Bareskrim Polri Ungkap Aksi Perampokan Bersenjata di Lampung, Uang Rp800 Juta Raib
- account_circle rafael
- calendar_month Senin, 23 Feb 2026
- visibility 433
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, PRONews5.com — Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri bersama Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat berhasil mengungkap kasus perampokan bersenjata api yang terjadi di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. Dalam pengungkapan tersebut, lima orang pelaku berhasil ditangkap setelah sebelumnya merampas uang tunai sebesar Rp800 juta milik perusahaan distributor bahan pangan.Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H.
Nainggolan mengatakan penangkapan terhadap para pelaku dilakukan pada Sabtu (21/2/2026) melalui operasi gabungan yang berlangsung secara intensif dan terkoordinasi. “Satresmob Bareskrim Polri bersama Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat dapat mengungkap kasus ini dengan cepat dan komprehensif,” ujar Reinhard dalam keterangannya.
Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri, Tulang Bawang Barat.
Saat itu, dua korban yang merupakan sopir truk dan staf perusahaan distributor tengah membawa uang setoran sebesar Rp800 juta untuk disetorkan ke Bank Mandiri. Dalam perjalanan menuju bank, kendaraan korban tiba-tiba dipepet oleh sepeda motor yang ditumpangi dua orang pelaku.
Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan senjata api sebanyak tiga kali ke arah kaca depan truk hingga tembus.“Sekira pukul 09.00 WIB terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak tiga kali. Akibat tembakan tersebut, kendaraan korban berhenti dan pelaku langsung mengambil uang yang akan disetorkan ke bank,” jelas Reinhard.
Setelah berhasil melumpuhkan korban, para pelaku dengan cepat mengambil tas berisi uang tunai Rp800 juta dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi.Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi serta barang bukti, tim gabungan berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan.
Lima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial AY, T, J, Y, dan D.Dari hasil pemeriksaan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya. AY diketahui sebagai otak atau perencana utama perampokan. T berperan sebagai eksekutor yang menembakkan senjata api, sedangkan J bertugas sebagai pengendara sepeda motor. Adapun Y berperan memantau situasi di lapangan, sementara D menyediakan kendaraan yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.
Saat ini seluruh tersangka telah diamankan dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain serta menelusuri asal-usul senjata api yang digunakan para pelaku.
Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata yang meresahkan masyarakat serta meningkatkan pengawasan terhadap potensi tindak kriminal di wilayah rawan. Polisi juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan pengangkutan uang dalam jumlah besar, dengan memanfaatkan pengamanan tambahan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.
[**/IND]
- Penulis: rafael



Saat ini belum ada komentar