HUT ke-171 Jemaat Imanuel Koya Ditandai Peresmian Gedung Baru TK
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peresmian gedung baru TK GMIM Imanuel Koya dalam rangkaian perayaan HUT ke-171 Jemaat GMIM Imanuel Koya, Minggu (25/10/2026). Pembangunan didukung Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Foto: Istimewa.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, PRONEWS5.COM – Peningkatan fasilitas pendidikan anak usia dini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-171 Jemaat GMIM Imanuel Koya. Momentum tersebut ditandai dengan ibadah pentahbisan dan peresmian gedung baru TK GMIM Imanuel Koya di Koya, Kabupaten Minahasa, Minggu (25/10/2026), setelah pembangunan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal.
Gedung pendidikan tersebut dibangun melalui dukungan anggaran APBN sebesar Rp381.935.000 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Bantuan itu mencakup pembangunan fisik beserta pengadaan perabot dan fasilitas sanitasi.
Ibadah pentahbisan sekaligus peresmian dipimpin Pdt. Richard Supit, M.Th. Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Dr. Febry H. J. Dien, S.T., Asisten II Kabupaten Minahasa, Dr. Arody Arely Tangkere, M.A.P., serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa dan unsur pemerintah setempat.
Program revitalisasi tersebut pada awalnya diarahkan untuk merehabilitasi dua ruang kelas, satu ruang administrasi, dan fasilitas toilet. Namun, melalui optimalisasi pemanfaatan anggaran serta dukungan swadaya jemaat, pelaksanaan pekerjaan menghasilkan satu kompleks bangunan baru dengan fasilitas yang menunjang kegiatan pembelajaran.
Fasilitas yang tersedia meliputi dua ruang kelas, satu ruang administrasi, serta bangunan toilet yang dilengkapi sarana sanitasi dan perabot pendukung.
Pencapaian ini memperlihatkan kolaborasi antara dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Meski demikian, efektivitas penggunaan anggaran dan kesesuaian hasil pekerjaan tetap menjadi aspek penting dalam memastikan fasilitas yang dibangun memenuhi kebutuhan satuan pendidikan.
Pelaksanaan pembangunan turut didampingi BPMP Sulawesi Utara, dengan koordinasi dan pembinaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa.
Dari sisi waktu pelaksanaan, proyek yang direncanakan berlangsung selama 90 hari kerja tersebut berhasil diselesaikan dalam 83 hari kerja. Dengan demikian, pekerjaan rampung tujuh hari lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.
Percepatan itu didukung keterlibatan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Imanuel Koya, kontribusi dana fisik dari Jemaat Kolom 16, serta kerja sama para pekerja konstruksi, perencana, pengawas, dan pihak pendamping program.
Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung penyelesaian pembangunan. Namun, kualitas konstruksi, keamanan bangunan, dan kelayakan fasilitas untuk aktivitas anak usia dini tetap menjadi tolok ukur utama manfaat revitalisasi dalam jangka panjang.
Kepala TK GMIM Imanuel Koya, Grace Francin Loho, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen, BPMP Sulawesi Utara, Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada panitia pembangunan satuan pendidikan, para pekerja, perencana, pengawas, fasilitator, orang tua murid, dan seluruh anggota Jemaat GMIM Imanuel Koya yang memberikan dukungan selama proses pembangunan.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas peran kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas belajar yang lebih memadai. Pelaksanaan program diharapkan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kesesuaian antara penggunaan anggaran dengan hasil pekerjaan.
Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Revit BPMP Sulawesi Utara, Firman Nadeale; Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Margaretha Pelealu, S.STP.; perwakilan bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa; Camat Tondano Selatan; Lurah Koya; serta jemaat setempat.
Meski gedung baru telah diresmikan, pengembangan sarana pendidikan TK GMIM Imanuel Koya masih membutuhkan perhatian lanjutan. Pihak sekolah berharap adanya dukungan untuk penyediaan ruang usaha kesehatan sekolah (UKS), pagar halaman, ruang guru, sarana bermain anak, serta akses jalan masuk sekolah.
Ketersediaan fasilitas tersebut dinilai dapat melengkapi kebutuhan operasional sekolah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Peresmian gedung baru pada perayaan HUT ke-171 Jemaat GMIM Imanuel Koya pun menjadi langkah penting dalam peningkatan infrastruktur pendidikan setempat.
Tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dipelihara dengan baik, dimanfaatkan secara optimal, dan diikuti pemenuhan sarana pendukung agar kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak terus meningkat.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar