Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Prancis Jadi Unggulan Juara, Piala Dunia 2026 Masih Penuh Kejutan

Prancis Jadi Unggulan Juara, Piala Dunia 2026 Masih Penuh Kejutan

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEW YORK, PRONEWS5.COM – Memasuki fase krusial babak 16 besar, peta persaingan Piala Dunia FIFA 2026 mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan pembaruan simulasi terbaru dari Opta Supercomputer, Timnas Prancis kini menjadi kandidat terkuat meraih gelar juara dunia dengan probabilitas mencapai 28,89 persen, jauh meninggalkan para pesaingnya.

Prediksi tersebut dirilis setelah sebagian besar pertandingan babak gugur rampung dan sejumlah tim unggulan tersingkir lebih cepat dari perkiraan.

Simulasi berbasis kecerdasan buatan (AI) itu dilakukan sebanyak 10.000 kali untuk menghitung peluang setiap negara hingga laga final yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New York-New Jersey.

Dominasi Prancis dalam simulasi Opta tidak hanya dipengaruhi kualitas individu para pemain, tetapi juga dipandang sebagai hasil dari konsistensi performa sepanjang turnamen serta jalur pertandingan menuju final yang dinilai relatif lebih menguntungkan dibanding rival-rival utamanya.

Skuad asuhan Didier Deschamps yang diperkuat Kylian Mbappé bahkan telah memastikan tiket ke babak perempat final, sehingga peluang mereka terus meningkat dibandingkan negara lain yang masih harus melewati babak 16 besar.

Di bawah Prancis, juara bertahan Argentina menempati posisi kedua dengan peluang 16,32 persen. Tim berjuluk Albiceleste masih harus menghadapi Mesir pada babak 16 besar sebelum dapat melangkah lebih jauh.

Sementara itu, Spanyol berada di peringkat ketiga dengan peluang 12,96 persen, disusul Brasil sebesar 9,11 persen, dan Inggris 8,14 persen.

Kejutan Besar Ubah Peta Persaingan

Piala Dunia 2026 menjadi salah satu edisi yang paling sulit diprediksi dalam beberapa dekade terakhir.

Sejumlah kekuatan tradisional sepak bola dunia harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.

Jerman dan Kroasia gagal bertahan sejak babak 32 besar, sedangkan Belanda secara dramatis disingkirkan Maroko melalui adu penalti.

Hasil tersebut sekaligus menggugurkan prediksi ekonom asal Jerman, Joachim Klement, yang sebelumnya dikenal berhasil memprediksi juara Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022 menggunakan pendekatan indikator ekonomi, termasuk produk domestik bruto (PDB) dan variabel sosial.

Tersingkirnya Belanda membuat model prediksi tersebut kehilangan kandidat utama yang sebelumnya diproyeksikan mampu melaju hingga partai puncak.

Fenomena itu menunjukkan bahwa sepak bola modern semakin sulit dipetakan hanya melalui pendekatan statistik maupun indikator nonteknis. Faktor kedalaman skuad, efektivitas strategi, kondisi fisik pemain, hingga momentum pertandingan terbukti menjadi variabel yang sangat menentukan.

Maroko Kembali Jadi Ancaman

Salah satu kisah paling menarik dalam turnamen kali ini datang dari Maroko.

Setelah mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022, wakil Afrika tersebut kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai penantang serius setelah menumbangkan Belanda dan memastikan tempat di babak perempat final.

Keberhasilan tersebut mempertegas bahwa dominasi negara-negara tradisional Eropa dan Amerika Selatan kini mendapat tantangan nyata dari tim-tim yang sebelumnya hanya berstatus underdog.

Di sisi lain, negara tuan rumah belum mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Peluang Meksiko untuk menjadi juara hanya berada di angka 2,68 persen, Amerika Serikat 2,06 persen, sementara Kanada telah tersingkir dari turnamen.

Enam Laga Penentu Menuju Perempat Final

Persaingan menuju delapan besar masih menyisakan enam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.

Brasil akan menghadapi Norwegia, sementara Inggris ditantang tuan rumah Meksiko.

Laga lain mempertemukan Portugal melawan Spanyol dalam duel sesama raksasa Eropa, Amerika Serikat menghadapi Belgia, Argentina melawan Mesir, serta Swiss bertemu Kolombia.

