewas Ditembak Brimob di Tambang Ilegal WNA Dihentikan, Komisi III DPR RI Angkat Bicara

Kasus Warga Tewas Ditembak Brimob di Tambang Ilegal WNA Dihentikan, Komisi III DPR RI Angkat Bicara

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 528
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONews5.com – Penghentian penyidikan kasus penembakan yang menewaskan warga Basaan, Kabupaten Minahasa Tenggara, almarhum Fedro Tongkotow, di kawasan tambang Alason, Ratatotok, kembali memunculkan pertanyaan.

Perkara yang sempat menyita perhatian karena diduga melibatkan anggota Brimob dan aktivitas tambang ilegal itu kini resmi dihentikan melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Berdasarkan dokumen yang diperoleh, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Utara menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor: SPPP/01/I/2026/Ditreskrimum Polda Sulut tertanggal 12 Januari 2026.

Keputusan tersebut membuat keluarga korban dan sejumlah pihak mempertanyakan dasar hukum penghentian perkara yang terjadi pada 10 Maret 2025 tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka, meminta agar penghentian penyidikan dijelaskan secara terbuka dan dapat
dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kasus ini sejak awal menjadi perhatian kami di Komisi III karena menyangkut hilangnya nyawa seseorang dan dugaan keterlibatan aparat.

Penghentian penyidikan harus disertai alasan yang jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Tumbelaka.

Menurutnya, penjelasan yang lengkap sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum, terutama dalam perkara yang menyebabkan seseorang kehilangan nyawa.

“Jika memang dihentikan, maka harus dijelaskan secara komprehensif apa dasar hukumnya.

Jangan sampai muncul berbagai penafsiran di tengah masyarakat. Prinsip keadilan harus dirasakan oleh semua pihak, khususnya keluarga korban,” ujarnya.

Selain menyinggung penghentian penyidikan, Tumbelaka juga mengingatkan agar aparat tidak mengabaikan aktivitas pertambangan ilegal yang disebut-sebut menjadi latar belakang peristiwa tersebut.

Ia menilai praktik pertambangan tanpa izin harus ditindak tegas karena berpotensi menimbulkan konflik dan persoalan hukum lainnya.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada satu aspek saja. Aktivitas tambang ilegal yang menjadi latar belakang peristiwa ini juga harus ditindak secara serius agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” katanya.

Peristiwa penembakan yang menewaskan Fedro Tongkotow terjadi pada 10 Maret 2025 di kawasan tambang Alason, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kasus tersebut kemudian tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/18/III/2025/Sek-Rtk/Res-Mitra/Polda Sulut.

Sejak awal, perkara ini menarik perhatian karena terjadi di area pertambangan yang diduga beroperasi tanpa izin dan disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas sejumlah warga negara asing.

Dugaan keterlibatan aparat dalam insiden tersebut juga membuat penanganannya mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan.

Namun setelah hampir satu tahun berjalan, penyidik memutuskan menghentikan perkara melalui penerbitan SP3.

Hingga kini, rincian pertimbangan hukum yang menjadi dasar penghentian penyidikan belum disampaikan secara terbuka.

Polda Sulut Belum Beri Penjelasan
Terkait perkembangan tersebut, Kapolda Sulawesi Utara saat ini dijabat oleh Roycke Harry Langie.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah Parulian Hasibuan, telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (4/6/2026) malam.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi mengenai dasar hukum penerbitan SP3 maupun alasan penghentian penyidikan kasus tersebut.

Dengan belum adanya penjelasan resmi dari kepolisian, pertanyaan mengenai dasar penghentian perkara dan tindak lanjut penanganan aktivitas tambang ilegal di lokasi kejadian masih menunggu jawaban dari aparat penegak hukum.

[**/ARP]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BULOG Kirim 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Pemerintah Republik Indonesia resmi melepas ekspor perdana sebanyak 2.280 ton beras cadangan beras pemerintah (CBP) premium ke Arab Saudi. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Gudang Perum BULOG, Rabu (4/3/2026). Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, ekspor perdana ini menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memperkuat […]

  • Satgas Damai Cartenz Tindak Pasukan Batalyon Eden Sawi, Empat Orang Meninggal Dunia

    Satgas Damai Cartenz Tindak Pasukan Batalyon Eden Sawi, Empat Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 382
    • 0Komentar

    YAHUKIMO, PRONEWS5.COM – Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata yang diduga merupakan pasukan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi pimpinan Wadanyon Habis Nare di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (1/9/2026). Penindakan dilakukan setelah petugas kepolisian menerima informasi melalui proses […]

  • Belgia Selamat dari Kekalahan, Gol Bunuh Diri Buyarkan Mimpi Mesir di Seattle

    Belgia Selamat dari Kekalahan, Gol Bunuh Diri Buyarkan Mimpi Mesir di Seattle

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 229
    • 0Komentar

    SEATTLE, PRONews5.com – Tim Nasional Belgia nyaris mengawali langkah mereka di Piala Dunia FIFA 2026 dengan hasil mengecewakan. Beruntung bagi Setan Merah, gol bunuh diri bek Mesir Mohamed Hany pada babak kedua menyelamatkan Belgia dari kekalahan dan memaksa laga perdana Grup G berakhir imbang 1-1 di Lumen Field, Seattle. Hasil tersebut membuat Belgia dan Mesir […]

  • Kadispora Manado Bonix Saweho Bantah Pukul Orang Tua Atlet: Saya Justru Melerai

    Kadispora Manado Bonix Saweho Bantah Pukul Orang Tua Atlet: Saya Justru Melerai

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Bonix Saweho, membantah tudingan bahwa dirinya melakukan pemukulan maupun intimidasi terhadap orang tua atlet dalam kericuhan yang terjadi usai pertandingan Liga Pelajar di Youth Center Manado, Sabtu (6/9/2026). Dalam keterangannya kepada PRONEWS5.COM, Senin (7/9/2026), Bonix menegaskan bahwa dirinya berada di lokasi untuk melerai perkelahian, […]

  • Ini Alasan Neiby Lomban Maju Calon Hukum Tua Kayuroya: Tegaskan Panggilan Melayani, Bukan Berkuasa

    Ini Alasan Neiby Lomban Maju Calon Hukum Tua Kayuroya: Tegaskan Panggilan Melayani, Bukan Berkuasa

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 836
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Kayuroya, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mulai menghangat dengan munculnya sejumlah bakal calon. Salah satu yang menyita perhatian publik adalah Neiby Emsye Lomban (NEL), yang resmi mendaftarkan diri pada Sabtu (18/4/2026) sore. Kehadiran Neiby di lokasi pendaftaran sekitar pukul 17.30 WITA berlangsung penuh haru. […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle rafael
    • visibility 649
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less