Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Industri Pupuk Fakfak Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan di Papua

Industri Pupuk Fakfak Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan di Papua

  • account_circle rafael
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 407
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Papua- Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) Fakfak di Papua Barat dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Keberadaan industri pupuk di wilayah tersebut diyakini mampu menjawab tantangan tingginya biaya produksi pertanian yang selama ini membebani petani Papua akibat mahalnya distribusi pupuk dari luar daerah.

Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menyampaikan bahwa rencana pembangunan industri pupuk di Fakfak memiliki dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi sektor pertanian, tetapi juga bagi perekonomian Papua secara keseluruhan. Menurutnya, pembangunan ini menjadi wujud nyata dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis wilayah timur.

“Pembangunan industri pupuk di Fakfak dapat memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong hilirisasi di kawasan timur Indonesia,” ujar Billy Minggu (18/1/2026).

Billy menjelaskan bahwa selama ini biaya logistik pupuk menjadi salah satu komponen terbesar dalam struktur biaya produksi pertanian di Papua. Kondisi geografis yang menantang menyebabkan ongkos pengiriman pupuk dari luar daerah sangat tinggi, bahkan dapat mencapai hampir sepertiga dari total biaya yang harus ditanggung petani.

“Bayangkan ketika terjadi hilirisasi pupuk, maka biaya logistiknya akan lebih murah,” katanya.

Dengan adanya industri pupuk di Fakfak, distribusi pupuk ke sentra-sentra pertanian di Papua diharapkan menjadi lebih efisien. Penurunan biaya logistik tersebut diyakini akan berdampak langsung pada penurunan biaya produksi, sehingga produk pertanian Papua memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar regional maupun nasional.

Selain meningkatkan daya saing, akses pupuk yang lebih dekat dan mudah juga diproyeksikan akan mendorong peningkatan produktivitas petani. Ketersediaan pupuk yang stabil menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian dan mendukung program ketahanan pangan di Papua.

Berdasarkan rencana pemerintah, pembangunan industri pupuk di Kabupaten Fakfak diproyeksikan masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan digarap oleh PT Pupuk Indonesia. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan, mendukung program food estate, serta menekan biaya logistik pupuk di wilayah Papua.

Industri pupuk yang berlokasi di Distrik Tomage tersebut ditargetkan mampu memproduksi sekitar 1,15 juta ton urea dan 825 ribu ton amonia per tahun, dengan nilai investasi mencapai puluhan triliun rupiah. Keberadaan bahan baku gas alam di Papua menjadi salah satu faktor pendukung utama pembangunan industri tersebut.

Billy menambahkan bahwa dampak pembangunan industri pupuk tidak hanya terbatas pada sektor pertanian. Hilirisasi sumber daya alam dinilai akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga penciptaan lapangan kerja baru.

“Dampak bergandanya itu luar biasa, dari sisi income, revenue, sampai penyerapan tenaga kerja,” tuturnya.

Dengan berbagai potensi tersebut, pembangunan industri pupuk di Fakfak diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi pembangunan ekonomi Papua yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernyataan Sikap GMAM terkait Rencana Berakhirnya Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun 2027

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Jakarta – (9/3) Gerakan Mahasiswa Aceh Menggugat (GMAM) menyatakan sikap tegas menolak wacana berakhirnya Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh pada tahun 2027 tanpa adanya kejelasan skema keberlanjutan dari pemerintah pusat. GMAM menilai penghentian Dana Otsus secara sepihak berpotensi menciptakan ketidakpastian pembangunan serta memicu kekecewaan masyarakat Aceh terhadap komitmen negara dalam menjaga perdamaian yang telah disepakati. […]

  • Sambut HUT ke-81, TNI Gelar Bhakti Kesehatan Gratis

    Sambut HUT ke-81, TNI Gelar Bhakti Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026, TNI menggelar aksi sosial Bhakti Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di tiga lokasi, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (23/8/2026). Kegiatan ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Pemeriksaan diawali dengan […]

  • Danantara Siapkan Pembentukan BUMN Tekstil untuk Perkuat Rantai Industri Nasional

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fondasi industri nasional melalui pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). Langkah strategis ini dibiayai oleh Danantara Indonesia sebagai lembaga investasi negara yang diproyeksikan menjadi motor penggerak transformasi ekonomi berbasis nilai tambah. Di tengah tekanan global terhadap industri manufaktur dan membanjirnya […]

  • “Hadiah Tahun Baru” yang Menyakitkan: Pajak Kendaraan di Sulut Naik, Warganet Meledak

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 825
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Alih-alih membawa harapan baru, awal Tahun 2026 justru menghadirkan “hadiah Tahun Baru” yang pahit bagi ribuan pemilik kendaraan bermotor di Sulawesi Utara. Kenaikan signifikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada Januari 2026 memicu gelombang protes, kemarahan, dan kritik tajam dari masyarakat, terutama di media sosial. Kenaikan PKB tersebut diketahui warga saat melakukan pengecekan […]

  • Pengukuhan PneT di Bogor Diperkuat Aksi Sosial untuk Generasi Tombulu

    Pengukuhan PneT di Bogor Diperkuat Aksi Sosial untuk Generasi Tombulu

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle (**/ML)
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BOGOR, PRONEWS5.COM — Pengukuhan Pengurus Besar Pinaesaan ne Tombulu (PneT) di Bogor tidak sekadar menjadi agenda organisasi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial di Panti Asuhan Yayasan Kami Satu, Citeureup, Bogor, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian keluarga besar Tombulu terhadap sesama. Rangkaian kegiatan berlangsung pada Sabtu akhir pekan lalu dan diikuti Dewan Pembina, Dewan Penasihat, […]

  • Pedagang Pasar Dukung Kejari Minahasa Usut Temuan BPK, Minta Pengelolaan Retribusi Dibenahi

    Pedagang Pasar Dukung Kejari Minahasa Usut Temuan BPK, Minta Pengelolaan Retribusi Dibenahi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM— Sejumlah pedagang dan sumber yang beraktivitas di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Minahasa menyatakan mendukung langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa apabila menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pengelolaan retribusi pasar Tahun Anggaran 2024. Dukungan itu muncul setelah LHP BPK mengungkap adanya kekurangan penyetoran retribusi sebesar Rp444.547.000 serta potensi penerimaan daerah yang […]

expand_less