Hasil dari enam pertandingan tersebut akan melengkapi daftar peserta perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Juli 2026, sebelum berlanjut ke semifinal pada 15–16 Juli dan final pada 20 Juli 2026 di New York-New Jersey.

Statistik Masih Bisa Dipatahkan

Meski Opta menempatkan Prancis sebagai favorit utama, simulasi komputer bukanlah jaminan mutlak.

Model prediksi hanya menggambarkan probabilitas berdasarkan data historis, performa terkini, kekuatan skuad, dan ribuan simulasi pertandingan.

Di lapangan, hasil tetap ditentukan oleh performa selama 90 menit, efektivitas taktik, serta kemampuan pemain memanfaatkan setiap peluang.

Dengan gugurnya sejumlah tim besar dan munculnya kejutan demi kejutan sejak fase gugur dimulai, Piala Dunia 2026 kembali membuktikan bahwa sepak bola tetap menjadi olahraga yang sulit ditebak.

Statistik boleh mengunggulkan Prancis, tetapi perjalanan menuju trofi dunia masih terbuka bagi siapa pun yang mampu menjaga konsistensi hingga partai final.

[**/ARP]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akun Palsu Gencar Serang BSG, Revino Pepah Tegaskan Dokumen BPK yang Beredar Tidak Sah

    Akun Palsu Gencar Serang BSG, Revino Pepah Tegaskan Dokumen BPK yang Beredar Tidak Sah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Bank SulutGo (BSG) membantah keras beredarnya narasi di media sosial yang mengaitkan dugaan penyimpangan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mengatasnamakan dokumen Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Manajemen BSG menegaskan dokumen yang beredar melalui sejumlah akun media sosial anonim bukan merupakan dokumen resmi BPK. Bahkan, […]

  • Kericuhan terjadi di SPBU Ratahan Mitra setelah sopir dump truk mengaku tiga hari tidak mendapat solar subsidi. Mereka meminta penyaluran BBM diaudit.

    Sopir Dump Truk Geruduk SPBU Ratahan Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle [**/WIL]
    • visibility 573
    • 0Komentar

    RATAHAN, PRONEWS5.COM – Kericuhan terjadi di SPBU Ratahan dengan nomor 74.956.01, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara. Sejumlah sopir dump truk yang tengah mengantre solar bersubsidi terlibat adu mulut setelah mempertanyakan pelayanan pengisian BBM di SPBU tersebut. Peristiwa itu terekam dalam video amatir warga yang kemudian beredar dan menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman […]

  • Diduga Jadi Predator Anak, Oknum ASN Pemkab Minahasa Jalani Sidang, Yosadi Beri Bantuan Hukum Pro Bono

    Diduga Jadi Predator Anak, Oknum ASN Pemkab Minahasa Jalani Sidang, Yosadi Beri Bantuan Hukum Pro Bono

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 528
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM— Advokat senior Sofyan Jimmy Yosadi, SH kembali menegaskan komitmennya memberikan bantuan hukum pro bono secara gratis kepada korban anak dengan mengawali proses perdebatan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur yang menyeret seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Minahasa. Perkara tersebut kini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tondano. […]

  • Nyepi dan Takbiran Berdekatan, Pemerintah Pastikan Harmonis

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 461
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai sejumlah persiapan pemerintah menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk pengaturan pelaksanaan malam takbiran di Bali yang waktunya berdekatan dengan peringatan Hari Nyepi. Laporan tersebut disampaikan usai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Dalam keterangannya kepada awak media, Menag menjelaskan bahwa pemerintah […]

  • Bansos PKH-BPNT untuk 18,27 Juta KPM Jadi Penopang Daya Beli 2026

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun 2026. Kebijakan ini dipandang sebagai salah satu instrumen penting untuk menopang konsumsi rumah tangga, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah […]

  • Keberadaan Ikan Padi Air Tawar (Medaka) sebagai Penanda Sejarah Geologi dan Biogeografi Pulau Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Oleh: Ixchel Feibie Mandagi, S.Pi., M.Si., Ph.D PULAU SULAWESI dikenal sebagai salah satu wilayah paling unik di dunia. Bentuknya yang menyerupai huruf “K”, tingkat endemisme yang sangat tinggi, serta posisinya di kawasan Wallacea menjadikan pulau ini laboratorium alam bagi para ilmuwan. Namun, di balik keunikannya, satu pertanyaan fundamental terus mengemuka: bagaimana sebenarnya Pulau Sulawesi terbentuk?Jawaban […]

expand_less