Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Desakan Bongkar Mafia Tambang Emas Ilegal Sulut Bergema dari Daerah hingga ke Pusat

Desakan Bongkar Mafia Tambang Emas Ilegal Sulut Bergema dari Daerah hingga ke Pusat

  • account_circle rafael
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com – Gelombang desakan agar negara bertindak tegas terhadap praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sulawesi Utara terus menguat. Setelah sebelumnya disuarakan oleh Masyarakat Adat Waraney Toar Lumimuut, kini tuntutan serupa kembali disampaikan aktivis Uni Demokrasi Indonesia (UDI) melalui aksi demonstrasi di Jakarta.

Sebelumnya, massa Masyarakat Adat Waraney Toar Lumimuut menggelar aksi damai di Taman Kesatuan Bangsa Dotu Lolong Lasut, Jumat (5/3/2026).

Massa Masyarakat Adat Waraney Toar Lumimuut menggelar aksi damai di Taman Kesatuan Bangsa Dotu Lolong Lasut mendesak Prabowo Subianto membersihkan oknum TNI/Polri yang diduga membeking mafia pertambangan ilegal di Tanah Toar Lumimuut.

Dalam aksi tersebut mereka meminta Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia mengambil langkah tegas dengan membersihkan oknum TNI/Polri yang diduga memberikan perlindungan terhadap jaringan mafia pertambangan ilegal di wilayah Tanah Toar Lumimuut.

Para aktivis menilai penertiban tambang emas ilegal tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah.

Penindakan harus menyasar seluruh rantai bisnis, mulai dari penambang di lapangan, pemodal, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Tanpa langkah tegas dari pemerintah, kerusakan lingkungan dan potensi kerugian negara dikhawatirkan akan terus berlanjut.

Desakan itu kini kembali menguat setelah aktivis UDI menggelar aksi demonstrasi di kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Aktivis Uni Demokrasi Indonesia (UDI) menggelar aksi di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, menuntut penertiban tambang emas ilegal di Sulawesi Utara serta pengusutan jaringan mafia tambang.

Aksi tersebut dipimpin Koordinator Aksi Muhammad Ali dengan John Aprijaya sebagai Koordinator Lapangan. Mereka mendesak pemerintah serta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik tambang ilegal yang disebut telah berlangsung lama di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Dalam orasinya, Muhammad Ali menegaskan bahwa tambang ilegal bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan persoalan serius yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan penguasaan sumber daya alam oleh kelompok tertentu.

“Tambang ilegal bukan sekadar pelanggaran hukum. Ini kejahatan terhadap lingkungan sekaligus perampasan kekayaan alam. Negara tidak boleh membiarkan sumber daya alam dikuasai jaringan mafia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, aktivitas PETI di berbagai wilayah Sulawesi Utara umumnya berlangsung tanpa izin resmi, tanpa standar keselamatan kerja, serta tanpa kajian dampak lingkungan yang memadai.

Akibatnya, kawasan hutan rusak, lubang-lubang tambang dibiarkan terbuka, dan aliran sungai terancam tercemar.

Selain itu, penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri dalam proses pemisahan emas dari batuan juga menjadi perhatian serius. Zat beracun tersebut berpotensi mencemari lingkungan, merusak ekosistem sungai, dan mengancam kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar area tambang.

UDI juga menilai aktivitas tambang ilegal menyebabkan kerugian besar bagi negara karena hasil tambang tidak tercatat sebagai penerimaan resmi.

“Emas diambil dari perut bumi, tetapi tidak masuk ke kas negara. Jika kondisi ini terus dibiarkan, yang tersisa hanyalah kerusakan lingkungan,” ujar Ali.

Dalam aksi tersebut, UDI menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Mereka mendesak Kementerian ESDM segera melakukan penertiban terhadap seluruh aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Sulawesi Utara.

Selain itu, aparat penegak hukum diminta mengusut secara menyeluruh jaringan yang berada di balik praktik tambang ilegal, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi pemodal maupun memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut.

UDI juga meminta Kejaksaan Agung membuka penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan oknum pejabat daerah maupun pihak lain yang diduga memperoleh keuntungan dari bisnis tambang ilegal.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penambang kecil di lapangan. Aparat harus berani menelusuri dan menindak aktor besar yang mengendalikan bisnis ini,” kata Ali.

[**/ARP]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inggris Hajar Kroasia 4-2, Kane Bersinar di Dallas

    Inggris Hajar Kroasia 4-2, Kane Bersinar di Dallas

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 190
    • 0Komentar

    DALLAS, PRONews5.com – Timnas Inggris meraih kemenangan penting usai mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga fase grup Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat. Harry Kane tampil sebagai bintang lapangan dengan dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut menyumbang gol untuk memastikan tiga poin bagi The Three Lions. Kemenangan ini […]

  • AGP Gelar Pasar Murah di Dua Titik Ternate, Sentuh Warga Padat Lewat Metode Door to Door

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 392
    • 0Komentar

    TERNATE, PRONews5.com — Artha Graha Peduli (AGP) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Program Pasar Murah di dua titik strategis di Kota Ternate, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Jl. Pahlawan Revolusi dan Jl. Batu Meja, Kecamatan Makassar Timur, menyasar langsung warga binaan dan masyarakat berpenghasilan rendah. Pelaksanaan Pasar […]

  • Trump Klaim Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 758
    • 0Komentar

    PRONews5.com — Dunia internasional dikejutkan oleh klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa militer AS telah menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores dalam sebuah operasi militer berskala besar di Venezuela, Sabtu (3/1/2026), meski hingga kini pemerintah Venezuela menyatakan tidak mengetahui keberadaan keduanya. Klaim tersebut disampaikan Trump melalui akun media […]

  • ASTAGA! Ambulans Bantuan Steven Kandouw Diduga Suplai Solar ke Galian C Kasuang

    ASTAGA! Ambulans Bantuan Steven Kandouw Diduga Suplai Solar ke Galian C Kasuang

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 717
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Dugaan aktivitas galian C yang beroperasi secara tersembunyi di kawasan Kasuang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, kini memunculkan sejumlah pertanyaan serius. Bukan hanya soal legalitas kegiatan penggalian material, tetapi juga dugaan penggunaan sebuah mobil ambulans yang disebut-sebut merupakan kendaraan bantuan dari mantan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, untuk mengangkut dan menyuplai bahan […]

  • Koperasi Merah Putih Tara-Tara Dikebut TNI Warga Tetap Dukung Pembangunan

    Koperasi Merah Putih Tara-Tara Dikebut TNI Warga Tetap Dukung Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 108
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Tara-Tara 3, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, terus didorong agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Dukungan terhadap percepatan pembangunan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ibadah Syukur Mempercepat Pembangunan KDKMP Tara-Tara pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 09.26 WITA. Kegiatan berlangsung di lokasi pembangunan KDKMP Tara-Tara […]

  • Presiden Prabowo dan MBZ Sepakati Langkah Baru Perkuat Kerja Sama Indonesia–UEA

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 350
    • 0Komentar

    ABU DHABI – Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026) waktu setempat. Pertemuan tersebut menandai babak lanjutan hubungan strategis kedua negara yang memasuki usia emas 50 tahun hubungan diplomatik pada 2026. Setibanya di kompleks istana, […]

expand_less