Dipimpin Voucke Lontaan, SMSI Sulut Siapkan Langkah Besar Perkuat Struktur dan Legitimasi
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 560
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua SMSI Sulut Voucke Lontaan bersama jajaran pengurus saat memimpin rapat strategis penataan struktur organisasi SMSI di Kafe & Resto Bakar-Bakar, Tomohon, Selasa (21/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONEWS5.COM — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara mulai mematangkan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus legitimasi kelembagaan. Agenda ini dibahas dalam rapat yang digelar Selasa (21/4/2026) di Kafe & Resto Bakar-Bakar, Kelurahan Kakaskasen Satu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.
Rapat dipimpin langsung Ketua SMSI Sulut Voucke Lontaan, didampingi Sekretaris Jemmy Inkiriwang dan Bendahara Lucy Goni, serta dihadiri jajaran pengurus.
Forum tersebut secara khusus mengagendakan penataan struktur organisasi tingkat provinsi dengan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) SMSI.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, turut memberikan arahan secara virtual melalui Zoom.
Ia menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama dalam menjaga kredibilitas dan eksistensi SMSI sebagai bagian dari ekosistem pers nasional.
“Penataan organisasi harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke daerah. Ini penting untuk memastikan peran strategis SMSI tetap terjaga, sekaligus mendorong profesionalisme media siber,” tegas Firdaus.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Ketua SMSI Sulut Voucke Lontaan menegaskan komitmennya untuk segera mengimplementasikan program kerja SMSI Pusat di tingkat daerah.
Salah satu langkah konkret yang akan ditempuh adalah membangun kerja sama formal dengan berbagai kementerian dan lembaga.
“Langkah ini penting untuk memperkuat legitimasi SMSI sebagai konstituen Dewan Pers, sekaligus meningkatkan kualitas media siber anggota di Sulawesi Utara,” ujar Lontaan.
Ia juga menjelaskan, setelah formatur kepengurusan rampung disusun, SMSI Sulut akan melengkapi seluruh administrasi organisasi, termasuk pelaporan resmi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Selanjutnya, kami akan membentuk kepengurusan SMSI di seluruh kabupaten dan kota di Sulut agar organisasi ini semakin solid dan terstruktur,” tambahnya.
Sementara itu, Bendahara SMSI Sulut Lucy Goni menekankan pentingnya komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan keputusan organisasi secara profesional dan bertanggung jawab.
Rapat ini menjadi momentum penting bagi SMSI Sulut dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan peran media siber sebagai pilar informasi yang kredibel, profesional, dan berintegritas di daerah.
Sekilas Tentang SMSI
Serikat Media Siber Indonesia didirikan di Banten pada 7 Maret 2017 sebagai wadah perusahaan pers siber (media online) untuk menjawab tantangan disrupsi teknologi terhadap media konvensional.
Organisasi ini digagas oleh sejumlah tokoh pers, di antaranya Atal S Depari dan Firdaus.
Sejak tahun 2020, SMSI resmi menjadi konstituen Dewan Pers, menegaskan posisinya sebagai salah satu organisasi pers terbesar di Indonesia.
Hingga kini, kepengurusan SMSI telah tersebar di seluruh provinsi hingga kabupaten/kota.
Memasuki tahun 2026, SMSI juga mencatatkan tonggak sejarah dengan pembangunan Monumen dan Museum Media Siber pertama di Indonesia di Cilegon, Banten—sebuah simbol transformasi dan perkembangan pers digital di Tanah Air.
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar