Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Ternyata Ini Alasan Hasyim Hormati SMSI dan Ketum Firdaus Sampai Bersaksi

Ternyata Ini Alasan Hasyim Hormati SMSI dan Ketum Firdaus Sampai Bersaksi

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Tokoh pengusaha sekaligus penasihat ekonomi Presiden RI, Hasyim S. Djojohadikusumo, memberikan apresiasi terhadap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan program News Room Jaga Desa. Hasyim menilai program tersebut positif serta menegaskan pentingnya pers menyampaikan informasi secara utuh berdasarkan data dan fakta.

Hasyim menyampaikan hal itu saat menjadi keynote speaker dalam dialog nasional yang dirangkaikan dengan pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa SMSI di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kehadiran Hasyim bukan sekadar memenuhi undangan. Di hadapan sekitar seratus peserta dan undangan, ia secara terbuka menyampaikan alasan dirinya memberikan kepercayaan kepada SMSI dan menghormati Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si.

“Saya percaya SMSI, saya mengapresiasi kegiatan ini karena itu saya datang,” ujar Hasyim.

Pernyataan Hasyim kemudian disambut perhatian peserta ketika ia mengungkapkan satu alasan yang menurutnya menjadi dasar penghormatannya terhadap Firdaus.

“Saya bersaksi kenapa saya menghormati SMSI dan Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si,” katanya.

Hasyim bahkan menyinggung bahwa hingga kegiatan tersebut berlangsung dirinya belum menerima surat permintaan sponsor dari Firdaus.

“Sampai sekarang saya belum dapat surat sponsor dari Anda, Pak Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus,” ucap Hasyim yang disambut tepuk tangan peserta.

Ia kemudian menegaskan bahwa Firdaus tidak pernah meminta uang kepadanya.

“Saya bersaksi beliau ini tidak pernah minta uang dari saya. Inilah alasan saya menghormati SMSI dan Ketum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si.,” ujar Hasyim.

Dalam dialog nasional tersebut, Hasyim juga memberikan pesan tegas kepada insan pers. Ia meminta media tidak terjebak pada penyajian informasi yang hanya mengambil sebagian fakta tanpa konteks yang lengkap.

Menurutnya, informasi yang disampaikan secara tidak utuh berpotensi membentuk persepsi keliru di tengah masyarakat, terlebih ketika menyangkut kebijakan pemerintah dan kepentingan nasional.

“Jangan menjadi pers yang menyesatkan. Sampaikan informasi secara utuh dengan data dan fakta,” tegas Hasyim.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam dialog karena kualitas informasi media berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat memahami suatu persoalan secara proporsional.

News Room Jaga Desa Didorong Jadi Jejaring Nasional

Sementara itu, Ketua Umum SMSI Pusat Drs. Firdaus, M.Si., menegaskan bahwa News Room Jaga Desa dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat peran media dalam mengawal pembangunan desa.

Menurut Firdaus, desa harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional, bukan sebagai entitas yang berada di posisi kedua.

“Saya setuju desa menjadi garda depan dan etalase negara, tidak menjadi entitas yang dinomorduakan,” ujar Firdaus.

Untuk tahap awal, SMSI menetapkan lima provinsi sebagai pilot project, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Program tersebut selanjutnya akan dikembangkan melalui konsolidasi secara nasional di seluruh provinsi.

“Lima provinsi ini menjadi pilot project SMSI, namun dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi secara serentak di seluruh provinsi,” jelas Firdaus.

Konsep tersebut menempatkan media sebagai bagian dari jejaring informasi di tingkat desa.

Dengan jaringan yang lebih dekat ke masyarakat, media diharapkan mampu mengangkat potensi desa sekaligus mengawal transparansi dan pelaksanaan pembangunan.

Hasyim Respons Persoalan Gedung Dewan Pers

Dalam kesempatan yang sama, Firdaus juga menyampaikan kondisi Gedung Dewan Pers yang dinilainya sudah kurang representatif untuk menampung seluruh konstituen pers.

Menurut Firdaus, Dewan Pers memiliki posisi strategis sebagai pusat pembinaan dan aktivitas pers nasional. Namun, keterbatasan fasilitas membuat sejumlah konstituen belum dapat terakomodasi dalam satu tempat.

“Di tempat ini Dewan Pers bermarkas, segala kegiatan Dewan Pers digerakkan dari gedung ini, tetapi konstituen belum bisa diakomodir. Jadi mereka, konstituen, terpisah-pisah sesuai dengan kondisi masing-masing,” ungkap Firdaus.

