Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita TNI » TNI AL Gagalkan Pengiriman 300 Kg Sianida di KM Sabuk Nusantara 97, Asal Barang Masih Diselidiki

TNI AL Gagalkan Pengiriman 300 Kg Sianida di KM Sabuk Nusantara 97, Asal Barang Masih Diselidiki

  • account_circle (**/RAND)
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GORONTALO, PRONEWS5.COM – Tim gabungan yang dipimpin TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggagalkan upaya pengiriman 300 kilogram bahan kimia berbahaya jenis sianida (CN) yang diduga dilakukan secara ilegal melalui KM Sabuk Nusantara 97 di Pelabuhan Kelas III Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Hingga kini, aparat masih mendalami asal-usul barang, pemilik, serta tujuan sebenarnya dari pengiriman tersebut.

Pengungkapan kasus itu dilakukan dalam operasi gabungan yang melibatkan Pos TNI AL (Posal) Kwandang, Bea Cukai Gorontalo, Polres Gorontalo Utara, Balai Kekarantinaan Kesehatan Gorontalo, dan UPP Kelas III Kwandang pada Selasa (21/7/2026).

Operasi bermula dari informasi intelijen mengenai dugaan adanya pengiriman bahan kimia berbahaya melalui jalur Tol Laut menggunakan KM Sabuk Nusantara 97.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas bongkar muat serta pemeriksaan barang sebelum kapal bertolak dari Pelabuhan Kwandang menuju rute Kwandang–Buol dengan tujuan akhir Sebatik.

Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan 300 kilogram sianida yang dikemas dalam 10 karung dengan berat sekitar 250 kilogram serta dua dus dengan berat 50 kilogram. Seluruh bahan kimia tersebut diduga hendak dikirim tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.

Nilai ekonomis barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Seluruh sianida kemudian diamankan di Pos TNI AL Kwandang sebelum diserahkan kepada penyidik Polres Gorontalo Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut bersama instansi terkait.

Meski barang bukti telah diamankan, aparat belum mengungkap identitas pihak yang bertanggung jawab maupun asal barang tersebut.

Pendalaman masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan distribusi serta kemungkinan tujuan penggunaan bahan kimia berbahaya itu.

Kepala Dinas Penerangan Kodaeral VIII, Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto, S.H., menegaskan penyelidikan masih berlangsung.

“Masih pendalaman, dan barang bukti sudah diserahkan ke Polres Gorut,” ujar Andreas saat dikonfirmasi wartawan melalui grup WhatsApp.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai pertanyaan mengenai ada atau tidaknya tersangka, termasuk asal-usul 300 kilogram sianida yang berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena sianida merupakan bahan kimia berbahaya yang penggunaannya diawasi secara ketat.

Selain dimanfaatkan untuk kepentingan industri tertentu, bahan tersebut juga kerap disalahgunakan, termasuk dalam aktivitas pertambangan emas ilegal yang berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Keberhasilan operasi gabungan ini dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi antarlembaga dalam memperketat pengawasan jalur laut terhadap penyelundupan barang berbahaya.

Langkah tersebut juga merupakan implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan, memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum, serta mengoptimalkan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia demi menjaga keamanan dan melindungi kepentingan nasional.

  • Penulis: (**/RAND)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Latif Desak Reformasi Total Profesi Advokat

    Prof. Latif Desak Reformasi Total Profesi Advokat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle (**/VOC)
    • visibility 375
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Krisis integritas profesi advokat kembali disorot. Ketua Dewan Pakar PERADI Profesional, Abdul Latif, menegaskan bahwa kemerosotan martabat advokat bukan sekadar isu etik, melainkan akibat kegagalan sistemik pada pendidikan profesi dan lemahnya pengawasan, yang kini diperparah oleh fragmentasi organisasi advokat di Indonesia. Pandangan kritis ini sejalan dengan sikap Pendiri PERADI Profesional, Fauzie Yusuf […]

  • Aksi Remaja Bawa Parang Gegerkan Warga Airmadidi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 357
    • 0Komentar

    MINAHASA UTARA, PRONews5.com – Tim gabungan dari Polres Minahasa Utara mengamankan seorang remaja yang diduga membuat keributan sambil membawa senjata tajam jenis parang di wilayah Rap-Rap, Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (8/3/2026). Penindakan tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dan terancam atas aksi pelaku […]

  • Tambang Ilegal di Sangihe Disorot, Diduga Libatkan WNA, ESDM Janji Turun Tangan

    Tambang Ilegal di Sangihe Disorot, Diduga Libatkan WNA, ESDM Janji Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 272
    • 0Komentar

    SANGIHE, PRONews5.com — Dugaan aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali mencuat. Tambang tersebut diduga melibatkan warga negara asing (WNA) asal China, memicu desakan keras dari aktivis dan masyarakat agar pemerintah provinsi serta aparat penegak hukum (APH) segera bertindak tegas. Sorotan ini mencuat setelah sejumlah informasi lapangan mengungkap adanya aktivitas pertambangan […]

  • Orang Tua Korban Keracunan MBG Tomohon Terhimpit: Tak Bisa Bekerja, Kehilangan Penghasilan, Hingga Terpaksa Berutang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 959
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Dugaan keracunan massal akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tomohon tidak hanya menimbulkan krisis kesehatan bagi ratusan siswa, tetapi juga memukul keras kondisi sosial dan ekonomi keluarga korban. Sejak anak-anak mereka dirawat di rumah sakit, banyak orang tua terpaksa meninggalkan pekerjaan harian, kehilangan penghasilan, bahkan harus berutang demi memenuhi kebutuhan […]

  • Osco ‘Kepung’ Tomohon dengan Baliho, Ternyata Ini Maksudnya

    Osco ‘Kepung’ Tomohon dengan Baliho, Ternyata Ini Maksudnya

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 795
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Maraknya baliho bergambar Osco Olfriady Letunggamu yang terpasang di berbagai ruas jalan Kota Tomohon akhirnya mendapat penjelasan. Kehadiran baliho dalam jumlah besar tersebut disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Penjelasan itu disampaikan melalui Nisia Moraya Tewu, Asisten Konsul Kehormatan Belanda di Sulawesi, saat memberikan keterangan kepada […]

  • PT Jobubu (BEER) Dikepung Rp200 Miliar Dana Tertahan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 366
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Laporan keuangan PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) per Maret 2024 mengungkap indikasi sekitar Rp200 miliar dana perusahaan diduga tertahan dalam piutang usaha dan uang muka persediaan. Kondisi ini memunculkan tanda tanya terhadap kelancaran arus kas serta efektivitas penggunaan dana hasil penawaran saham perdana (IPO). Berdasarkan dokumen resmi, piutang usaha tercatat sebesar […]

expand_less