Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemerintah Kolaborasi Sukseskan Modifikasi Cuaca Turunkan Potensi Curah Hujan di Aceh

Pemerintah Kolaborasi Sukseskan Modifikasi Cuaca Turunkan Potensi Curah Hujan di Aceh

  • account_circle rafael
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 368
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui kolaborasi intensif antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berhasil menunjukkan efektivitas operasi modifikasi cuaca untuk menurunkan potensi curah hujan di Provinsi Aceh pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025. Upaya strategis ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena alam seperti Siklon Tropis Senyar yang telah menyebabkan intensitas hujan luar biasa tinggi di Aceh dan wilayah sekitarnya.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan dengan armada pesawat khusus yang menyemai bahan seperti Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) pada ketinggian tertentu di wilayah udara Aceh. Teknologi ini bertujuan mengendalikan pembentukan awan agar intensitas hujan berkurang dan dapat dialihkan ke wilayah yang lebih aman, seperti lautan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk menekan risiko bencana dan mempercepat pemulihan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan respons strategis pemerintah terhadap kondisi cuaca ekstrem yang mengancam keselamatan masyarakat. Menurut Muhari, OMC dilaksanakan dengan koordinasi intensif bersama BMKG dan dukungan penuh dari TNI Angkatan Udara untuk penyediaan pesawat dan sumber daya.

“Operasi modifikasi cuaca lintas kementerian dan lembaga ini berfungsi sebagai dukungan mitigasi dan penanganan darurat dengan tujuan utama mengurangi potensi curah hujan di kawasan rawan bencana melalui rekayasa pengalihan awan hujan ke wilayah yang lebih aman,” ujar Abdul.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyampaikan bahwa operasi tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan di tengah tantangan cuaca ekstrem. Data terbaru menunjukkan operasi modifikasi cuaca berhasil menurunkan intensitas curah hujan di Provinsi Aceh hingga lebih dari 23 persen dibandingkan potensi curah hujan awal, sehingga mempercepat stabilisasi kondisi cuaca dan membantu proses pemulihan di lapangan.

“Operasi modifikasi cuaca bersama dengan BNPB saat ini aktif di tiga provinsi, dan terbukti menurunkan intensitas curah hujan, bervariasi dari 15% hingga 20%. Secara khusus di Aceh, paparnya, penurunan yang tercatat mencapai 23,35 persen,” ujar Andri.

Pakar klimatologi dari Institut Teknologi Bandung, Prof. dr. Siti Nurhayati, menyatakan bahwa penerapan teknologi modifikasi cuaca yang dipimpin pemerintah Indonesia merupakan bentuk inovasi adaptif terhadap perubahan iklim yang semakin dinamis.

“Langkah pemerintah melalui integrasi data BMKG dan eksekusi BNPB dalam operasi modifikasi cuaca adalah contoh nyata bagaimana negara menggunakan teknologi untuk melindungi masyarakat dari risiko cuaca ekstrem. Ini bukan saja mitigasi bencana, tetapi juga langkah preventif yang mengurangi kost sosial ekonomi dari bencana hidrometeorologi,” ujar Prof. Siti.

Sejalan dengan data terbaru BMKG, prakiraan cuaca untuk Aceh dan wilayah Sumatera Utara kini menunjukkan tren yang lebih stabil, dengan dominasi curah hujan ringan hingga moderat dalam beberapa pekan terakhir, memberikan ruang bagi percepatan penanganan pascabanjir, termasuk pembangunan hunian sementara dan perbaikan infrastruktur yang terdampak.

Keberhasilan operasi modifikasi cuaca ini menjadi bukti nyata kerja sama antarlembaga di bawah koordinasi pemerintah pusat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi. Dengan sinergi teknologi dan kebijakan yang kuat, pemerintah menunjukkan bahwa perlindungan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, sekaligus memperkuat ketahanan nasional terhadap ancaman bencana di masa depan.***

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Viral, Ini Misi Besar EKRAF Kumpulkan Kreator Konten Sulut

    Bukan Sekadar Viral, Ini Misi Besar EKRAF Kumpulkan Kreator Konten Sulut

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 325
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF) terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital dengan menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif bertajuk “Konten Viral Bernilai” di Aston Manado Hotel, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini mempertemukan puluhan kreator konten dari berbagai daerah di Sulawesi Utara untuk meningkatkan kompetensi dalam menghasilkan konten digital yang tidak […]

  • Polisi Sita 4 Boks Emas Batangan, Usut Dugaan TPPU Rp25,8 Triliun dari Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 584
    • 0Komentar

    SURABAYA, PRONews5.com – Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita empat boks kontainer berisi barang bukti, termasuk emas batangan, dalam penggeledahan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp25,8 triliun. Penyitaan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Tampomas Nomor 3, Surabaya, Kamis (19/2/2026). Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim […]

  • Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX

    Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa atlet Indonesia peraih medali emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan memperoleh bonus sebesar Rp3 miliar. Besaran tersebut lebih tinggi dibandingkan bonus medali emas pada SEA Games sebelumnya yang mencapai Rp1 miliar. “Untuk SEA Games, medali emas dapat 1 miliar. Tapi ini Asian Games. Medali emas […]

  • Presiden Prabowo Subianto Disambut Upacara Resmi oleh PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka

    Presiden Prabowo Subianto Disambut Upacara Resmi oleh PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle IND
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jepang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, dalam rangkaian kunjungan resmi di Istana Akasaka, Tokyo, Jepang, Selasa (31/03/2026). Pertemuan diawali dengan upacara penyambutan resmi yang berlangsung khidmat dan penuh kehormatan, mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang. Setibanya di Istana Akasaka, Presiden Prabowo disambut oleh PM Takaichi. […]

  • Maknai Jumat Agung, Anak Sekolah Minggu GMIM Sion Rambunan Gelar Pawai Obor Penuh Sukacita

    Maknai Jumat Agung, Anak Sekolah Minggu GMIM Sion Rambunan Gelar Pawai Obor Penuh Sukacita

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 674
    • 0Komentar

    MINAHASA – Puluhan anak Sekolah Minggu Jemaat GMIM Sion Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menggelar pawai obor dalam rangka memperingati Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) malam. Pawai yang dimulai sekitar pukul 19.00 WITA ini dilepas langsung oleh Ketua BPMJ GMIM Sion Rambunan, Pdt. Wasti Kondoy Slat, S.Th, sebagai bagian dari rangkaian perenungan kematian dan […]

  • KKP Melepasliarkan 1.300 Ikan Napoleon, Penyidikan Kasus MV Silver Island Berlanjut

    KKP Melepasliarkan 1.300 Ikan Napoleon, Penyidikan Kasus MV Silver Island Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepasliarkan sebanyak 1.300 ekor ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Sulawesi Utara pada 5 dan 7 Juni 2026. Ribuan ikan tersebut sebelumnya diamankan dari kapal MV Silver Island berbendera Sao Tome yang ditangkap Kapal Pengawas (KP) Orca 04 di perairan Laut Sulawesi pada […]

expand_less