Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Empat Oknum TNI Jadi Tersangka Teror Air Keras Aktivis KontraS, CCTV Bongkar Pola Aksi Terencana

Empat Oknum TNI Jadi Tersangka Teror Air Keras Aktivis KontraS, CCTV Bongkar Pola Aksi Terencana

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 799
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com — Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus, akhirnya memasuki babak baru. Mabes TNI menetapkan empat anggotanya sebagai tersangka dan menahan mereka, di tengah terkuaknya indikasi kuat bahwa serangan tersebut bukan aksi spontan, melainkan operasi yang dirancang secara sistematis.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, dalam konferensi pers di Mabes TNI, Rabu (18/3/2026), menegaskan bahwa keempat tersangka berinisial SL (Lettu), NDP (Kapten), BHW (Lettu), dan ES (Serda) telah diamankan dan kini menjalani proses penyidikan intensif.

Mereka merupakan personel Denma Bais Mabes TNI dari unsur TNI Angkatan Udara dan TNI Angkatan Laut, yang saat ini ditahan di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, dengan pengamanan ketat.

Peristiwa brutal itu terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Andrie Yunus yang menjabat Wakil Koordinator KontraS diserang oleh pelaku tak dikenal menggunakan cairan diduga air keras.

Serangan tersebut menyebabkan luka bakar serius hingga 24 persen di bagian mata, wajah, dada, dan tangan. Tim medis di RS Cipto Mangunkusumo menyatakan kondisi korban tergolong berat dan berisiko tinggi, memperkuat kesan bahwa pelaku memang menargetkan titik vital tubuh korban.

Di tengah proses hukum di lingkungan militer, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengembangkan penyelidikan berbasis digital forensik. Sebanyak 86 titik kamera pengawas dikumpulkan dari berbagai sumber, mulai dari kamera ETLE, Diskominfotik, Dinas Perhubungan, hingga rekaman milik warga.

Dari keseluruhan data tersebut, penyidik harus mengurai 2.610 potongan video dengan total durasi mencapai 10.320 menit.

Dirreskrimum Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan bahwa hasil analisis sementara menunjukkan pola pergerakan yang tidak acak.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemudi Mobil Dipiting di Jagakarsa Polisi Tangkap Pelaku

    Pengemudi Mobil Dipiting di Jagakarsa Polisi Tangkap Pelaku

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Polisi menangkap pria berinisial O alias Otnel yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pengemudi mobil di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aksi kekerasan tersebut sebelumnya viral setelah videonya beredar di media sosial. Otnel ditangkap personel Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Setelah diamankan, terduga pelaku […]

  • Perkuat Daya Saing Industri Nasional, Danantara Dorong Proyek Hilirisasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) terus memperkuat perannya dalam mendorong percepatan proyek hilirisasi di berbagai sektor strategis guna meningkatkan daya saing industri nasional. Melalui pendekatan investasi jangka panjang dan kolaborasi lintas sektor, BPI Danantara berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian. […]

  • Komjen Suyudi Lolos DPR Jalan Menuju Kursi Kapolri Terbuka

    Komjen Suyudi Lolos DPR Jalan Menuju Kursi Kapolri Terbuka

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Jalan Komjen Pol Suyudi Ario Seto menuju kursi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) terbuka setelah Komisi III DPR RI menyetujui pencalonannya secara aklamasi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi menjadi calon tunggal yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. […]

  • Tiga Bulan Pasca-Pilhut, Pelantikan Hukum Tua Terpilih Desa Wineru Masih Terkatung-katung

    Tiga Bulan Pasca-Pilhut, Pelantikan Hukum Tua Terpilih Desa Wineru Masih Terkatung-katung

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM– Hampir tiga bulan setelah Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Wineru, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Jufri Mantak, S.Pd yang memperoleh suara terbanyak belum juga dilantik sebagai Hukum Tua definitif. Keterlambatan tersebut kini dikaitkan dengan persoalan kelengkapan administrasi hasil Pilhut, khususnya laporan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wineru yang disebut belum diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Gunung Lokon Terbakar! Kapolres Tomohon Turun Langsung Padamkan Api

    Gunung Lokon Terbakar! Kapolres Tomohon Turun Langsung Padamkan Api

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 179
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM — Kebakaran melanda kawasan Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (13/10/2026) pagi. Kobaran api dilaporkan terus meluas, sementara asap putih membumbung dan tampak menyelimuti kawasan gunung hingga terlihat dari sejumlah titik di Kota Tomohon. Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., turun langsung ke lokasi untuk membantu upaya pemadaman. Tampak […]

  • MBG Menuai Protes, Warga Tomohon Usul Skema Baru: Uang Tunai atau Dapur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 607
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Dugaan keracunan massal yang menimpa 111 siswa SMA dan SMK di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pada Senin (26/1/2026) memicu gelombang keresahan publik. Warga dan orang tua murid mendesak Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara dan dievaluasi total, menyusul banyaknya siswa yang mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan dari program tersebut. Peristiwa […]

expand_less