Polsek Miangas dan Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kedatangan WN Filipina di Perbatasan
- account_circle (**/Frank)
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 214
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas gabungan TNI-Polri, Imigrasi, dan Bea Cukai saat melakukan pemeriksaan terhadap pamboat F/B “Mayong & Mayang” yang membawa warga negara Filipina di Dermaga Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (16/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TALAUD | PRONews5.com — Aparat gabungan di wilayah perbatasan Pulau Miangas memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelintas batas asal Filipina yang tiba menggunakan perahu motor jenis pamboat berbendera Filipina, Sabtu (16/5/2026).
Pamboat bernama F/B “Mayong & Mayang” tersebut merapat di Dermaga Miangas sekitar pukul 12.00 WITA dengan membawa sejumlah warga negara Filipina untuk melakukan kunjungan keluarga di wilayah Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Proses pemeriksaan dilakukan secara ketat oleh Tim Border Crossing Area (BCA) gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Imigrasi, Bea Cukai, hingga petugas lintas batas negara.
Pengawasan langsung dipimpin aparat setempat, di antaranya Komandan Pos Angkatan Laut Miangas Lettu Mar Ridel Sumampow, Komandan Pos Angkatan Darat Letda CPM Yogi Pratama, Kapolsek Miangas Ipda Kristo Pontoh, serta perwakilan Koramil 1312-07 Miangas Serka Jongli Lupa.
Turut hadir petugas Border Crossing Station Miangas, MSgt Mario Lanza M. (PM), petugas Imigrasi Kenangan Lupa, petugas Bea Cukai Gerson Pogo, bersama personel gabungan lainnya dari Posad, Posal, dan Polsek Miangas.
Sesaat setelah kapal bersandar, tim gabungan langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh di atas pamboat. Seluruh dokumen perjalanan, identitas kru dan penumpang, hingga kelengkapan kapal diperiksa secara detail guna memastikan keamanan wilayah perbatasan tetap terjaga.
Setelah pemeriksaan fisik selesai, petugas Imigrasi melanjutkan proses administrasi berupa clearance in terhadap dokumen Pas Lintas Batas serta manifes penumpang dan kru kapal.
Berdasarkan data manifes, pamboat F/B “Mayong & Mayang” dinakhodai Josiah S. Luzorata, warga Magdug, Governor Generoso, Davao Oriental, Filipina, dengan seorang kru kapal bernama Davan Bengie.
Selain kru kapal, terdapat sembilan penumpang warga negara Filipina asal Magdug, Governor Generoso, Davao Oriental, yakni Sono Ignacia R., Bangon Federico S., Andrea P. Sono, Andrea Celine P. Sono, Josia S. Luzorata, Jaiyin S. Luzorata, Aldrin S. Gander, dan Anggelito C. Wahing.
Kapolsek Miangas Ipda Kristo Pontoh menjelaskan, kedatangan para warga negara Filipina tersebut bertujuan melakukan kunjungan keluarga yang berdomisili di Pulau Kakorotan, Kecamatan Nanusa.
“Seluruh proses pemeriksaan berjalan aman, lancar, dan terkendali. Dari hasil pemeriksaan bersama, tidak ditemukan hal-hal mencurigakan baik dari kru, penumpang maupun bagian kapal,” ujar Kapolsek.
Usai pemeriksaan di dermaga, seluruh pelintas batas kemudian diarahkan menuju Kantor Pos Imigrasi Miangas untuk menjalani pelayanan keimigrasian lanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan pengawasan dan pemeriksaan selesai sekitar pukul 15.00 WITA dalam situasi aman, kondusif, dan terkendali.
- Penulis: (**/Frank)



Saat ini belum ada komentar