Hasyim merespons persoalan tersebut dan menyatakan akan menyampaikannya kepada Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

“Sayang saya baru dapat masukan ini sekarang. Kemarin baru saja bertemu dan dialog panjang lebar dengan Menkomdigi, Meutya Hafid,” ujar Hasyim.

Di tengah pembahasan mengenai pers dan pembangunan desa, Hasyim juga menyinggung kondisi Jakarta yang saat itu menjadi perhatian akibat dinamika aksi demonstrasi.

Ia mengatakan kehadirannya secara langsung di ibu kota menjadi gambaran bahwa aktivitas masyarakat dan kelembagaan tetap berjalan.

“Ini bukan hanya konfirmasi, tetapi testimoni nyata di sini, Jakarta, aman dan kondusif. Selamat SMSI, ini kegiatan positif dan sangat bagus,” katanya.

Pengukuhan Pokja News Room Jaga Desa kemudian dilanjutkan dengan dialog nasional yang menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, pakar ekonomi dan perbankan.

Di antaranya Prof. Dr. Achmad Riyad U.B., Ph.D., Dewan Penasihat SMSI Jawa Timur. Diskusi dipandu Prof. Dr. Albertus Wahyu Rudhanto, M.C., Guru Besar PTIK.

Forum tersebut membahas sejumlah isu mulai dari penguatan pers, pembangunan desa, perekonomian hingga kebijakan nasional.

Bagi SMSI, pengukuhan Pokja News Room Jaga Desa menjadi langkah awal untuk memperluas jaringan informasi hingga ke tingkat desa.

Program ini diarahkan bukan hanya sebagai wadah pemberitaan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi media untuk mendorong transparansi, edukasi masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Dengan lima provinsi sebagai proyek awal, tantangan berikutnya adalah memastikan jaringan tersebut tidak berhenti pada seremoni pengukuhan, melainkan benar-benar bekerja di lapangan melalui pemberitaan yang berbasis data, verifikasi dan kepentingan masyarakat desa.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Kemanusiaan, Ali Mamonto Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan

    Peduli Kemanusiaan, Ali Mamonto Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 265
    • 0Komentar

    BOLMONG|PRONews5.com — Banjir bandang yang menerjang Desa Solimandungan I dan Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), pada Rabu (27/5/2026), masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Hingga Kamis (28/5/2026), rumah-rumah warga masih dipenuhi lumpur tebal dan material kayu gelondongan yang terbawa arus deras. Sejumlah akses jalan desa juga sempat lumpuh total akibat tertutup […]

  • Perda RTRW Sulut 2026–2044 Diprotes, Dinilai Abaikan Partisipasi Publik

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 496
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Sulawesi Utara menyatakan penolakan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026–2044 yang telah disahkan oleh DPRD Sulut bersama Gubernur pada Selasa, 24 Februari 2026. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi melegitimasi perampasan ruang hidup masyarakat, memperparah kerusakan lingkungan, serta mengabaikan hak-hak masyarakat […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penusukan Advokat

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 356
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) menangkap terduga pelaku penusukan terhadap seorang advokat di Kecamatan Kelapa Dua, Kota Tangerang Selatan. Terduga pelaku berinisial JBI diamankan di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya […]

  • Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Tim URC Polres Kotamobagu Bawa Pisau dan Obeng

    Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Tim URC Polres Kotamobagu Bawa Pisau dan Obeng

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu kembali mengamankan seorang pemuda yang diduga membawa senjata tajam saat melaksanakan patroli rutin, Sabtu (12/9/2026) malam. Pemuda berinisial YN alias Yoga (27), warga Desa Poyowa Besar 2, diamankan sekitar pukul 23.50 WITA di kawasan Bundaran Paris, Kotamobagu. YN diketahui merupakan residivis dalam kasus pencurian kendaraan […]

  • Pantas Saja Menghilang! Cale dan Kiky Diduga Tiarap Usai Skandal Mafia Solar SPBU Tateli Viral

    Pantas Saja Menghilang! Cale dan Kiky Diduga Tiarap Usai Skandal Mafia Solar SPBU Tateli Viral

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Tak lagi menampakkan batang hidungnya di lapangan! Setelah asumsi penyimpangan alokasi solar bersubsidi di SPBU 74.953.21 Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, meledak di publik dan viral di media sosial, dua nama kunci yang mencuat Carles Calamu alias Cale dan Risky Supit alias Kiky mendadak lenyap dari peredaran. Hilangnya keberadaan  kedua figur ini […]

  • Presiden Prabowo Percepat Sekolah Rakyat, Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Kalimantan Selatan – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi sebagai langkah awal agenda besar pemerintah memperluas akses pendidikan nasional. Peresmian tersebut dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1) lalu. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan […]

expand_less