Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Usai Diperiksa Kejagung, Dadan Hindayana Muncul Pakai Rompi Pink dan Tangan Diborgol

Usai Diperiksa Kejagung, Dadan Hindayana Muncul Pakai Rompi Pink dan Tangan Diborgol

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna pink (Merah Muda) dan tangan diborgol usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026).

Selain Dadan, Kejagung juga dikabarkan menahan dua mantan Wakil Kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, dalam pengembangan penyidikan dugaan korupsi dan penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kemunculan Dadan dengan atribut tahanan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam penyidikan dugaan korupsi dan penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sefbelumnya dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Dadan keluar dari ruang pemeriksaan dengan pengawalan ketat penyidik. Mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dan tangan diborgol, ia langsung digiring menuju kendaraan tahanan tanpa memberikan keterangan kepada wartawan yang telah menunggu sejak siang hari.

Pemeriksaan terhadap mantan orang nomor satu di BGN itu merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus yang diduga melibatkan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program MBG.

Penyidik tengah menelusuri dugaan praktik jual beli titik SPPG yang disebut-sebut menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Kasus tersebut mencuat setelah muncul laporan dari berbagai daerah terkait dugaan penipuan berkedok pengurusan titik SPPG.

Para korban mengaku diminta menyerahkan sejumlah uang dengan janji memperoleh akses atau penunjukan sebagai pengelola titik layanan program MBG.

Di Batam, aparat mengusut dugaan transaksi penjualan dua titik SPPG dengan nilai mencapai Rp400 juta. Sementara di Jawa Barat, sedikitnya 21 orang mengaku menjadi korban dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp1,9 miliar.

Dugaan serupa juga ditemukan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dengan nilai transaksi satu titik SPPG yang disebut mencapai Rp950 juta.

Hasil penelusuran sebelumnya menunjukkan adanya pola yang hampir sama dalam setiap kasus. Para pelaku diduga mengaku memiliki kedekatan dengan pejabat atau pihak internal BGN untuk meyakinkan calon korban.

Bahkan, foto bersama sejumlah pejabat disebut digunakan sebagai alat membangun kepercayaan agar korban bersedia menyerahkan uang.

Sebelum proses pemeriksaan hukum berlangsung, Dadan Hindayana lebih dahulu diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Bersamaan dengan itu, dua Wakil Kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, juga dicopot dari jabatan mereka.

Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Untuk mengisi posisi wakil kepala, Presiden mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Selain Dadan, penyidik dikabarkan masih mendalami peran sejumlah pihak lain yang diduga terkait dalam perkara tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi mengenai kemungkinan penetapan tersangka baru.

Kejagung menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan. Penyidik kini fokus menelusuri aliran dana, pihak-pihak yang memperoleh keuntungan, serta dugaan keterlibatan aktor lain dalam perkara yang menyeret sejumlah mantan petinggi BGN tersebut.

[**/Frank]

 

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilang Sejak 2021, Dua Bersaudara Ditemukan Tinggal Kerangka, Polisi Tangkap Dua Tersangka

    Hilang Sejak 2021, Dua Bersaudara Ditemukan Tinggal Kerangka, Polisi Tangkap Dua Tersangka

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANYUASIN, PRONEWS5.COM — Kepolisian Resor Banyuasin jajaran Polda Sumatera Selatan mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap dua bersaudara di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Pengungkapan ini menjadi titik terang setelah keberadaan kedua korban yang dilaporkan hilang sejak 2021 akhirnya terungkap melalui penemuan kerangka manusia dan rangka sepeda motor pada Minggu, (6/9/2026). Kedua korban diketahui berinisial […]

  • Gempa M5,8 Guncang Tenggara Bitung, Getaran Terasa hingga Manado, Tomohon, dan Minahasa Saat Jelang Paskah

    Gempa M5,8 Guncang Tenggara Bitung, Getaran Terasa hingga Manado, Tomohon, dan Minahasa Saat Jelang Paskah

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 491
    • 0Komentar

    BITUNG — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah 121 kilometer tenggara Bitung, Sabtu (4/4/2026) pukul 08.35 WIB, mengejutkan warga Sulawesi Utara yang tengah mempersiapkan perayaan Paskah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Berdasarkan data resmi BMKG, pusat gempa berada […]

  • Huntara Siap Huni, Transisi Penyintas Bencana Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transisi penyintas bencana menuju kehidupan yang lebih aman, layak, dan bermartabat melalui penyediaan hunian sementara (huntara) siap huni. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga […]

  • Mahfud MD Bongkar Tiga Skenario di Balik Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah

    Mahfud MD Bongkar Tiga Skenario di Balik Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 305
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melontarkan kritik tajam terhadap pengalihan penyidikan dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dari Bareskrim Polri kepada Kejaksaan Agung. Menurut Mahfud, mekanisme tersebut berpotensi melemahkan proses penegakan hukum […]

  • Terkuaknya Dugaan Rekrutmen Berbayar Pendamping Desa di Purbalingga: Ujian Serius Integritas Publik dan Kepercayaan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Purbalingga – Publik dikejutkan dengan mencuatnya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen pendamping desa di Purbalingga. Dugaan ini tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga membuka pertanyaan besar terkait integritas proses rekrutmen yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Berdasarkan informasi yang beredar, kronologi bermula pada awal tahun 2025 ketika Menteri Desa, […]

  • Salah Terapkan Hukum, DPR Hentikan Kasus Hogi Minaya dan Tegur Kapolresta Sleman

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 707
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Komisi III DPR RI secara tegas meminta penghentian perkara hukum terhadap Hogi Minaya, warga Sleman yang ditetapkan sebagai tersangka usai mengejar dua pelaku jambret hingga salah satunya tewas. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026), Komisi III menilai kepolisian keliru menerapkan hukum, bahkan melontarkan teguran keras […]

expand_less