Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Sebagai Pengganti
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- visibility 303
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dadan Hindayana (Foto:Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, PRONews5.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.
“Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian di Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo kepada wartawan.
Selain mengganti Kepala BGN, Presiden juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, didampingi Agustina Arumsari serta Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Evaluasi Program MBG
Pergantian pucuk pimpinan BGN terjadi di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.
BGN merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang bertanggung jawab menjalankan dan mengawasi program MBG di seluruh Indonesia.
Dadan Hindayana sendiri tercatat sebagai Kepala BGN pertama yang dilantik sejak lembaga tersebut dibentuk pada Agustus 2024.
Selama masa kepemimpinannya, program MBG beberapa kali diterpa persoalan serius, terutama kasus keracunan makanan yang menimpa ribuan siswa penerima manfaat di sejumlah daerah.
Kasus-kasus tersebut memaksa BGN mengambil langkah tegas dengan membekukan operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti bermasalah dalam penyediaan makanan.
Data BGN hingga 29 Mei 2026 menunjukkan bahwa dari total 27.208 SPPG yang telah beroperasi secara nasional, sebanyak 8.182 unit pernah dikenai sanksi penghentian sementara (suspend) akibat berbagai pelanggaran standar pelayanan dan keamanan pangan.
Program Unggulan Prabowo
Program MBG merupakan salah satu janji utama Prabowo sejak masa kampanye Pemilihan Presiden 2024. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Berdasarkan data pemerintah per 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat program tersebut telah mencapai lebih dari 61,2 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 49 juta merupakan siswa sekolah di berbagai jenjang pendidikan.
Pergantian kepemimpinan di BGN dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG agar lebih efektif, aman, dan tepat sasaran.
Dengan masuknya Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, publik kini menanti langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki tata kelola program yang menyerap anggaran besar dan menjadi salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto.
[**/VIC]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar