Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kopdes Merah Putih Hadirkan Ruang Kerja untuk Gen Z

Kopdes Merah Putih Hadirkan Ruang Kerja untuk Gen Z

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 305
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta – Pemerintah terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai motor ekonomi kerakyatan sekaligus membuka ruang kerja baru bagi generasi muda.

Program ini kini diarahkan tidak hanya sebagai pusat layanan ekonomi desa, tetapi juga sebagai tempat kerja, ruang inovasi, dan wadah pengembangan usaha bagi generasi Z dan milenial.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Kopdes Merah Putih dirancang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan angkatan kerja muda yang dinamis, kreatif, serta berbasis inovasi produk.

Menurutnya, koperasi harus tampil modern agar mampu menjadi pilihan karier yang menarik bagi anak muda di berbagai daerah.

“Kami akan menjadikan koperasi ini pilihan alternatif tempat mereka bekerja, juga menjadi tempat mengembangkan produk,” ujar Ferry.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas tingginya kebutuhan lapangan kerja baru sekaligus dorongan agar generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta usaha.

Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi ekosistem produktif yang menghubungkan wirausaha muda, UMKM lokal, serta jaringan distribusi berbasis desa dan kelurahan.

Untuk memperkuat kualitas ekosistem tersebut, Kementerian Koperasi menjalin kolaborasi dengan Hipmi DIY dalam proses kurasi produk, inkubasi usaha, hingga dukungan pembiayaan.

Skema ini ditujukan agar produk UMKM dan merek lokal yang dikembangkan anak muda dapat naik kelas dan memiliki akses pasar yang lebih luas melalui jaringan Kopdes Merah Putih.

Menurut Ferry, pendekatan ini akan mendorong koperasi tampil lebih relevan dengan gaya dan kebutuhan generasi baru.

“Kami berharap koperasi ini bisa lebih keren, lebih kekinian, dan lebih nyambung dengan generasi muda,” katanya.

Ia menambahkan, pelaku UMKM dan pemilik merek lokal yang akan diperkuat melalui jaringan koperasi mayoritas berasal dari kalangan Gen Z dan milenial.

Pemerintah ingin memastikan kreativitas dan inovasi mereka mendapatkan dukungan sistem, pembiayaan, serta saluran pemasaran yang konkret.

“Kalau mereka ingin menjadi pengusaha, produknya akan kami bantu agar bisa dijual di koperasi desa,” ujar Ferry.

Program Kopdes Merah Putih juga dinilai berpotensi besar dalam menyerap tenaga kerja profesional di tingkat lokal.

Dengan target pembentukan 80 ribu unit koperasi di seluruh Indonesia, setiap unit membutuhkan pengelola, manajer operasional, tenaga administrasi, hingga tim pengembangan usaha.

“Ini artinya kita bisa membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan, yang sekarang sangat dibutuhkan oleh kalangan Gen Z dan milenial,” tegas Ferry.

Dengan desain modern, dukungan pembiayaan, dan jejaring pasar yang luas, Kopdes Merah Putih diposisikan sebagai simpul baru ekonomi desa sekaligus panggung produktif bagi generasi muda untuk berkarya dan membangun kemandirian ekonomi.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi III DPR RI Dukung Polri Telusuri Aktor Utama di Balik Karhutla

    Komisi III DPR RI Dukung Polri Telusuri Aktor Utama di Balik Karhutla

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Komisi III DPR RI mengapresiasi langkah Kepolisian Polri yang berkomitmen membongkar aktor utama di balik kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Penindakan dinilai tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi harus menyasar pihak yang mengendalikan dan menikmati keuntungan dari praktik pembakaran lahan. Ketua Komisi III DPR RI […]

  • Reinhard Tololiu Dilantik Jadi Aspidum Kejati Sulut, Baru Seumur Jagung di Kajari Tomohon Langsung Naik Jabatan

    Reinhard Tololiu Dilantik Jadi Aspidum Kejati Sulut, Baru Seumur Jagung di Kajari Tomohon Langsung Naik Jabatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 510
    • 0Komentar

    TOMOHON | PRONEWS5.COM — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) resmi melantik Reinhard Tololiu, SH., MH. sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Kamis (23/4/2026), di Aula Sam Ratulangi Kejati Sulut, Manado. Pelantikan tersebut dipimpin langsung Kepala Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH., MH., bersama sejumlah pejabat struktural lainnya dalam agenda rotasi dan promosi jabatan di […]

  • Warga Lingkar Tambang Keluhkan Dugaan Pengambilan Material di Lahan yang Disepakati dengan JRBM

    Warga Lingkar Tambang Keluhkan Dugaan Pengambilan Material di Lahan yang Disepakati dengan JRBM

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM — Dugaan pengambilan material di lahan milik masyarakat yang disebut telah disepakati untuk tidak diganggu oleh aktivitas perusahaan tambang JRBM memicu keberatan warga di wilayah lingkar tambang, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Persoalan ini mencuat setelah seorang warga bernama Ndy Mamonto menyampaikan protes terbuka melalui akun Facebook miliknya, Senin (12/10/2026), sekaligus meminta perhatian Presiden […]

  • Beda Nasib Penegakan Hukum: Kompol Cosmas Tak Sengaja Lindas Ojol Langsung Dipecat, Penembakan Warga Basaan oleh Brimob Polda Sulut Justru SP3

    Beda Nasib Penegakan Hukum: Kompol Cosmas Tak Sengaja Lindas Ojol Langsung Dipecat, Penembakan Warga Basaan oleh Brimob Polda Sulut Justru SP3

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 300
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Perbedaan penanganan dua kasus yang sama-sama melibatkan anggota kepolisian kembali menjadi perbincangan. Di satu sisi, Kompol Cosmas yang terlibat kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengemudi ojek online meninggal dunia diproses hingga berujung pemecatan. Di sisi lain, kasus penembakan yang menewaskan warga Basaan, Kabupaten Minahasa Tenggara, almarhum Fedro Tongkotow, justru berakhir dengan penghentian […]

  • Proyek Jalan Nasional Rp63,6 Miliar di Sulut Disorot: Dugaan Kualitas Buruk, APH Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Proyek preservasi jalan nasional di wilayah Sulawesi Utara dengan nilai anggaran Rp63.634.392.000 (SBSN TA 2025–2026) menuai perhatian masyarakat. Pekerjaan yang berada di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut itu diduga tidak memenuhi standar teknis, menyusul temuan di lapangan dan keluhan warga terkait kualitas jalan yang dinilai berpotensi cepat rusak. Perhatian ini […]

  • Sosialisasi KUHAP Baru Diperkuat untuk Penegakan Hukum Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mulai menjalankan sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru sebagai bagian dari upaya pembaruan sistem hukum nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aparat penegak hukum dan masyarakat memahami substansi perubahan regulasi yang menekankan prinsip keadilan, perlindungan hak asasi manusia, serta kepastian hukum dalam proses penegakan hukum di Indonesia. Menteri Hukum […]

expand_less