Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Efisiensi Anggaran 2027, Tito Ingatkan Kepala Daerah Jangan Mau Dibohongi Sekda, APBD Boros Siap Diaudit

Efisiensi Anggaran 2027, Tito Ingatkan Kepala Daerah Jangan Mau Dibohongi Sekda, APBD Boros Siap Diaudit

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 561
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah di Indonesia mulai melakukan efisiensi anggaran dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan belanja daerah lebih produktif dan tidak dihabiskan pada pengeluaran yang dinilai kurang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Tito saat memberikan arahan di Menara Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Ia menegaskan pemerintah pusat tidak ingin lagi melihat pola belanja daerah yang boros, terutama pada pos-pos pengeluaran rutin yang selama ini kerap membengkak.

Menurut Tito, hasil evaluasi Kemendagri di berbagai daerah masih menemukan sejumlah pemborosan anggaran.

Beberapa di antaranya terjadi pada belanja operasional pegawai, anggaran pemeliharaan dan perawatan, perjalanan dinas, rapat-rapat yang dinilai tidak mendesak, hingga belanja makanan dan minuman yang nilainya dianggap berlebihan.

“Kalau untuk tahun 2027, saya tetap mendorong kepala daerah melakukan efisiensi,” ujar Tito.

Ia menilai banyak kegiatan yang sebenarnya dapat disederhanakan tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Misalnya, rapat koordinasi yang bisa dilaksanakan secara virtual sehingga menghemat biaya perjalanan dinas maupun akomodasi.

Selain itu, Tito menyoroti besarnya anggaran pemeliharaan dan perawatan di sejumlah daerah yang menurutnya sering kali tidak sebanding dengan kebutuhan riil di lapangan.

Karena itu, ia meminta kepala daerah lebih teliti dalam menelaah setiap usulan anggaran sebelum APBD ditetapkan.

Tidak hanya itu, Tito mengingatkan para kepala daerah agar memahami secara langsung tata kelola keuangan daerah dan tidak sepenuhnya menyerahkan penyusunan anggaran kepada birokrasi di bawahnya.

Ia bahkan mengingatkan agar kepala daerah tidak mudah menerima seluruh usulan program dari organisasi perangkat daerah (OPD) tanpa melakukan evaluasi terlebih dahulu.

“Jangan mau dibohongi Sekda, Bappeda, bagian keuangan, kepala bagian umum maupun OPD yang membuat program-program yang sebenarnya tidak perlu,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tito juga memberikan peringatan kepada pemerintah daerah yang berharap dapat menutup kekurangan anggaran melalui penambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat.

Menurutnya, Kemendagri tidak akan serta-merta mengabulkan setiap permintaan tambahan DAU tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap kondisi keuangan daerah.

Ia menegaskan bahwa setiap daerah yang mengajukan penambahan DAU akan diaudit untuk memastikan seluruh langkah efisiensi benar-benar telah dilakukan.

Tim dari Kemendagri akan membedah struktur APBD, mulai dari belanja pegawai, perjalanan dinas, belanja operasional hingga berbagai program yang dinilai tidak prioritas.

Apabila masih ditemukan pemborosan, pemerintah daerah berpotensi tidak memperoleh tambahan dana dari pemerintah pusat.

Langkah tersebut, kata Tito, merupakan bagian dari upaya memperkuat disiplin fiskal daerah sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat serta pembangunan daerah.

Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan APBD, terutama di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik dan penggunaan anggaran yang semakin akuntabel.

Dengan pendekatan tersebut, Kemendagri berharap pemerintah daerah tidak lagi bergantung pada tambahan transfer dari pusat, melainkan mampu mengoptimalkan pengelolaan anggaran melalui efisiensi, penetapan skala prioritas, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap program yang dibiayai APBD.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program MBG 3B Fokus Penguatan Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui pendekatan 3B sebagai strategi percepatan pemenuhan gizi pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, merupakan fase krusial dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola […]

  • Undav Selamatkan Jerman, Pantai Gading Tumbang di Menit Akhir

    Undav Selamatkan Jerman, Pantai Gading Tumbang di Menit Akhir

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 246
    • 0Komentar

    JERMAN, PRONews5.com – Timnas Jerman meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading pada pertandingan kedua Grup E Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Toronto (BMO Field), Minggu (21/6/2026). Striker pengganti Deniz Undav tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak dua gol pada babak kedua, termasuk gol penentu pada masa injury time. Hasil ini menjadi suntikan penting […]

  • Pemerintah Serius Awasi Program MBG hingga Akar Rumput

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring dengan perluasan cakupan program di berbagai daerah. Pengawasan dilakukan di tingkat pusat serta melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat. Hingga akhir Februari 2026, program MBG tercatat telah menjangkau sekitar 61,2 juta penerima manfaat di 38 provinsi melalui lebih dari 24 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan […]

  • Pemerintah Tegaskan Pemulihan Bencana Sumatera Rampung Sebelum Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 343
    • 0Komentar

    SUMATERA – Pemerintah memastikan seluruh proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera dituntaskan sebelum memasuki bulan Ramadhan 2026. Melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, negara memacu penanganan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar masyarakat terdampak dapat menjalani ibadah dengan aman dan nyaman. Ketua Satgas yang juga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan fokus […]

  • Dugaan Kekerasan Seksual Menerpa Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Buka Suara

    Dugaan Kekerasan Seksual Menerpa Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 1.654
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM —Anggota DPRD Kota Kotamobagu dari Partai NasDem, Ahmad Sabir, memilih menyerahkan penanganan laporan dugaan tindak pidana terkait kekerasan seksual dan aborsi kepada penyidik Polda Sulawesi Utara. Pada saat yang sama, laporan terhadap dirinya juga sedang berproses di Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Kotamobagu dari aspek etik. Laporan tersebut bermula dari pengaduan seorang perempuan […]

  • Kendaraan Tertimpa Tiang Listrik di Jalan Tanggari, Siapa Bertanggung Jawab?

    Kendaraan Tertimpa Tiang Listrik di Jalan Tanggari, Siapa Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 250
    • 0Komentar

    MINUT, PRONews5.com – Sebuah kendaraan minibus bernomor polisi DB 1076 WB tertimpa tiang listrik yang roboh di ruas Jalan Tanggari, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu (7/6/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu karena badan jalan tertutup tiang dan kabel listrik yang melintang. Berdasarkan informasi yang diperoleh PRONews5.com, tiang listrik roboh tepat menimpa bagian […]

expand_less