Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tambang Ilegal di Sangihe Disorot, Diduga Libatkan WNA, ESDM Janji Turun Tangan

Tambang Ilegal di Sangihe Disorot, Diduga Libatkan WNA, ESDM Janji Turun Tangan

  • account_circle (**/Frank)
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGIHE, PRONews5.com — Dugaan aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali mencuat. Tambang tersebut diduga melibatkan warga negara asing (WNA) asal China, memicu desakan keras dari aktivis dan masyarakat agar pemerintah provinsi serta aparat penegak hukum (APH) segera bertindak tegas.

Sorotan ini mencuat setelah sejumlah informasi lapangan mengungkap adanya aktivitas pertambangan tanpa izin yang berlangsung di beberapa titik di wilayah Sangihe. Aktivitas tersebut diduga tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan dan mengancam kedaulatan sumber daya alam daerah.

Aktivis Sulawesi Utara, Eddy Rompas, secara terbuka mendesak Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam. Ia menilai praktik tambang ilegal yang diduga melibatkan pihak asing merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditoleransi.

“Ini bukan sekadar tambang ilegal biasa. Kalau benar ada keterlibatan warga asing, maka ini sudah menyangkut kedaulatan negara. Pemprov dan APH harus segera turun dan menindak tegas,” tegas Eddy.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Fransiscus Maindoka, saat dikonfirmasi Selasa (5/5/2026) malam, menyatakan pihaknya akan segera melakukan penelusuran di lapangan.

“Nanti akan saya cek ke staf yang ada di Sangihe. Kami akan tindak lanjuti informasi ini,” ujar Maindoka singkat.

Sementara itu, keresahan juga datang dari warga setempat. Salah seorang warga Sangihe yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa aktivitas tambang ilegal tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun belum terlihat adanya tindakan nyata dari aparat.

“APH terkesan tutup mata. Jangan nanti sudah viral baru bergerak,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Dari hasil penelusuran awal, aktivitas tambang ilegal di wilayah kepulauan memang kerap sulit diawasi karena faktor geografis dan keterbatasan pengawasan.

Namun, kondisi ini justru sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menjalankan praktik ilegal secara masif dan terorganisir.

Selain persoalan hukum, keberadaan tambang ilegal juga berisiko tinggi terhadap kerusakan lingkungan, termasuk pencemaran air dan kerusakan ekosistem pesisir yang menjadi sumber penghidupan masyarakat lokal.

  • Penulis: (**/Frank)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Osco Berlin Tantang Kreator Sulut Rancang Float TIFF 2026, Desain Terbaik Tampil di Parade Internasional

    Osco Berlin Tantang Kreator Sulut Rancang Float TIFF 2026, Desain Terbaik Tampil di Parade Internasional

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 208
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Pelaku ekonomi kreatif, desainer, seniman, mahasiswa hingga masyarakat umum di Sulawesi Utara mendapat peluang untuk menampilkan karya mereka di ajang internasional. Putra asli Sulawesi Utara yang kini menetap di Berlin, Jerman, Osco Olfriady Letunggamu, membuka Sayembara Desain Float Besar Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dengan desain pemenang akan diwujudkan menjadi float […]

  • Di Balik Tangis Ibu Evia Mangolo, Paparang Siap Kawal Kasus Kematian Mahasiswi UNIMA

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 501
    • 0Komentar

    MANADO | PRONews5.com — Kasus meninggalnya Anthonieta Evia Maria Mangolo, mahasiswi Universitas Negeri Manado (UNIMA), di Kota Tomohon, mulai memasuki babak baru. Di tengah duka yang masih membekas, keluarga korban secara terbuka menuntut kejelasan hukum, seraya meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas penyebab kematian putri mereka yang hingga kini menyisakan tanda tanya. Desakan tersebut menguat […]

  • INAKOR Ingatkan Publik Tak Menghakimi Pemkab Minut Tanpa Bukti

    INAKOR Ingatkan Publik Tak Menghakimi Pemkab Minut Tanpa Bukti

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MINAHASA UTARA, PRONews5.com – Polemik mengenai pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank SulutGo (BSG) di Kabupaten Minahasa Utara kembali menjadi sorotan publik. Namun di tengah derasnya tudingan dan opini yang berkembang, Indonesia Anti Korupsi (INAKOR) mengingatkan pentingnya mengedepankan fakta, data, serta prinsip hukum sebelum menjatuhkan penilaian terhadap pemerintah daerah. INAKOR menegaskan bahwa setiap dugaan […]

  • Hercules Buka Suara Soal Kerusuhan Pejompongan

    Hercules Buka Suara Soal Kerusuhan Pejompongan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 377
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPP GRIB Jaya), Rosario de Marshall alias Hercules, membantah keterlibatan organisasinya dalam kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026) malam. Hercules memberikan klarifikasi pada Senin (31/8/2026) setelah video yang memperlihatkan dirinya berada di tengah situasi tegang beredar […]

  • Aktivis Sulut Desak Kejari Minahasa Usut Temuan BPK, Eddy Rompas Minta Periksa Pengelola Retribusi Pasar

    Aktivis Sulut Desak Kejari Minahasa Usut Temuan BPK, Eddy Rompas Minta Periksa Pengelola Retribusi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MINAHASA,PRONEWS5.COM — Aktivis antikorupsi Sulawesi Utara, Eddy Rompas, dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulut, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pengelolaan retribusi pasar di Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2024. Menurut Eddy, hasil audit BPK yang mengungkap adanya kekurangan penyetoran retribusi sebesar Rp444.547.000 serta potensi kehilangan pendapatan daerah […]

  • Operasi PETI Ratatotok Diduga Bocor, Ratusan Excavator Mendadak Hilang dari Lokasi Tambang

    Operasi PETI Ratatotok Diduga Bocor, Ratusan Excavator Mendadak Hilang dari Lokasi Tambang

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 320
    • 0Komentar

    MITRA, PRONews5.com — Rencana operasi besar-besaran tim gabungan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), diduga telah bocor sebelum pelaksanaan. Indikasinya terlihat dari berhentinya aktivitas pertambangan dan menghilangnya ratusan alat berat dari sejumlah titik tambang dalam beberapa hari terakhir. Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan hingga ratusan excavator yang […]

expand_less