Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

  • account_circle (**/BEN)
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, PRONEWS5.COM — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada kalangan buruh yang mendorong agar Desk Ketenagakerjaan Polri masuk dalam revisi RUU Ketenagakerjaan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat penyelesaian persoalan hubungan industrial sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja.

“Saya juga berterima kasih bahwa teman-teman buruh mendorong Desk Ketenagakerjaan ini untuk masuk di revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih untuk rekan-rekan semua,” ujar Kapolri saat menghadiri puncak HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di Sukabumi, Senin (14/9/2026).

Kapolri mengatakan, kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri selama ini telah membantu menyelesaikan berbagai persoalan hubungan industrial yang sebelumnya berlarut-larut. Melalui desk tersebut, Polri berupaya menjadi bagian dari penyelesaian masalah ketenagakerjaan secara cepat, objektif, profesional, dan berkeadilan.

Sejak 2025 hingga Agustus 2026, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menangani 358 perkara ketenagakerjaan. Selain itu, sebanyak 4.236 pekerja terdampak PHK telah difasilitasi untuk dapat kembali bekerja.

Kapolri pun secara khusus mengapresiasi dukungan buruh agar keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri dapat diperkuat melalui revisi RUU Ketenagakerjaan. Menurutnya, langkah tersebut membuka ruang bagi Polri untuk terus berkontribusi dalam membantu penyelesaian persoalan perburuhan.

Di sisi lain, Kapolri menegaskan bahwa perlindungan dan kesejahteraan pekerja harus terus diperkuat melalui regulasi ketenagakerjaan yang berkeadilan. Penyusunan RUU Ketenagakerjaan menjadi momentum penting untuk mengakomodasi berbagai aspirasi pekerja sekaligus menciptakan hubungan industrial yang semakin sehat.

Kapolri juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang seimbang antara buruh dan pengusaha. Keduanya harus menjadi mitra strategis yang saling membutuhkan dan menguatkan. Kesejahteraan pekerja akan mendorong produktivitas, sementara perusahaan yang sehat dapat menjaga keberlangsungan lapangan kerja dan investasi.

Dalam kesempatan itu, Kapolri berharap sinergi antara Polri dan buruh terus terjaga, khususnya dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, menjaga stabilitas keamanan, serta mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif dan kesejahteraan pekerja yang semakin baik.

Bagi Kapolri, dukungan buruh terhadap Desk Ketenagakerjaan Polri menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi. Pemerintah, buruh, pengusaha, dan Polri harus bergerak bersama agar perlindungan terhadap pekerja semakin kuat dan setiap persoalan hubungan industrial dapat diselesaikan secara adil. (sumber: mabes Polri)

  • Penulis: (**/BEN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenaker Tuntaskan Disparitas Upah dengan Perluas Standar KHL ke Kabupaten/Kota

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 348
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan mempercepat pengembangan standar Kebutuhan Hidup Layak hingga tingkat kabupaten/kota guna menekan disparitas upah dan meningkatkan kesejahteraan buruh. Kebijakan tersebut menegaskan komitmen pemerintah agar upah minimum semakin mencerminkan biaya hidup riil di setiap daerah. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan kebijakan upah minimum berdampak langsung pada daya beli pekerja dan keluarganya, sehingga KHL dijadikan […]

  • Geger! Pria 24 Tahun Ditemukan Mengapung di Pantai Maasing, Polisi Pastikan Selidiki Penyebab Kematian

    Geger! Pria 24 Tahun Ditemukan Mengapung di Pantai Maasing, Polisi Pastikan Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 261
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Suasana di kawasan Pantai Maasing, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok pria dalam kondisi meninggal dunia mengapung di pesisir pantai, Rabu (1/7/2026) sore. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan awal guna memastikan penyebab kematian […]

  • Dugaan kredit fiktif Rp30 miliar di BPR Prisma Dana mengguncang Manado. OJK mendesak proses hukum, sementara manajemen bank mengklaim tengah melakukan pembenahan.

    Terbongkar! Dirut BPR Prisma Dana Sebut Kredit Fiktif Rp30 M Diduga Digarap Mantan Direksi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 754
    • 0Komentar

    MANADO | PRONews5.com — Dugaan kredit fiktif senilai Rp30 miliar mengguncang internal PT BPR Prisma Dana dan memicu kekhawatiran nasabah. Indikasi awal mengarah pada keterlibatan oknum mantan direksi yang diduga memiliki peran dalam proses penyaluran kredit bermasalah tersebut. Direktur Utama PT BPR Prisma Dana, Esthyany T.A. Danakusumah, menegaskan bahwa manajemen saat ini tengah melakukan pembenahan […]

  • Terobosan Baru! Hunian Layak Makin Terjangkau Lewat Kebijakan Rusun Subsidi 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah mematangkan regulasi baru terkait rumah susun (rusun) subsidi guna mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini dirancang lebih inklusif dengan melibatkan seluruh ekosistem perumahan, mulai dari perbankan, pengembang, hingga lembaga negara. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Keputusan Menteri (Kepmen) PKP […]

  • Maria Lestari Dorong Kemenperin Perkuat Teknologi Pascapanen Kopi untuk Petani

    Maria Lestari Dorong Kemenperin Perkuat Teknologi Pascapanen Kopi untuk Petani

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 332
    • 0Komentar

    SEMARANG, PRONEWS5.COM — Anggota Komisi VII DPR RI Maria Lestari mendorong Kementerian Perindustrian memperkuat dukungan teknologi pasca panen bagi petani kopi di berbagai daerah. Menurutnya, potensi kopi Indonesia yang telah dikenal di pasar dunia harus diikuti peningkatan kualitas produksi, kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan penguasaan teknologi dari hulu hingga hilir. “Kami berpesan agar Kementerian […]

  • BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan MinyaKita, LPG 3 Kg dan Beras SPHP

    BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan MinyaKita, LPG 3 Kg dan Beras SPHP

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 293
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan barang-barang bersubsidi dalam operasionalnya. Pengelola yang tetap membandel menggunakan LPG 3 kilogram (gas melon), MinyaKita, maupun beras SPHP terancam dikenai sanksi hingga penutupan permanen. Penegasan tersebut disampaikan […]

expand_less