Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Warga Lingkar Tambang Keluhkan Dugaan Pengambilan Material di Lahan yang Disepakati dengan JRBM

Warga Lingkar Tambang Keluhkan Dugaan Pengambilan Material di Lahan yang Disepakati dengan JRBM

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLMONG, PRONEWS5.COM — Dugaan pengambilan material di lahan milik masyarakat yang disebut telah disepakati untuk tidak diganggu oleh aktivitas perusahaan tambang JRBM memicu keberatan warga di wilayah lingkar tambang, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Persoalan ini mencuat setelah seorang warga bernama Ndy Mamonto menyampaikan protes terbuka melalui akun Facebook miliknya, Senin (12/10/2026), sekaligus meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling.

Dalam unggahannya, Ndy mempertanyakan pelaksanaan kesepakatan antara masyarakat dan pihak perusahaan, terutama terkait larangan melakukan pemuatan atau pengambilan material di area yang diklaim sebagai lahan warga.

Ia menilai, apabila aktivitas tersebut benar berlangsung di luar kesepakatan, persoalannya tidak cukup dipandang sebagai gangguan operasional perusahaan, tetapi juga menyangkut kepastian hak masyarakat atas tanah yang mereka kelola.

Ndy menyebut aktivitas pemuatan material kembali terjadi pada hari yang sama, meskipun menurut keterangannya, area tersebut sebelumnya telah disepakati agar tidak menjadi lokasi pengambilan material.

“Jangan karena perusahaan memiliki izin, kemudian hak masyarakat bisa diambil begitu saja,” demikian inti keberatan yang disampaikan Ndy dalam unggahannya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada tindakan yang berpotensi memperuncing hubungan antara masyarakat dan perusahaan.

Menurutnya, warga tidak menolak keberadaan korporasi maupun kegiatan investasi yang dijalankan sesuai ketentuan, tetapi mengharapkan agar kepentingan masyarakat lokal tetap dihormati.

Ndy menegaskan, masyarakat di sekitar wilayah pertambangan juga membutuhkan kesempatan untuk mengelola lahan yang masih tersedia demi menopang perekonomian keluarga.

Karena itu, ia meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap akses ekonomi warga lingkar tambang, sehingga keberadaan industri pertambangan tidak hanya menghasilkan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga membuka ruang kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Lebih jauh, Ndy mengaitkan persoalan tersebut dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai pentingnya memperhatikan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Ia juga menyinggung pengalaman masyarakat Papua sebagai pengingat bahwa pengelolaan sumber daya alam perlu mempertimbangkan hak masyarakat lokal atas tanah dan ruang hidupnya.

Menurut Ndy, penerbitan izin usaha oleh pemerintah tidak semestinya dimaknai sebagai pembenaran untuk mengabaikan persoalan di lapangan.

Ia meminta aparat dan instansi terkait menelusuri terlebih dahulu akar masalah sebelum mengambil tindakan terhadap warga yang menyampaikan keberatan atas aktivitas perusahaan.

Pesan tersebut sekaligus menjadi permintaan agar penyelesaian persoalan dilakukan secara proporsional, melalui pemeriksaan fakta, dialog, serta penegasan batas hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Dalam konteks hukum, izin usaha pertambangan tidak dengan sendirinya menghapus hak atas tanah yang sah.

Pelaksanaan kegiatan perusahaan tetap harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, status penguasaan lahan, serta hak masyarakat yang dapat dibuktikan secara hukum.

Ndy mengingatkan bahwa ketegangan antara masyarakat dan perusahaan perlu segera diredam melalui komunikasi terbuka.

Ia berharap pemerintah daerah, instansi teknis, dan pihak perusahaan dapat memeriksa persoalan tersebut secara langsung agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Ia juga mengajak semua pihak menjaga hubungan sosial dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal Bolaang Mongondow, yakni mototabian, mototanoban, mototompiaan, yang menekankan kasih sayang, saling menghargai, dan saling memperbaiki.

Bagi Ndy, investasi dan kesejahteraan masyarakat seharusnya tidak ditempatkan sebagai dua kepentingan yang saling bertentangan.

Keduanya dapat berjalan berdampingan apabila hak warga dihormati, kesepakatan dipatuhi, dan setiap persoalan diselesaikan melalui mekanisme yang adil.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT JRBM belum memberikan tanggapan terkait dugaan pengambilan material di lahan masyarakat yang dipersoalkan warga. PRONews5.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan guna memperoleh penjelasan dan memastikan keberimbangan informasi.

 

 

  • Penulis: (**/NOX)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Alokasikan Pupuk Subsidi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 376
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kebijakan penyediaan pupuk bersubsidi bagi petani. Penguatan kebijakan pupuk subsidi juga didukung oleh inovasi dan kolaborasi sektor pertanian. PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong transformasi pertanian melalui FertInnovation Challenge sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, […]

  • Eks Menag Yaqut Ditahan, Banser Geruduk KPK dan Bakar Kaos Sambil Teriak ‘KPK Zalim’”

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 360
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memicu aksi protes dari massa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Situasi sempat memanas ketika sejumlah anggota Banser mencoba menerobos masuk ke area gedung lembaga antirasuah tersebut. Ketegangan terjadi di pintu masuk […]

  • Penutupan SPPG Tomohon Bukan Dampak Kasus BGN, Pengelola: Sudah Direnovasi Sejak Mei dan Sekolah Telah Diberitahu

    Penutupan SPPG Tomohon Bukan Dampak Kasus BGN, Pengelola: Sudah Direnovasi Sejak Mei dan Sekolah Telah Diberitahu

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 933
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Penghentian sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tomohon dipastikan bukan akibat penahanan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung. Perwakilan pengelola menjelaskan bahwa penutupan tersebut telah direncanakan jauh sebelumnya karena proses renovasi fasilitas dapur dan telah diberitahukan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat. Klarifikasi itu disampaikan menyusul […]

  • Desakan Bongkar Mafia Tambang Emas Ilegal Sulut Bergema dari Daerah hingga ke Pusat

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Gelombang desakan agar negara bertindak tegas terhadap praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sulawesi Utara terus menguat. Setelah sebelumnya disuarakan oleh Masyarakat Adat Waraney Toar Lumimuut, kini tuntutan serupa kembali disampaikan aktivis Uni Demokrasi Indonesia (UDI) melalui aksi demonstrasi di Jakarta. Sebelumnya, massa Masyarakat Adat Waraney Toar Lumimuut menggelar aksi damai […]

  • Paraguay Permalukan Jerman, Sang Juara Dunia Angkat Koper

    Paraguay Permalukan Jerman, Sang Juara Dunia Angkat Koper

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 299
    • 0Komentar

    MASSACHUSETTS, PRONEWS5.COM – Kejutan terbesar kembali tersaji di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Paraguay sukses menumbangkan salah satu raksasa sepak bola Eropa, Jerman, melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Gillette, Massachusetts, Selasa (30/6/2026). Kemenangan tersebut memastikan La Albirroja melangkah ke babak […]

  • Diduga Sebar Provokasi KKB, Pria di Mimika Diamankan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 393
    • 0Komentar

    MIMIKA, PRONews5.com — Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam penyebaran propaganda dan provokasi melalui media sosial di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Penindakan dilakukan di kawasan SP3 Trans DMT Utikini Tiga, Kuala Kencana, setelah aparat mengantongi bukti permulaan yang cukup terkait aktivitas […]

expand_less