Romo Jadi Pembeda, Meksiko Tumbangkan Korea Selatan 1-0 di Guadalajara
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
- visibility 195
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemain Meksiko merayakan gol Luis Romo ke gawang Korea Selatan pada laga Grup A Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Jumat (19/6/2026) WIB. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan El Tri dengan skor 1-0. (Foto Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GUADALAJARA, PRONews5.com – Tim nasional Meksiko meraih kemenangan krusial setelah menundukkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga matchday kedua Grup A Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Kamis malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB (19/6/2026). Gol tunggal Luis Romo pada awal babak kedua menjadi penentu tiga poin penting bagi tuan rumah dalam upaya mengamankan tiket ke babak gugur.
Kemenangan ini menempatkan Meksiko dalam posisi yang lebih menguntungkan di klasemen sementara Grup A. Sebaliknya, Korea Selatan kini berada dalam tekanan dan wajib meraih hasil maksimal pada pertandingan terakhir fase grup untuk menjaga asa melaju ke fase berikutnya.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung ketat dan sarat tensi. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Meksiko berusaha mengambil inisiatif serangan. Namun Korea Selatan yang dipimpin Son Heung-min menunjukkan organisasi permainan yang disiplin serta mampu menguasai aliran bola.
Bahkan saat laga baru memasuki menit keempat, Lee Kang-in harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras yang dilakukannya. Meski mencatat penguasaan bola mencapai 57 persen, Korea Selatan kesulitan menembus pertahanan rapat Meksiko yang dikomandoi Edson Álvarez dan Johan Vásquez.
Upaya kedua tim sepanjang babak pertama belum menghasilkan gol. Sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi angka sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil dengan pendekatan yang lebih agresif. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-49 ketika Luis Romo memanfaatkan kemelut di depan gawang Korea Selatan dan melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Kim Seung-gyu.
Gol tersebut sempat memicu ketegangan setelah wasit melakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah peninjauan selesai, gol dinyatakan sah dan disambut gemuruh suporter yang memenuhi Stadion Akron.
Tertinggal satu gol, Korea Selatan merespons dengan melakukan perubahan besar. Pada menit ke-56, pelatih menarik keluar Son Heung-min dan Lee Jae-sung untuk memberi kesempatan kepada Hwang Hee-chan serta Oh Hyeon-gyu.
Pergantian itu membuat serangan Korea Selatan semakin intens. Tim berjuluk Ksatria Taeguk terus menekan dan berusaha mencari gol penyeimbang. Delapan tembakan berhasil dilepaskan sepanjang pertandingan, namun hanya dua yang mengarah tepat ke gawang.
Peluang terbaik Korea Selatan hadir pada menit-menit akhir melalui Cho Gue-sung. Namun lini belakang Meksiko tampil disiplin dan mampu menggagalkan ancaman tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Meksiko tetap bertahan.
Secara statistik, Korea Selatan unggul dalam penguasaan bola dengan 57 persen berbanding 43 persen milik Meksiko. Kedua tim sama-sama melepaskan delapan tembakan. Namun efektivitas menjadi faktor pembeda karena Meksiko mampu mengonversi salah satu peluang terbaiknya menjadi gol kemenangan.
Hasil ini menunjukkan efektivitas permainan El Tri yang mampu memaksimalkan momentum penting di tengah tekanan lawan. Sementara bagi Korea Selatan, kekalahan tersebut menjadi alarm serius menjelang pertandingan terakhir grup yang akan menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026.
Dengan satu gol yang lahir dari ketajaman membaca situasi dan pertahanan yang tampil kokoh hingga menit akhir, Meksiko berhasil mengamankan tiga poin berharga yang dapat menjadi modal besar dalam perburuan tiket menuju babak 16 besar.
[**/VAN]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar